Jakarta – World Gold Council (WGC) mencatat total permintaan emas konsumen Indonesia mencapai 48,2 ton, mencerminkan pertumbuhan tahunan yang tetap tangguh sebesar 2%.
Head of Asia Pacific (ex China) dan Global Head of Central Banks World Gold Council, Shaokai Fan, mengatakan meski pertumbuhan secara keseluruhan relatif moderat, pasar menunjukkan pergeseran yang signifikan ke arah produk investasi.
BACA JUGA:Ekspor Emas Kena Pajak, Begini Respons World Gold Council
BACA JUGA:Tren Permintaan Perhiasan di Indonesia Anjlok di 2025, Ini Biangkeroknya
BACA JUGA:Geger Kasus Emas Digital di China, Indonesia Harus Waspada
“Permintaan emas batangan dan koin melonjak 29% menjadi 31,6 ton, didorong oleh kuatnya kebutuhan akan perlindungan nilai kekayaan di tengah pelemahan mata uang domestik dan ketidakpastian ekonomi, serta terbatasnya daya tarik aset investasi alternatif selama periode volatilitas pasar,” kata Shaokai dalam Konferensi Pers Laporan Gold Demand Trends Tahun 2025, di Jakarta, Rabu (4/2/2026).
Menurutnya, tren ini menegaskan peran emas sebagai aset strategis dalam pengambilan keputusan investasi rumah tangga dan retail.
Di Indonesia, WGC melihat pergeseran yang jelas menuju pola pikir investasi yang lebih strategis. Alih-alih menjual emas yang dimiliki, banyak konsumen memilih untuk menggunakannya sebagai agunan untuk mengakses likuiditas melalui mekanisme gadai.
Hal ini memungkinkan mereka mendapatkan manfaat dari kenaikan harga sambil tetap mempertahankan kepemilikan aset.
“Perilaku ini mempertegas peran emas sebagai aset finansial yang diandalkan oleh rumah tangga di Indonesia,” ujarnya.
/2025/12/13/432746519.jpg)
/2025/12/13/2147204063.jpg)
/2024/03/08/613527982.jpg)
/2025/10/21/868494903.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5492920/original/051382800_1770189376-f57e9c11-f616-4a5f-a101-14d2578ad343.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5101518/original/020188500_1737371758-Photo_Release_Hexindo__2__-_Zaxis-7G_Series_ZX490LC-7G.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5299983/original/084137800_1753857669-Menara_SMBC_Indonesia__1___2_.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4948540/original/061465800_1726804839-20240920-FLPP-MER_3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3913280/original/009736000_1643034734-24_januari_2022-4.jpg)




:strip_icc()/kly-media-production/medias/5450574/original/027965600_1766147761-Kepala_Eksekutif_Pengawas_Perbankan_OJK__Dian_Ediana_Rae.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3532284/original/011004900_1628161432-20210805-Harga-emas-alami-penurunan-ANGGA-3.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5492771/original/049266100_1770184638-IMG_4402.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3980732/original/010029000_1648714878-20220331-Laporan-SPT-6.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5473091/original/035263700_1768386874-Chief_Executive_Officer__CEO__Badan_Pengelola_Investasi_Daya_Anagata_Nusantara__Danantara__Rosan_Roeslani-14_Januari_2026b.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5449146/original/064430900_1766049207-Menkeu_Purbaya_Yudhi_Sadewa_saat_Konpres_APBN-b.jpeg)