• Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Peta Situs
Senin, Oktober 5, 2026
  • Login
Berita Keuangan Indonesia
  • Home
  • News
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • KEUANGAN PRIBADI
    • INVESTASI SAHAM
  • ANALISIS KEUANGAN
    Harga Pertamax Melonjak Rp 3.950 per Liter, Pertalite Tetap Rp 10.000

    Harga Pertamax Melonjak Rp 3.950 per Liter, Pertalite Tetap Rp 10.000

    Bundamedik (BMHS) Bangun Skybridge RS Bunda Jakarta, Target Beroperasi Akhir 2026

    Bundamedik (BMHS) Bangun Skybridge RS Bunda Jakarta, Target Beroperasi Akhir 2026

    Satu Visi Putra (VISI) Kejar Pendapatan Tumbuh 5% hingga Akhir 2026

    Satu Visi Putra (VISI) Kejar Pendapatan Tumbuh 5% hingga Akhir 2026

    Harga Pertamax Melonjak, Pengguna Mulai Beralih ke Pertalite

    Harga Pertamax Melonjak, Pengguna Mulai Beralih ke Pertalite

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • KEUANGAN PRIBADI
    • INVESTASI SAHAM
  • ANALISIS KEUANGAN
    Harga Pertamax Melonjak Rp 3.950 per Liter, Pertalite Tetap Rp 10.000

    Harga Pertamax Melonjak Rp 3.950 per Liter, Pertalite Tetap Rp 10.000

    Bundamedik (BMHS) Bangun Skybridge RS Bunda Jakarta, Target Beroperasi Akhir 2026

    Bundamedik (BMHS) Bangun Skybridge RS Bunda Jakarta, Target Beroperasi Akhir 2026

    Satu Visi Putra (VISI) Kejar Pendapatan Tumbuh 5% hingga Akhir 2026

    Satu Visi Putra (VISI) Kejar Pendapatan Tumbuh 5% hingga Akhir 2026

    Harga Pertamax Melonjak, Pengguna Mulai Beralih ke Pertalite

    Harga Pertamax Melonjak, Pengguna Mulai Beralih ke Pertalite

No Result
View All Result
Berita Keuangan Indonesia
No Result
View All Result

HOME » EKONOMI » BISNIS » Nelayan Sulit Dapat BBM Subsidi, KNTI Ungkap 2 Masalah

Nelayan Sulit Dapat BBM Subsidi, KNTI Ungkap 2 Masalah

Indonesia Financial News by Indonesia Financial News
2026-02-03
0

Nelayan Sulit Dapat BBM Subsidi, KNTI Ungkap 2 Masalah

Jakarta – Kesatuan Nelayan Tradisional Indonesia (KNTI) mencatat ada dua masalah mendasar yang membuat kelompok nelayan kecil sulit mendapatkan BBM subsidi. Aspek birokrasi dan terbatasnya SPBU khusus nelayan jadi persoalan.

Ketua Umum KNTI, Dani Setiawan mengatakan, masalah soal kuota BBM subsidi untuk sektor perikanan, termasuk nelayan sebetulnya tidak menjadi masalah. Namun, penyalurannya masih cukup rendah dengan kuota sekitar 2 juta kilo liter per tahun.

BACA JUGA:Cita-Cita Prabowo Seluruh Rakyat Indonesia Bisa Dapat Ikan Segar Setiap Hari

BACA JUGA:7 Hari Hilang di Laut, 2 Nelayan Asal Sikka Ditemukan Terdampar di Alor

Ini menandakan sebenarnya ada soal yang memang sejak lama kami sampaikan kepada pemerintah, kepada pengambil kebijakan, BPH Migas, Patra Niaga, kemudian ESDM, kata Dani dalam diskusi daring, Jumat (30/1/2026).

Ada dua persoalan yang disorotinya. Pertama, mengenai birokrasi dalam mengurus surat administrasi rekomendasi BBM bersubsidi bagi nelayan kecil. Temuannya, ada perbedaan syarat yang harus dipenuhi di tiap-tiap daerah.

Selain mendapatkan surat rekomendasi juga ada urusan surat kapal dan sebagainya yang sejak 3-4 tahun terakhir kami dorong agar ada semacam penyederhanaan terhadap pengurusan syarat-syarat administrasi semacam ini, tuturnya.

Tidak mudah karena di lapangan itu masih terus terjadi. Masih banyak perlakuan-perlakuan yang berbeda, kebijakan-kebijakan yang berbeda di setiap daerah, dia menambahkan.

SPBU Nelayan Terbatas

Kedua, Dani menyoroti masih terbatasnya fasilitas SPBU khusus nelayan. Akhirnya, banyak nelayan tidak bisa mengakses BBM dengan harga yang telah ditetapkan pemerintah.

Pemerintah sendiri atau Pertamina sendiri hanya mungkin punya sekitar 314 atau 330-an SPBUN di seluruh Indonesia, dari kurang lebih 10 ribuan desa nelayan atau desa pesisir, katanya.

Sekalipun ada, nelayan harus membeli dari jarak yang cukup jauh. Beban biayanya menjadi lebih mahal, diluar dari harga yang seharusnya.

Kalaupun ada itu misalnya daerah-daerah yang sangat jauh nelayan harus pergi 1 jam, 1,5 jam, sampai 2 jam untuk beli BBM sehingga ongkosnya makin bertambah. Nah sekarang kalaupun mereka membeli itu mereka membeli harga lebih mahal dan sebagainya, jelas Dani.

Indonesia Financial News

Indonesia Financial News

Next Post
Rupiah Melemah terhadap Dolar AS Hari Ini 30 Januari 2026, Sentuh Level Segini

Rupiah Melemah terhadap Dolar AS Hari Ini 30 Januari 2026, Sentuh Level Segini

  • POPULER
  • TOPIK POPULER
  • TERBARU
Siasat ESDM Tekan Impor Minyak Mulai 2027

Siasat ESDM Tekan Impor Minyak Mulai 2027

2026-09-30
Menperin Sarmuji Minta Penguatan Industri Dilakukan Lintas Kementerian

Menperin Sarmuji Minta Penguatan Industri Dilakukan Lintas Kementerian

2026-10-04
Pemerintah Minta Perusahaan Sawit Tiru PalmCo PTPN soal Ini

Pemerintah Minta Perusahaan Sawit Tiru PalmCo PTPN soal Ini

2025-05-13
Garuda Indonesia Gandeng Yoowifi Sediakan Layanan eSIM di Lebih 160 Negara

Garuda Indonesia Gandeng Yoowifi Sediakan Layanan eSIM di Lebih 160 Negara

2026-10-05
Energi Mega Persada Bayar Utang dengan Konversi Saham

Energi Mega Persada Bayar Utang dengan Konversi Saham

Pasokan Meningkat Tingkat Okupansi Perkantoran Turun 2017

Pasokan Meningkat Tingkat Okupansi Perkantoran Turun 2017

Kenaikan Harga Minyak Mulai Bayangi Investor, IHSG Terkoreksi

Kenaikan Harga Minyak Mulai Bayangi Investor, IHSG Terkoreksi

Harga Minyak Membumbung, Saham Migas Diburu Investor

Harga Minyak Membumbung, Saham Migas Diburu Investor

Harga Emas Antam Sepekan Turun Rp 23.000

Harga Emas Antam Sepekan Turun Rp 23.000

2026-10-05
Regulator AS Siapkan Aturan Baru Penyimpanan Kripto

Regulator AS Siapkan Aturan Baru Penyimpanan Kripto

2026-10-05
Harga Kripto 4 Oktober 2026: Bitcoin Tembus Rp 1,52 Miliar, Zcash Melonjak 21%

Harga Kripto 4 Oktober 2026: Bitcoin Tembus Rp 1,52 Miliar, Zcash Melonjak 21%

2026-10-05
Ripple Siapkan Layanan Kredit dengan Jaminan XRP, Target 2027

Ripple Siapkan Layanan Kredit dengan Jaminan XRP, Target 2027

2026-10-05

TERPOPULER

  • EKONOMI
  • CRYPTO
Regulator AS Siapkan Aturan Baru Penyimpanan Kripto

Regulator AS Siapkan Aturan Baru Penyimpanan Kripto

2026-10-05
0
Harga Kripto 4 Oktober 2026: Bitcoin Tembus Rp 1,52 Miliar, Zcash Melonjak 21%

Harga Kripto 4 Oktober 2026: Bitcoin Tembus Rp 1,52 Miliar, Zcash Melonjak 21%

2026-10-05
0
Ripple Siapkan Layanan Kredit dengan Jaminan XRP, Target 2027

Ripple Siapkan Layanan Kredit dengan Jaminan XRP, Target 2027

2026-10-05
0
Polisi Yunani Tangkap 17 Orang Terkait Penipuan Kripto US$ 8 Juta

Polisi Yunani Tangkap 17 Orang Terkait Penipuan Kripto US$ 8 Juta

2026-10-05
0
Kelompok Perbankan AS Gugat Regulator soal Izin Bank Kripto

Kelompok Perbankan AS Gugat Regulator soal Izin Bank Kripto

2026-10-05
0
Load More
Berita Keuangan Indonesia

Kita menggunakan cookies untuk membuat website ini lebih baik. Info Selengkapnya!

WMHG INDONESIA

Lkuti Kami

Jelajahi berdasarkan Kategori

  • ANALISIS KEUANGAN
  • BISNIS
  • BLOCKCHAIN
  • CRYPTO
  • EKONOMI
  • INTERNASIONAL
  • INVESTASI
  • INVESTASI SAHAM
  • KEUANGAN
  • KEUANGAN PRIBADI
  • NASIONAL
  • News

Berita Terbaru

Harga Emas Antam Sepekan Turun Rp 23.000

Harga Emas Antam Sepekan Turun Rp 23.000

2026-10-05
Regulator AS Siapkan Aturan Baru Penyimpanan Kripto

Regulator AS Siapkan Aturan Baru Penyimpanan Kripto

2026-10-05

Copyright - @ 2024 wmhg.org All right Reserved. Keuangan News.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • INVESTASI SAHAM
    • KEUANGAN PRIBADI
  • ANALISIS KEUANGAN

Copyright - @ 2024 wmhg.org All right Reserved. Keuangan News.