Jakarta – Bursa saham Asia Pasifik bergerak bervariasi pada perdagangan Senin, (2/2/2026). Pergerakan bursa saham Asia Pasifik ini terjadi seiring investor menantikan data sektor swasta untuk aktivitas pabrik China pada Januari dan mencermati harga emas.
Mengutip CNBC, Senin, (2/2/2026), indeks Nikkei 225 di Jepang naik 0,13%. Indeks Topix bertambah 00,525. Indeks Kospi di Korea Selatan turun lebih dari 2,5%. Sementara itu, indeks Kosdaq merosot hingga 3%.
BACA JUGA:Bursa Saham Asia Bervariasi Setelah The Fed Tahan Suku Bunga
BACA JUGA:Bursa Saham Asia Pasifik Dibuka Menguat Hari Ini
BACA JUGA:Bursa Saham Asia Hari Ini 26 Januari 2026 Bervariasi Imbas Geopolitik
Indeks Hang Seng berjangka di Hong Kong berada di posisi 27.330, di bawah penutupan terakhir, indeks acuan di 27.387,11. Indeks ASX 200 di Australia melemah 0,57%.
Adapun investor akan terus memantau harga emas dan perak setelah turun tajam pada Jumat pekan lalu. Harga emas spot turun 5% menjadi $4.612 per ons, sementara perak merosot sekitar 4% menjadi $81,189 per ons.
Harga perak, yang telah meningkat lebih dari dua kali lipat selama 12 bulan terakhir, anjlok sekitar 30% pada Jumat lalu, menandai kinerja satu hari terburuk logam tersebut sejak tahun 1980. Emas juga turun sekitar 9%.
Kontrak berjangka yang terkait dengan indeks acuan utama AS turun pada awal perdagangan Asia saat Wall Street memulai bulan perdagangan baru, dengan para pedagang mengawasi bitcoin setelah aksi jual besar-besaran di akhir pekan.
Kontrak berjangka Dow Jones Industrial Average kehilangan 143 poin, atau 0,3%. Kontrak berjangka S&P 500 turun 0,6%, sementara kontrak berjangka Nasdaq-100 turun hampir 1%.
Bitcoin turun di bawah USD 80.000 untuk pertama kalinya sejak April, sebuah tanda bahwa investor mengurangi risiko setelah penurunan tajam pada emas dan perak. Bitcoin terakhir diperdagangkan sekitar USD 76.700.
/2025/12/07/399938828.jpg)
/2025/03/14/208030179.jpg)
/2025/04/28/1077994607.jpg)
/2025/10/16/27400553.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5254213/original/026298400_1750079066-lonely-accident-patients-injury-woman-bed-patients-hospital-want-go-home-medical-concept.jpg)

/2025/12/08/432192557.jpg)
/2024/10/30/1327428029.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4762786/original/080700200_1709635134-20240305-Pelaporan_SPT-ANG_4.jpg)




:strip_icc()/kly-media-production/medias/5461831/original/095838900_1767460415-Untitled.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4282588/original/045207500_1672910856-Imbas_potensi_perlambatan_ekonomi_nilai_rupiah_melemah_terhadap_dollar-ANGGA_7.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3017478/original/046853000_1578564285-20200109-Waspadai-Gelombang-Tinggi-dan-Banjir-Rob-IMAM-5.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5487936/original/087253300_1769684538-Konferensi_pers_OJK-BEI-29_Januari_2026c.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4089307/original/075313700_1657837181-Harga_Emas_Hari_Ini.jpeg)