• Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Peta Situs
Rabu, September 30, 2026
  • Login
Berita Keuangan Indonesia
  • Home
  • News
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • KEUANGAN PRIBADI
    • INVESTASI SAHAM
  • ANALISIS KEUANGAN
    Pengusaha Masih Wait and See soal Ekspor SDA Lewat DSI, Ini Alasannya

    Pengusaha Masih Wait and See soal Ekspor SDA Lewat DSI, Ini Alasannya

    MHU Dorong Pembangunan Berkelanjutan

    MHU Dorong Pembangunan Berkelanjutan

    Di Saat Rupiah Loyo, Panca Residence Ciracas Tetap Optimistis Bidik Pasar Milenial

    Di Saat Rupiah Loyo, Panca Residence Ciracas Tetap Optimistis Bidik Pasar Milenial

    Pelemahan Rupiah Mulai Picu Kenaikan Harga Produk di Industri Ritel

    Pelemahan Rupiah Mulai Picu Kenaikan Harga Produk di Industri Ritel

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • KEUANGAN PRIBADI
    • INVESTASI SAHAM
  • ANALISIS KEUANGAN
    Pengusaha Masih Wait and See soal Ekspor SDA Lewat DSI, Ini Alasannya

    Pengusaha Masih Wait and See soal Ekspor SDA Lewat DSI, Ini Alasannya

    MHU Dorong Pembangunan Berkelanjutan

    MHU Dorong Pembangunan Berkelanjutan

    Di Saat Rupiah Loyo, Panca Residence Ciracas Tetap Optimistis Bidik Pasar Milenial

    Di Saat Rupiah Loyo, Panca Residence Ciracas Tetap Optimistis Bidik Pasar Milenial

    Pelemahan Rupiah Mulai Picu Kenaikan Harga Produk di Industri Ritel

    Pelemahan Rupiah Mulai Picu Kenaikan Harga Produk di Industri Ritel

No Result
View All Result
Berita Keuangan Indonesia
No Result
View All Result

HOME » INVESTASI » Hadapi Tantangan Global, Industri MICE Indonesia Berfokus pada Kolaborasi dan Keberlanjutan

Hadapi Tantangan Global, Industri MICE Indonesia Berfokus pada Kolaborasi dan Keberlanjutan

Indonesia Financial News by Indonesia Financial News
2024-12-14
0

Hadapi Tantangan Global, Industri MICE Indonesia Berfokus pada Kolaborasi dan Keberlanjutan

wmhg.org – Industri MICE (Meeting, Incentive, Convention, Exhibition) Indonesia tengah mempersiapkan langkah besar untuk memperkuat posisinya di pasar global.

Dengan adanya pameran INDES dan IBEF (Indonesia Business Event Forum), dari tanggal 5-6 November 2024, di Jakarta Convention Center, asosiasi dan pemerintah Indonesia semakin yakin bahwa sektor MICE, khususnya industri pameran, memiliki potensi besar untuk mendongkrak ekonomi nasional.

Penyelenggaraan event INDES yang memasuki tahun ke-4 dan IBEF ke-9 menjadi simbol pentingnya kolaborasi antara sektor bisnis dan pemerintah dalam mendukung pertumbuhan industry MICEE.

Hosea Andreas Runkat, Ketua Umum ASPERAPI (Asosiasi Perusahaan Pameran Indonesia), menegaskan bahwa pameran INDES dan IBEF bukan hanya sekadar ajang bisnis, tetapi juga merupakan perwujudan komitmen industri MICE untuk semakin dikenal di mata dunia.

Ini adalah show of force dari ASPERAPI untuk menunjukkan bahwa industri pameran Indonesia tidak bisa lagi dipandang sebelah mata. MICE memiliki potensi besar dan sangat berdampak pada perekonomian, ujar Andre sapaan akrab Ketum ASPERAPI ditulis Kamis (7/11/2024).

Dalam kesempatan ini, ASPERAPI berharap pemerintah dapat lebih memahami sektor MICE, terutama untuk mendukung pengembangan industri ini dalam lima tahun ke depan.

Tantangan terbesar kami adalah bagaimana menjaga kolaborasi dan sinergi antara bisnis dan pemerintah. Jika kita bisa bersatu, industri ini akan tumbuh lebih pesat, tambahnya.

Mewakili unsur Pemerintah, Direktur Wisata Pertemuan, Insentif, Konvensi, dan Pameran (MICE) Kemenparekraf, Firnandi Gufron, mengungkapkan bahwa pemerintah sangat mendukung sektor MICE karena kontribusinya yang signifikan terhadap pariwisata berkualitas.

Satu event MICE bisa mendatangkan hingga 2.000 peserta internasional, yang langsung berdampak pada sektor ekonomi seperti akomodasi, transportasi, dan restoran, jelas Firnandi.

Pemerintah juga tengah mempersiapkan langkah-langkah konkret untuk meningkatkan keberlanjutan sektor MICE.

Kami sedang memetakan venue-venue yang sudah memenuhi standar keberlanjutan dan akan mengupgrade yang belum sesuai dengan standar internasional, tambahnya.

Firnandi juga menjelaskan bahwa pemerintah tengah mempercepat pengembangan MICE yang berkelanjutan dengan target kesiapan pada 2030, meskipun roadmap sektor ini direncanakan hingga 2050. Hal ini sejalan dengan tren global yang mengarah pada keberlanjutan dalam setiap aspek industri.

Guna mendukung pengembangan sektor MICE, pemerintah melalui Kemenparekraf juga memperkenalkan platform MICE.id. Platform ini bertujuan untuk menjadi pusat informasi dan agregator yang menghubungkan seluruh pemangku kepentingan dalam industri MICE.

MICE.id menyediakan data terkini tentang venue, jumlah kamar hotel, serta fasilitas lainnya untuk memudahkan para pelaku industri mendapatkan informasi yang dibutuhkan, jelas Firnandi.

Melalui MICE.id, diharapkan seluruh sektor yang terlibat dapat mengakses informasi secara lebih efisien, sehingga mendukung keputusan bisnis yang lebih tepat dan mempercepat pengembangan sektor ini.

Dikesempatan yang sama, Mark Cochrane, Regional Director Asia/Pacific dari UFI (Global Association of the Exhibition Industry), memberikan pandangannya tentang perkembangan industri pameran di Indonesia.

Menurut Mark, Indonesia merupakan salah satu pasar yang sangat menjanjikan di Asia, dengan pertumbuhan yang sangat pesat.

Investasi besar dalam infrastruktur, seperti venue baru dengan kapasitas hingga 60.000 m², akan menjadi faktor penting dalam mendukung perkembangan industri pameran di Indonesia, ujar Mark.

Namun, Mark juga menyoroti tantangan dari melambatnya ekonomi global, terutama di China, yang dapat berdampak pada banyak pameran internasional. Meski demikian, Indonesia masih menjadi pasar yang menarik bagi banyak pemain internasional yang ingin memperluas jangkauan di Asia Tenggara.

Sebagai bagian dari upaya global menuju keberlanjutan, UFI juga mengadopsi Net Zero Carbon Events, sebuah komitmen untuk mencapai netralitas karbon pada tahun 2050.

Kami mengajak semua anggota untuk berpartisipasi dalam upaya global ini, jelas Mark.

Dengan semakin banyaknya pemain internasional yang tertarik dengan pasar Indonesia, serta dorongan untuk menghadirkan acara yang lebih berkelanjutan, prospek industri pameran Indonesia semakin cerah.

Semua pihak berharap bahwa kolaborasi antara sektor bisnis, pemerintah, dan organisasi internasional seperti UFI akan semakin memperkuat posisi Indonesia sebagai pusat industri MICE di Asia.

Melihat ke depan, acara INDES dan IBEF di 2025 akan semakin besar dan lebih beragam, dengan partisipasi internasional yang lebih banyak. Rencananya, kedua acara ini juga akan digabungkan dengan Kongres Asian Federation of Exhibition and Convention Associations (AFECA) pada November 2025, yang diharapkan membawa dampak positif bagi industri MICE Indonesia.

Dengan berbagai inisiatif dan upaya yang sedang berjalan, sektor MICE Indonesia semakin siap untuk berkembang lebih pesat dan menjadi pemain kunci di pasar global.

Kami yakin bahwa acara ini akan semakin memperlihatkan bahwa Indonesia siap bersaing di level internasional, pungkas Andre.

Indonesia Financial News

Indonesia Financial News

Next Post
Lucky Hakim Sebut Indramayu Daerah Termiskin & Bupatinya Terkaya di Jabar, Cek Faktanya

Lucky Hakim Sebut Indramayu Daerah Termiskin & Bupatinya Terkaya di Jabar, Cek Faktanya

  • POPULER
  • TOPIK POPULER
  • TERBARU
Transjakarta Hentikan Sementara 7 Rute Hari Ini 28 Agustus 2026

Transjakarta Hentikan Sementara 7 Rute Hari Ini 28 Agustus 2026

2026-08-29
Tingkatkan Literasi dan Inklusi Reksadana, BTPN Gandeng Syailendra Capital

Tingkatkan Literasi dan Inklusi Reksadana, BTPN Gandeng Syailendra Capital

2024-08-15
Dirut PLN Raih Penghargaan Tokoh Inspiratif Penggerak Transisi Energi

Dirut PLN Raih Penghargaan Tokoh Inspiratif Penggerak Transisi Energi

2024-08-07
BPS: Ekspor Bulan Juli 2024 Meningkat 6,55% Jadi US$ 22,21 Miliar

BPS: Ekspor Bulan Juli 2024 Meningkat 6,55% Jadi US$ 22,21 Miliar

2024-08-15
Energi Mega Persada Bayar Utang dengan Konversi Saham

Energi Mega Persada Bayar Utang dengan Konversi Saham

Pasokan Meningkat Tingkat Okupansi Perkantoran Turun 2017

Pasokan Meningkat Tingkat Okupansi Perkantoran Turun 2017

Kenaikan Harga Minyak Mulai Bayangi Investor, IHSG Terkoreksi

Kenaikan Harga Minyak Mulai Bayangi Investor, IHSG Terkoreksi

Harga Minyak Membumbung, Saham Migas Diburu Investor

Harga Minyak Membumbung, Saham Migas Diburu Investor

Harga Emas Dunia Jatuh ke US$ 4.131, Pasar Antisipasi Kenaikan Bunga The Fed

Harga Emas Dunia Jatuh ke US$ 4.131, Pasar Antisipasi Kenaikan Bunga The Fed

2026-09-30
Update Harga Emas Perhiasan Hari Ini 29 September 2026

Update Harga Emas Perhiasan Hari Ini 29 September 2026

2026-09-30
Harga Emas Antam Turun 2 Hari Beruntun, Cek Rinciannya!

Harga Emas Antam Turun 2 Hari Beruntun, Cek Rinciannya!

2026-09-30
Harga Emas Pegadaian Hari Ini: Antam Rp 2,619 Juta, UBS Rp 2,530 Juta

Harga Emas Pegadaian Hari Ini: Antam Rp 2,619 Juta, UBS Rp 2,530 Juta

2026-09-30

TERPOPULER

  • EKONOMI
  • CRYPTO
Altcoin Season Dimulai? Ini Prospek Beberapa Hari ke Depan

Altcoin Season Dimulai? Ini Prospek Beberapa Hari ke Depan

2026-09-30
0
Harga Kripto 29 September 2026: Bitcoin dan Ethereum Kompak Melemah

Harga Kripto 29 September 2026: Bitcoin dan Ethereum Kompak Melemah

2026-09-30
0
Citi Gandeng Coinbase Permudah Pembayaran dengan Stablecoin

Citi Gandeng Coinbase Permudah Pembayaran dengan Stablecoin

2026-09-30
0
Raja Kripto Kanada Segera Diadili atas Dugaan Penipuan US$ 30 Juta

Raja Kripto Kanada Segera Diadili atas Dugaan Penipuan US$ 30 Juta

2026-09-30
0
Strive Beli Bitcoin 1.107 Bitcoin, Total Pembelian Sentuh Rp 1,69 Triliun

Strive Beli Bitcoin 1.107 Bitcoin, Total Pembelian Sentuh Rp 1,69 Triliun

2026-09-30
0
Load More
Berita Keuangan Indonesia

Kita menggunakan cookies untuk membuat website ini lebih baik. Info Selengkapnya!

WMHG INDONESIA

Lkuti Kami

Jelajahi berdasarkan Kategori

  • ANALISIS KEUANGAN
  • BISNIS
  • BLOCKCHAIN
  • CRYPTO
  • EKONOMI
  • INTERNASIONAL
  • INVESTASI
  • INVESTASI SAHAM
  • KEUANGAN
  • KEUANGAN PRIBADI
  • NASIONAL
  • News

Berita Terbaru

Harga Emas Dunia Jatuh ke US$ 4.131, Pasar Antisipasi Kenaikan Bunga The Fed

Harga Emas Dunia Jatuh ke US$ 4.131, Pasar Antisipasi Kenaikan Bunga The Fed

2026-09-30
Update Harga Emas Perhiasan Hari Ini 29 September 2026

Update Harga Emas Perhiasan Hari Ini 29 September 2026

2026-09-30

Copyright - @ 2024 wmhg.org All right Reserved. Keuangan News.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • INVESTASI SAHAM
    • KEUANGAN PRIBADI
  • ANALISIS KEUANGAN

Copyright - @ 2024 wmhg.org All right Reserved. Keuangan News.