• Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Peta Situs
Kamis, Mei 7, 2026
  • Login
Berita Keuangan Indonesia
  • Home
  • News
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • KEUANGAN PRIBADI
    • INVESTASI SAHAM
  • ANALISIS KEUANGAN
    Catcrs Upgrade Arsitektur Trading Berlatensi Rendah untuk Eksekusi Frekuensi Tinggi

    Catcrs Upgrade Arsitektur Trading Berlatensi Rendah untuk Eksekusi Frekuensi Tinggi

    Mengamati Catcrs: Dasar Kepatuhan, Mekanisme Transparansi Aset, dan Pembangunan Infrastruktur Trading

    Mengamati Catcrs: Dasar Kepatuhan, Mekanisme Transparansi Aset, dan Pembangunan Infrastruktur Trading

    Apa Itu EORMC? Artikel Ini Menjelaskan Model Bisnis, Matriks Produk, dan Posisi Pasarnya

    Apa Itu EORMC? Artikel Ini Menjelaskan Model Bisnis, Matriks Produk, dan Posisi Pasarnya

    Jelang Idulfitri, Pemerintah Pastikan Cadangan BBM Lampaui Batas Minimum 21 Hari

    Jelang Idulfitri, Pemerintah Pastikan Cadangan BBM Lampaui Batas Minimum 21 Hari

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • KEUANGAN PRIBADI
    • INVESTASI SAHAM
  • ANALISIS KEUANGAN
    Catcrs Upgrade Arsitektur Trading Berlatensi Rendah untuk Eksekusi Frekuensi Tinggi

    Catcrs Upgrade Arsitektur Trading Berlatensi Rendah untuk Eksekusi Frekuensi Tinggi

    Mengamati Catcrs: Dasar Kepatuhan, Mekanisme Transparansi Aset, dan Pembangunan Infrastruktur Trading

    Mengamati Catcrs: Dasar Kepatuhan, Mekanisme Transparansi Aset, dan Pembangunan Infrastruktur Trading

    Apa Itu EORMC? Artikel Ini Menjelaskan Model Bisnis, Matriks Produk, dan Posisi Pasarnya

    Apa Itu EORMC? Artikel Ini Menjelaskan Model Bisnis, Matriks Produk, dan Posisi Pasarnya

    Jelang Idulfitri, Pemerintah Pastikan Cadangan BBM Lampaui Batas Minimum 21 Hari

    Jelang Idulfitri, Pemerintah Pastikan Cadangan BBM Lampaui Batas Minimum 21 Hari

No Result
View All Result
Berita Keuangan Indonesia
No Result
View All Result

HOME » INVESTASI » KEUANGAN PRIBADI » BI Ramal Transaksi Keuangan Digital Tumbuh 14 Kali Lipat di 2030, Ini Pemicunya

BI Ramal Transaksi Keuangan Digital Tumbuh 14 Kali Lipat di 2030, Ini Pemicunya

Indonesia Financial News by Indonesia Financial News
2024-08-24
0

BI Ramal Transaksi Keuangan Digital Tumbuh 14 Kali Lipat di 2030, Ini Pemicunya

Jakarta – Bank Indonesia (BI) memproyeksikan transaksi digital di Indonesia akan tumbuh 14 kali lipat, dari semula 0,6 miliar transaksi menjadi 10,05 miliar transaksi.

“Dalam perhitungan kami sampai dengan 2030 ke depan itu transaksi digital bisa berlipat 14 kali dari 0,6 miliar transaksi bisa naik menjadi 10,05 transaksi,” kata Direktur Departemen Kebijakan Sistem Pembayaran Bank Indonesia, Ryan Rizaldy, di Bali, Jumat (23/8/2024).

BACA JUGA: Bank Indonesia Ingatkan Tantangan Inflasi di Tengah Ketidakpastian Global

Baca Juga

  • BI Tasikmalaya Gencarkan Sosialisasi dan Edukasi Sistem Pembayaran Non Tunai

  • OJK Bidik Transaksi Digital Rp 1.000 Triliun, Asosiasi Kripto Bilang Begini

  • idEA: Literasi Digital Jadi Kunci Manfaatkan Transaksi Digital

Adapun faktor pendorong peningkatan transaksi keuangan digital di Indonesia yakni generasi Y dan Generasi Z. Dimana saat ini saja, kedua generasi tersebut paling dominan dalam melakukan transaksi digital.

“Siapa yang menggerakkan Generasi Y dan generasi Z. Yang saat ini pun bahkan sudah sudah dominan di dalam ekonomi kita. Mereka ini yang nanti akan semakin dominan peranannya di ekonomi sampai dengan tahun 2030,” ujarnya.

Tak hanya itu saja, generasi berikutnya yang mendorong peningkatan transaksi keuangan digital adalah generasi Alpha. Lantaran pada tahun 2030, mereka telah tumbuh remaja, sehingga penggunaan transaksi digital akan semakin tinggi. 

“Bahkan nanti akan ada generasi Alpha. Jadi yang menentukan selera atau preferensi membayar itu bukan hanya generasi Y, generasi Z Mungkin anak-anak kita gitu ya yang nanti akan mulai tumbuh besar mereka lulus kuliah masuk ke dunia pekerjaan. Kira yang menentukan pembayaran dan ini yang akan mendrive naikkan transaksi 14 kali lipat,” ujarnya.

Namun, kata Ryan yang menjadi tantangan ke depan adalah infrastruktur digitalnya harus diperkuat dan memadai.

“Apakah BI-FAST Atau mungkin infrastruktur yang dijalankan oleh swasta Seperti itu Sanggup gak nge-handle transaksi yang naik 14 kali lipat? Kami meragukan. Jadi kami di Bank Indonesia bilang Kayaknya ini kita harus melakukan sesuatu agar kenaikan 14 kali lipat ini bisa dijawab dan direspon dengan baik oleh infrastruktur yang saat ini kita miliki,” ujarnya.

Menurutnya, terdapat dua cara untuk memadai transaksi keuangan digital di Indonesia. Pertama, infrastrukturnya harus disesuaikan dengan kebutuhan yang ada.

“Saya berpikir lebih modular maksudnya apa? Tapi intinya adalah Sanggup menjawab kenaikan transaksi 14 kali lipat,” ujarnya.

Kedua, harus dilakukan sinergi antara Bank Indonesia dengan stakeholder yang lainnya. Agar ke depannya ketika ada masalah mengenai sistem digital maka bisa saling berkolaborasi antara Pemerintah dengan pihak swasta.

Sinergis enggak mungkin ditanggung sendirian oleh BI-FAST terlalu keras. Saat ini kami meneliti Kalau misalnya mungkin ada maintenance,” pungkasnya.

Indonesia Financial News

Indonesia Financial News

Next Post
Simpan Potensi 21 Ribu Pengguna KRL, Adhi Commuter Properti Resmikan Area Komersial Cisauk Point

Simpan Potensi 21 Ribu Pengguna KRL, Adhi Commuter Properti Resmikan Area Komersial Cisauk Point

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • POPULER
  • TOPIK POPULER
  • TERBARU
Joel Mokyr, Philippe Aghion, dan Peter Howitt Raih Nobel Ekonomi 2025, Ini Hadiah yang Didapat

Joel Mokyr, Philippe Aghion, dan Peter Howitt Raih Nobel Ekonomi 2025, Ini Hadiah yang Didapat

2025-10-15
Sidak Pool Green SM Bekasi, Kemenhub Kantongi Sejumlah Temuan

Sidak Pool Green SM Bekasi, Kemenhub Kantongi Sejumlah Temuan

2026-04-30
Prabowo Pangkas Potongan Tarif Ojol Jadi 8%, Gojek Bilang Begini

Prabowo Pangkas Potongan Tarif Ojol Jadi 8%, Gojek Bilang Begini

2026-05-02
Besok, Purbaya Umumkan Pejabat yang Dicopot Terkait Restitusi Pajak

Besok, Purbaya Umumkan Pejabat yang Dicopot Terkait Restitusi Pajak

2026-05-07
Energi Mega Persada Bayar Utang dengan Konversi Saham

Energi Mega Persada Bayar Utang dengan Konversi Saham

Pasokan Meningkat Tingkat Okupansi Perkantoran Turun 2017

Pasokan Meningkat Tingkat Okupansi Perkantoran Turun 2017

Kenaikan Harga Minyak Mulai Bayangi Investor, IHSG Terkoreksi

Kenaikan Harga Minyak Mulai Bayangi Investor, IHSG Terkoreksi

Harga Minyak Membumbung, Saham Migas Diburu Investor

Harga Minyak Membumbung, Saham Migas Diburu Investor

Rupiah Sentuh 17.400 terhadap Dolar AS, Airlangga Ungkap Penyebabnya

Rupiah Sentuh 17.400 terhadap Dolar AS, Airlangga Ungkap Penyebabnya

2026-05-07
Di Balik Ribuan Transaksi, Kisah 6 Tahun Paylabs Membangun Kepercayaan

Di Balik Ribuan Transaksi, Kisah 6 Tahun Paylabs Membangun Kepercayaan

2026-05-07
Bidik Pertumbuhan Ekonomi di Kuartal II, Pemerintah Siapkan Gaji ke-13 hingga Bansos

Bidik Pertumbuhan Ekonomi di Kuartal II, Pemerintah Siapkan Gaji ke-13 hingga Bansos

2026-05-07
Bocoran Besaran Insentif Pajak Pembelian Kendaraan Listrik

Bocoran Besaran Insentif Pajak Pembelian Kendaraan Listrik

2026-05-07

TERPOPULER

  • EKONOMI
  • CRYPTO
Rupiah Sentuh 17.400 terhadap Dolar AS, Airlangga Ungkap Penyebabnya

Rupiah Sentuh 17.400 terhadap Dolar AS, Airlangga Ungkap Penyebabnya

2026-05-07
0
Di Balik Ribuan Transaksi, Kisah 6 Tahun Paylabs Membangun Kepercayaan

Di Balik Ribuan Transaksi, Kisah 6 Tahun Paylabs Membangun Kepercayaan

2026-05-07
0
Bidik Pertumbuhan Ekonomi di Kuartal II, Pemerintah Siapkan Gaji ke-13 hingga Bansos

Bidik Pertumbuhan Ekonomi di Kuartal II, Pemerintah Siapkan Gaji ke-13 hingga Bansos

2026-05-07
0
Bocoran Besaran Insentif Pajak Pembelian Kendaraan Listrik

Bocoran Besaran Insentif Pajak Pembelian Kendaraan Listrik

2026-05-07
0
Indeks Investasi Asing 2026: Asia Pasifik Dominan, Indonesia Turun Peringkat

Indeks Investasi Asing 2026: Asia Pasifik Dominan, Indonesia Turun Peringkat

2026-05-07
0
Load More
Berita Keuangan Indonesia

Kita menggunakan cookies untuk membuat website ini lebih baik. Info Selengkapnya!

WMHG INDONESIA

Lkuti Kami

Jelajahi berdasarkan Kategori

  • ANALISIS KEUANGAN
  • BISNIS
  • BLOCKCHAIN
  • CRYPTO
  • EKONOMI
  • INTERNASIONAL
  • INVESTASI
  • INVESTASI SAHAM
  • KEUANGAN
  • KEUANGAN PRIBADI
  • NASIONAL
  • News

Berita Terbaru

Rupiah Sentuh 17.400 terhadap Dolar AS, Airlangga Ungkap Penyebabnya

Rupiah Sentuh 17.400 terhadap Dolar AS, Airlangga Ungkap Penyebabnya

2026-05-07
Di Balik Ribuan Transaksi, Kisah 6 Tahun Paylabs Membangun Kepercayaan

Di Balik Ribuan Transaksi, Kisah 6 Tahun Paylabs Membangun Kepercayaan

2026-05-07

Copyright - @ 2024 wmhg.org All right Reserved. Keuangan News.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • INVESTASI SAHAM
    • KEUANGAN PRIBADI
  • ANALISIS KEUANGAN

Copyright - @ 2024 wmhg.org All right Reserved. Keuangan News.