• Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Peta Situs
Selasa, Juni 30, 2026
  • Login
Berita Keuangan Indonesia
  • Home
  • News
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • KEUANGAN PRIBADI
    • INVESTASI SAHAM
  • ANALISIS KEUANGAN
    EORMC dan Persepsi Kepatuhan: Menilai Lebih dari Sekadar Lisensi

    EORMC dan Persepsi Kepatuhan: Menilai Lebih dari Sekadar Lisensi

    Catcrs Upgrade Arsitektur Trading Berlatensi Rendah untuk Eksekusi Frekuensi Tinggi

    Catcrs Upgrade Arsitektur Trading Berlatensi Rendah untuk Eksekusi Frekuensi Tinggi

    Mengamati Catcrs: Dasar Kepatuhan, Mekanisme Transparansi Aset, dan Pembangunan Infrastruktur Trading

    Mengamati Catcrs: Dasar Kepatuhan, Mekanisme Transparansi Aset, dan Pembangunan Infrastruktur Trading

    Sasar Segmen Premium, Induk OYO Indonesia Ekspansi Properti di Bali & Kota Berkembang

    Sasar Segmen Premium, Induk OYO Indonesia Ekspansi Properti di Bali & Kota Berkembang

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • KEUANGAN PRIBADI
    • INVESTASI SAHAM
  • ANALISIS KEUANGAN
    EORMC dan Persepsi Kepatuhan: Menilai Lebih dari Sekadar Lisensi

    EORMC dan Persepsi Kepatuhan: Menilai Lebih dari Sekadar Lisensi

    Catcrs Upgrade Arsitektur Trading Berlatensi Rendah untuk Eksekusi Frekuensi Tinggi

    Catcrs Upgrade Arsitektur Trading Berlatensi Rendah untuk Eksekusi Frekuensi Tinggi

    Mengamati Catcrs: Dasar Kepatuhan, Mekanisme Transparansi Aset, dan Pembangunan Infrastruktur Trading

    Mengamati Catcrs: Dasar Kepatuhan, Mekanisme Transparansi Aset, dan Pembangunan Infrastruktur Trading

    Sasar Segmen Premium, Induk OYO Indonesia Ekspansi Properti di Bali & Kota Berkembang

    Sasar Segmen Premium, Induk OYO Indonesia Ekspansi Properti di Bali & Kota Berkembang

No Result
View All Result
Berita Keuangan Indonesia
No Result
View All Result

HOME » INVESTASI » Cermati Rekomendasi Saham Group Astra yang Raih Kinerja Moncer di Tahun 2024

Cermati Rekomendasi Saham Group Astra yang Raih Kinerja Moncer di Tahun 2024

Indonesia Financial News by Indonesia Financial News
2025-03-02
0

Cermati Rekomendasi Saham Group Astra yang Raih Kinerja Moncer di Tahun 2024

wmhg.org – JAKARTA. Emiten dalam Group Astra mencetak kinerja keuangan yang ciamik di sepanjang tahun 2024. Misalnya, PT Astra International Tbk (ASII) yang raih laba bersih mencapai Rp 34,05 triliun 2024. Ini tumbuh 0,63% YoY dari Rp 33,83 triliun.

Setali tiga uang, PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI) mencetak laba yang dapat diatribusikan kepada pemilik perusahaan sebesar Rp 1,14 triliun di tahun lalu, naik 8,67% yoy dari tahun sebelumnya sebesar Rp 1,05 triliun.

Kemudian, PT Astra Otoparts Tbk (AUTO) membukukan laba sebesar Rp 2,03 triliun di tahun 2024 atau naik 10,37% dibandingkan tahun 2023 sebesar Rp 1,84 triliun.

PT Astra Graphia Tbk (ASGR) mencatatkan laba bersih Rp 204,6 miliar di sepanjang tahun 2024 atau melonjak 45% bila dibandingkan posisi yang sama tahun lalu sebesar Rp 141,07 miliar.

Hanya saja, PT United Tractors Tbk (UNTR) melaporkan penurunan laba bersih 5,24% menjadi Rp 19,53 triliun,dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp 20,61 triliun.

Presiden Direktur ASII Djony Bunarto Tjondro menyatakan bahwa Grup Astra mencatat laba bersih yang solid pada 2024, didukung oleh portofolio bisnis yang beragam, meskipun terjadi pelemahan sentimen konsumen di Indonesia.

Kontribusi terbesar berasal dari bisnis sepeda motor, jasa keuangan, serta infrastruktur dan logistik, meski sebagian terdampak oleh penurunan penjualan mobil dan harga batubara yang lebih rendah, kata Djony dalam keterangan resminya, Jumat (28/2).

Ke depan, lanjut Djony Astra tetap optimistis terhadap prospek pertumbuhan jangka panjang Indonesia.

Dengan neraca keuangan yang kuat, perusahaan siap menghadapi ketidakpastian jangka pendek serta berinvestasi dalam memperkuat bisnis inti dan menjajaki peluang baru guna mendorong pertumbuhan jangka menengah dan panjang.

Analis Kiwoom Sekuritas Indonesia, Miftahul Khaer, mengatakan faktor utama pertumbuhan group Astra ialah meningkatnya pendapatan di berbagai lini bisnis, terutama dari segmen jasa keuangan dan infrastruktur, yang menunjukkan ketahanan Astra dalam menghadapi tantangan ekonomi. 

Namun, sektor otomotif tertekan akibat daya beli yang belum pulih sepenuhnya, sementara sektor alat berat terdampak oleh volatilitas harga komoditas, ucap Miftahul kepada Kontan, Jumat (28/2).

Miftahul memperkirakan prospek kinerja Group Astra pada 2025 diperkirakan tetap positif dengan potensi pertumbuhan di sektor keuangan, infrastruktur, dan teknologi.  

Ini didorong oleh pemulihan daya beli serta proyek pembangunan nasional dapat menjadi katalis pertumbuhan, meskipun resiko dari fluktuasi ekonomi global dan harga komoditas tetap menjadi perhatian. 

Namun, sektor otomotif yang menjadi salah satu tulang punggung utama ASII juga mulai merasakan tekanan kompetitor mobil listrik, terutama mobil listrik BYD yang telah menguasai pangsa pasar 36% di Indonesia.

Sungguh suatu angka yang tidak bisa dianggap enteng, ujar Miftahul.

Analis Panin Sekuritas Andhika Audrey menilai kinerja ASII tetap stabil dan defensif meskipun menghadapi disrupsi, khususnya di sektor otomotif akibat persaingan mobil listrik dari China dan di sektor pertambangan karena penurunan harga komoditas.

Audrey melihat ada sejumlah sentimen yang mendukung kinerja ASII tetap positif di tahun 2025. Pertama, optimisme terhadap solidnya segmen keuangan. Kedua, adanya insentif PPnBM DTP 3% untuk kendaraan hybrid yang diperkirakan dapat menurunkan harga hingga Rp 9 juta.

  ASII Chart by TradingView

Namun, ada beberapa faktor yang bakal memengaruhi kinerja Astra, seperti suku bunga yang masih tinggi, pelemahan daya beli dan tantangan fiskal dari PPN 12% untuk barang mewah, ujar Audrey kepada Kontan Jumat (28/2).

Audrey menyarankan buy saham ASII dengan target harga di level Rp 5.500 per saham.

Sementara, Miftahul merekomendasikan untuk buy on weakness saham ASII di target harga Rp 4.820 per saham.

Indonesia Financial News

Indonesia Financial News

Next Post
Buka Bersama Partai Hanura dengan Kepala Daerah, Gubernur Aceh Beberkan Cerita Saat Retret

Buka Bersama Partai Hanura dengan Kepala Daerah, Gubernur Aceh Beberkan Cerita Saat Retret

  • POPULER
  • TOPIK POPULER
  • TERBARU
Diplomasi Jadi Senjata Indonesia Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi

Diplomasi Jadi Senjata Indonesia Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi

2026-06-25
Menkes Rayu Danantara Investasi ke Industri Kesehatan

Menkes Rayu Danantara Investasi ke Industri Kesehatan

2026-06-25
Pemda Sulit Bayar Gaji PPPK, Kemenkeu Usul Relaksasi Batas Belanja Pegawai

Pemda Sulit Bayar Gaji PPPK, Kemenkeu Usul Relaksasi Batas Belanja Pegawai

2026-06-25
Gojek Terapkan Potongan Ojol 8% Mulai 1 Juli 2026

Gojek Terapkan Potongan Ojol 8% Mulai 1 Juli 2026

2026-06-25
Energi Mega Persada Bayar Utang dengan Konversi Saham

Energi Mega Persada Bayar Utang dengan Konversi Saham

Pasokan Meningkat Tingkat Okupansi Perkantoran Turun 2017

Pasokan Meningkat Tingkat Okupansi Perkantoran Turun 2017

Kenaikan Harga Minyak Mulai Bayangi Investor, IHSG Terkoreksi

Kenaikan Harga Minyak Mulai Bayangi Investor, IHSG Terkoreksi

Harga Minyak Membumbung, Saham Migas Diburu Investor

Harga Minyak Membumbung, Saham Migas Diburu Investor

Limit Order vs Market Order: Panduan Pengguna Catcrs dalam Menghadapi Kondisi Pasar Kripto

Limit Order vs Market Order: Panduan Pengguna Catcrs dalam Menghadapi Kondisi Pasar Kripto

2026-06-30
Harga Emas Anjlok Tersengat Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga

Harga Emas Anjlok Tersengat Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga

2026-06-25
Harga Emas Antam Hari Ini Anjlok Rp 18.000, Cek Daftar Lengkap di Sini

Harga Emas Antam Hari Ini Anjlok Rp 18.000, Cek Daftar Lengkap di Sini

2026-06-25
Update Harga Emas Pegadaian Rabu 24 Juni 2026

Update Harga Emas Pegadaian Rabu 24 Juni 2026

2026-06-25

TERPOPULER

  • EKONOMI
  • CRYPTO
Limit Order vs Market Order: Panduan Pengguna Catcrs dalam Menghadapi Kondisi Pasar Kripto

Limit Order vs Market Order: Panduan Pengguna Catcrs dalam Menghadapi Kondisi Pasar Kripto

2026-06-30
0
Minat terhadap Bitcoin Merosot, Pencarian Google Sentuh Level Terendah

Minat terhadap Bitcoin Merosot, Pencarian Google Sentuh Level Terendah

2026-06-25
0
Harga Kripto 24 Juni 2026: Bitcoin Cs Kompak Parkir di Zona Merah

Harga Kripto 24 Juni 2026: Bitcoin Cs Kompak Parkir di Zona Merah

2026-06-25
0
Pendiri BitMEX Arthur Hayes Prediksi Bitcoin Bakal Sentuh Rp 715,7 Juta

Pendiri BitMEX Arthur Hayes Prediksi Bitcoin Bakal Sentuh Rp 715,7 Juta

2026-06-25
0
Ethereum Foundation PHK 54 Karyawan

Ethereum Foundation PHK 54 Karyawan

2026-06-25
0
Load More
Berita Keuangan Indonesia

Kita menggunakan cookies untuk membuat website ini lebih baik. Info Selengkapnya!

WMHG INDONESIA

Lkuti Kami

Jelajahi berdasarkan Kategori

  • ANALISIS KEUANGAN
  • BISNIS
  • BLOCKCHAIN
  • CRYPTO
  • EKONOMI
  • INTERNASIONAL
  • INVESTASI
  • INVESTASI SAHAM
  • KEUANGAN
  • KEUANGAN PRIBADI
  • NASIONAL
  • News

Berita Terbaru

Limit Order vs Market Order: Panduan Pengguna Catcrs dalam Menghadapi Kondisi Pasar Kripto

Limit Order vs Market Order: Panduan Pengguna Catcrs dalam Menghadapi Kondisi Pasar Kripto

2026-06-30
Harga Emas Anjlok Tersengat Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga

Harga Emas Anjlok Tersengat Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga

2026-06-25

Copyright - @ 2024 wmhg.org All right Reserved. Keuangan News.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • INVESTASI SAHAM
    • KEUANGAN PRIBADI
  • ANALISIS KEUANGAN

Copyright - @ 2024 wmhg.org All right Reserved. Keuangan News.