Jakarta – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus mendorong penguatan kesiapan industri asuransi dalam menghadapi risiko bencana alam. Langkah ini dilakukan seiring tingginya frekuensi bencana di berbagai wilayah Indonesia yang berpotensi menimbulkan kerugian besar, baik secara ekonomi maupun sosial.
OJK terus mendukung penguatan kesiapan industri asuransi dalam menghadapi risiko bencana alam, kata Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Penjaminan, dan Dana Pensiun (KE PPDP) OJK, Ogi Prastomiyono, dalam jawaban tertulisnya, Selasa (27/1/2026).
BACA JUGA:Mobilitas Masyarakat Tinggi, Kebutuhan Asuransi Perjalanan Meningkat
BACA JUGA:Cara Klaim Asuransi Mobil Terkena Banjir, Ini Syarat dan Prosedur
BACA JUGA:OJK Dorong Industri Asuransi Berkembang Sehat, Berkelanjutan dan Peduli Konsumen
Ogi menyampaikan bahwa OJK telah meminta asosiasi industri asuransi untuk menghimpun data dari para anggotanya terkait dampak bencana alam. Pengumpulan data tersebut mencakup sejumlah wilayah, termasuk Sumatera.
Dalam konteks tersebut, OJK telah meminta asosiasi industri untuk menghimpun data dari para anggotanya terkait dampak bencana alam, termasuk di wilayah Sumatera, ujarnya.
Menurut Ogi, hingga saat ini proses pengumpulan data masih berlangsung. Data tersebut nantinya akan menjadi dasar bagi OJK dan pemangku kepentingan lainnya dalam merumuskan kebijakan serta langkah penguatan industri asuransi dalam menghadapi risiko bencana alam ke depan.
Hingga saat ini proses pengumpulan data tersebut masih berlangsung, ujarnya.
/2023/11/14/265599980.jpg)
/2023/02/06/1670990717.jpg)
/2025/09/02/1934936574.jpg)
/2025/12/08/659294977.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/953317/original/021435900_1439363719-20150812-Rupiah-Anjlok5.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/2793619/original/013488900_1556718746-Kembang-Api-Buruh4.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3457615/original/088329700_1621231850-FOTO_001.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5330454/original/029687200_1756361195-IMG_1809.jpg)
/2025/11/09/1135046162.jpg)




:strip_icc()/kly-media-production/medias/5486677/original/085045300_1769595276-WhatsApp_Image_2026-01-28_at_16.13.24.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5486550/original/072648900_1769590191-Deputi_Gubernur_Bank_Indonesia_terpilih_Thomas_Djiwandono-_28_Januari_2026a.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5129438/original/034681000_1739288405-BI_10.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5484915/original/056960900_1769488796-WhatsApp_Image_2026-01-27_at_10.56.47.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5472366/original/098607300_1768363991-Menteri_Keuangan_Purbaya_Yudhi_Sadewa-14_Januari_2026.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4477896/original/072602400_1687478218-Miliarder_atau_Orang_Terkaya_Dunia.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4881569/original/094570800_1719967258-fotor-ai-2024070373820.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5485687/original/071253500_1769524080-1756f35c-ee91-4c96-861f-adbd26f34d5c.jpeg)