Jakarta – Nilai tukar rupiah hari ini melemah pada pembukaan perdagangan Selasa (22/9/2026). Pergerakan rupiah dipengaruhi sikap wait and see investor menjelang hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia (BI), serta sentimen global dan harga minyak yang masih tinggi.
Rupiah dibuka di level 17.879 per dolar AS, melemah 32 poin atau 0,18 persen dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya sebesar 17.847 per dolar AS.
BACA JUGA:Rupiah Hari Ini Lesu ke 17.884 Tersengat Antisipasi Kenaikan Suku Bunga The Fed
BACA JUGA:IHSG Hari Ini Anjlok 1,69% ke 6.277, Harga Minyak dan Rupiah Membebani
Analis Bank Woori Saudara Rully Nova mengatakan pelaku pasar masih mencermati keputusan BI terkait arah suku bunga acuan.
“Pelemahan rupiah dipengaruhi oleh domestik sikap wait and see pelaku pasar terkait keputusan RDG BI besok. Walaupun diperkirakan BI akan menahan suku bunga acuan, namun beberapa negara cenderung sudah menaikkan suku bunga dan kekhawatiran melebarnya defisit neraca berjalan,” ucapnya dikutip dari Antara.
Menurut Rully, BI berpotensi mempertahankan suku bunga untuk menjaga momentum pertumbuhan ekonomi. Selain itu, sejumlah bauran kebijakan BI seperti lelang Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI), swap point, hingga intervensi di pasar obligasi dinilai masih efektif menjaga stabilitas rupiah dalam jangka pendek.
Di sisi lain, Bank Sentral AS The Fed, Bank of Japan (BoJ), dan European Central Bank (ECB) telah menaikkan suku bunga acuannya masing-masing sebesar 25 basis poin pada September 2026.
/2025/05/23/885020992.jpg)
/2025/07/27/1310870912.jpg)
/2023/08/22/326576934.jpg)
/2025/09/29/255160793.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5219629/original/039640900_1747221144-20250514-Harga_Emas-ANG_1.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5196529/original/079161000_1745411035-Screenshot_20250423_185435_YouTube.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9310804/original/001692600_1785370401-AP26210732321904.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9353343/original/079554200_1789961127-IMG_7203.jpg)




:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9310807/original/088871800_1785371580-Gemini_Generated_Image_hjxpijhjxpijhjxp.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4805339/original/033825900_1713432001-20240418-Kenaikan_Harga_Emas-HER_1.jpg)
:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-gray-landscape-new.png,1180,20,0)/kly-media-production/medias/1937644/original/001119200_1519626925-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4816480/original/079795300_1714383491-fotor-ai-2024042913369.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1937629/original/026426200_1519626771-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4816486/original/000456500_1714383664-fotor-ai-20240429133814.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5302025/original/025418900_1753969652-Gemini_Generated_Image_pok85upok85upok8.jpg)