Jakarta – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memastikan kondisi sektor keuangan dan perbankan nasional masih berada dalam kondisi yang stabil di tengah ketidakpastian ekonomi global. Meski pasar keuangan dunia masih dibayangi ketegangan geopolitik, kenaikan harga minyak, serta penguatan dolar AS, OJK menilai fundamental ekonomi Indonesia tetap cukup kuat.
Kondisi tersebut ditopang inflasi yang masih terkendali serta pertumbuhan ekonomi domestik yang dinilai tetap positif.
BACA JUGA:Simpanan Valas di Bank Tumbuh 10,87%, Deposito Pendorong Utama
BACA JUGA:Revisi Aturan Bakal Genjot Nilai Transaksi Bursa Karbon
BACA JUGA:Tata Kelola Perdagangan Unit Karbon Asing di Bursa Karbon Diperketat
Sejalan dengan itu, OJK terus memantau perkembangan industri perbankan, termasuk tren pertumbuhan Dana Pihak Ketiga (DPK) atau dana masyarakat yang tersimpan di perbankan.
Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Dian Ediana Rae menjelaskan, berdasarkan data OJK, DPK perbankan pada April 2026 tumbuh sebesar 11,39% secara tahunan (year on year/yoy). Pertumbuhan tersebut masih didominasi simpanan dalam denominasi rupiah yang tumbuh 11,49%.
Kenaikan DPK rupiah ditopang peningkatan giro sebesar 23,25%, tabungan tumbuh 7,88%, serta deposito yang naik 6,91%, kata dia dalam keterangan tertulis, Jumat (22/5/2026).
Sementara itu, simpanan dalam valuta asing (valas) juga mengalami peningkatan. DPK valas tercatat tumbuh 10,87% secara tahunan.
Rinciannya, giro valas naik 3,15%, tabungan valas tumbuh 23,21%, dan deposito valas meningkat hingga 22%.




:strip_icc()/kly-media-production/medias/6591754/original/018161400_1779431007-IMG_3856.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4881568/original/087545300_1719967244-fotor-ai-2024070373816.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/6413279/original/079209500_1779284642-33e01ade-95fc-4d24-9846-817508f672ba.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/6597831/original/067072200_1779435331-1463705fa06b3ea8d6b889979a5ce262-whatsapp-image-2026-05-22-at-09-24-17.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5702050/original/004842100_1778582833-2.jpg)




:strip_icc()/kly-media-production/medias/953316/original/021276300_1439363719-20150812-Rupiah-Anjlok4.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/6574122/original/083657800_1779418377-IMG_3856.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3545719/original/087868100_1629425274-059440700_1560940276-20190619-Rupiah-Menguat-di-Level-Rp14.264-per-Dolar-AS1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3600664/original/072986500_1634092608-13_oktober_2021-1a.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/6702420/original/003229400_1779521479-IMG-20260523-WA0140.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/6694211/original/099744200_1779514506-Screenshot_20260523_122916_YouTube.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5551687/original/075166500_1775734921-3.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/1336024/original/066771100_1472887334-20160903-Idul-Adha-Jakarta-Qurban-YR3.jpg)