Jakarta – PT Bank Mandiri (Persero) Tbk mencatatkan laba bersih sebesar Rp 28,5 triliun pada semester I 2026, meningkat 25% secara tahunan (year on year/yoy) dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 22,8 triliun.
Peningkatan laba tersebut terjadi di tengah pertumbuhan penyaluran kredit yang tetap tinggi dan kualitas aset yang terus terjaga.
BACA JUGA:Bank Mandiri Alihkan Saham Anak Usaha Manajer Investasi kepada Danantara
BACA JUGA:Bank Mandiri Perkuat Pengalaman Layanan lewat Kampanye Nyaman Bersama Mandiri
BACA JUGA:Bank Mandiri Tawarkan Green Bond Rp 5 Triliun dengan Kupon Kompetitif
Dalam paparan publik kuartal II 2026, dikutip dari keterbukaan informasi BEI, Kamis (23/7/2026), Bank Mandiri menyebut kenaikan laba didukung oleh pertumbuhan pendapatan, efisiensi beban operasional, serta membaiknya indikator profitabilitas perusahaan.
Sepanjang Januari-Juni 2026, total pendapatan Bank Mandiri mencapai Rp 60,7 triliun, naik 10,3% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp 55 triliun. Sementara itu, total beban yang terdiri atas biaya operasional dan pencadangan turun 5,73% menjadi Rp 25,6 triliun dari Rp 27,2 triliun pada semester I 2025.
Kinerja tersebut turut mendorong peningkatan rasio profitabilitas. Return on Equity (ROE) naik menjadi 24,3%, sedangkan Return on Assets (ROA) meningkat menjadi 3,10%. Di sisi lain, rasio kredit bermasalah (NPL) membaik menjadi 0,98%, turun 10 basis poin dibandingkan Juni 2025.
/2026/03/26/104302596.jpg)
/2026/01/30/780510649.jpg)
/2026/03/17/1361567992.jpg)
/2023/10/25/1373227814.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9305042/original/040805900_1784782444-Uang_Beredar_BI.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9343054/original/075440100_1788842362-WhatsApp_Image_2026-09-08_at_11.15.32.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9320021/original/020361200_1786332307-IMG_6359.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4875743/original/064820600_1719401843-20240626-Rupiah_Melemah-ANG_6.jpg)




:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9310807/original/088871800_1785371580-Gemini_Generated_Image_hjxpijhjxpijhjxp.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3271752/original/024896400_1603102550-20201019-Harga-Emas-Hari-Ini-Stabil-2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4837500/original/089462600_1716195908-Harga_emas_cetak_rekor_tertinggi-ANGGA_8.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5472770/original/094808400_1768375318-5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5244922/original/072045700_1749267953-Foto_Ilustrasi_DBS__1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9313337/original/026842100_1785634512-ChatGPT_Image_Aug_2__2026__08_34_42_AM.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4816483/original/040342400_1714383611-fotor-ai-20240429134010.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4816485/original/067351800_1714383642-fotor-ai-20240429133817.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4762386/original/063474700_1709622795-fotor-ai-20240305141114.jpg)