Jakarta – Rupiah merupakan alat pembayaran yang sah di Indonesia. Namun, Bank Indonesia (BI) secara berkala mengevaluasi uang rupiah yang beredar di masyarakat.
Dalam kondisi tertentu, bank sentral dapat menetapkan pencabutan dan penarikan uang rupiah dari peredaran sebagai bagian dari upaya menjaga kualitas, keamanan, dan efisiensi sistem pembayaran.
BACA JUGA:Rupiah Hari Ini Lesu ke 17.884 Tersengat Antisipasi Kenaikan Suku Bunga The Fed
BACA JUGA:IHSG Hari Ini Anjlok 1,69% ke 6.277, Harga Minyak dan Rupiah Membebani
BACA JUGA:BI Angkat Bicara soal Fenomena Berburu Tanda Tangan Purbaya di Rupiah Kertas
BACA JUGA:BI Rate Diperkirakan Tetap di September 2026, Ini Pertimbangannya
BACA JUGA:Nilai Tukar Rupiah Kembali Tertekan, Investor Tunggu Keputusan BI
BACA JUGA:Demam Numismatika: Berburu Lembaran Rupiah Bertanda Tangan Purbaya
Uang rupiah yang telah dicabut dari peredaran tidak lagi menjadi alat pembayaran yang sah setelah tanggal yang ditetapkan. Namun, masyarakat tetap dapat menukarkan uang tersebut sesuai dengan ketentuan dan jangka waktu yang berlaku.
Tepatnya, masyarakat dapat menukarkan uang tersebut dalam jangka waktu 10 tahun sejak pencabutan ditetapkan. Masyarakat dapat melakukan penukaran di kantor bank umum atau kantor Bank Indonesia di seluruh wilayah NKRI. Setelah itu, uang tersebut tidak dapat ditukarkan lagi.
Masyarakat diimbau untuk memperhatikan informasi resmi mengenai jenis dan tahun emisi uang Rupiah yang dicabut serta batas waktu penukarannya.
Berikut daftar uang Rupiah yang dicabut dan dengan batasan penukaran pada 2028, melansir situs resmi BI, Selasa (22/9/2026):
1. Uang kertas pecahan Rp 100 dengan Tahun Emisi 1984
- Tanggal Pencabutan: 25 September 1995
- Jangka waktu penukaran: Kantor Pusat Bank Indonesia (KPBI) Jakarta 24 September 2028
- Kantor Perwakilan Bank Indonesia Dalam Negeri (KPw BI DN) 24 September 1998
/2025/05/23/885020992.jpg)
/2025/07/27/1310870912.jpg)
/2023/08/22/326576934.jpg)
/2025/09/29/255160793.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4875742/original/093303000_1719401842-20240626-Rupiah_Melemah-ANG_5.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5196529/original/079161000_1745411035-Screenshot_20250423_185435_YouTube.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4269838/original/098490100_1671710597-BKI_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9310804/original/001692600_1785370401-AP26210732321904.jpg)




:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9310807/original/088871800_1785371580-Gemini_Generated_Image_hjxpijhjxpijhjxp.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4805339/original/033825900_1713432001-20240418-Kenaikan_Harga_Emas-HER_1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5219629/original/039640900_1747221144-20250514-Harga_Emas-ANG_1.jpg)
:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-gray-landscape-new.png,1180,20,0)/kly-media-production/medias/1937644/original/001119200_1519626925-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4816480/original/079795300_1714383491-fotor-ai-2024042913369.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1937629/original/026426200_1519626771-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4816486/original/000456500_1714383664-fotor-ai-20240429133814.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5302025/original/025418900_1753969652-Gemini_Generated_Image_pok85upok85upok8.jpg)