• Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Peta Situs
Selasa, Oktober 20, 2026
  • Login
Berita Keuangan Indonesia
  • Home
  • News
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • KEUANGAN PRIBADI
    • INVESTASI SAHAM
  • ANALISIS KEUANGAN
    Anak Usaha Astra Perkuat Bisnis Otomotif, dari Elektrifikasi hingga Ekspansi Ekspor

    Anak Usaha Astra Perkuat Bisnis Otomotif, dari Elektrifikasi hingga Ekspansi Ekspor

    Low Tuck Kwong dan Elaine Low Teken Perjanjian Jual Saham BYAN ke Haji Isam

    Low Tuck Kwong dan Elaine Low Teken Perjanjian Jual Saham BYAN ke Haji Isam

    Stok Sapi Feedlot Cuma Cukup hingga November, Harga Daging Berpotensi Terus Naik

    Stok Sapi Feedlot Cuma Cukup hingga November, Harga Daging Berpotensi Terus Naik

    Brantas Abipraya Perkuat Bisnis Hunian Lewat Danantara Housing Expo 2026

    Brantas Abipraya Perkuat Bisnis Hunian Lewat Danantara Housing Expo 2026

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • KEUANGAN PRIBADI
    • INVESTASI SAHAM
  • ANALISIS KEUANGAN
    Anak Usaha Astra Perkuat Bisnis Otomotif, dari Elektrifikasi hingga Ekspansi Ekspor

    Anak Usaha Astra Perkuat Bisnis Otomotif, dari Elektrifikasi hingga Ekspansi Ekspor

    Low Tuck Kwong dan Elaine Low Teken Perjanjian Jual Saham BYAN ke Haji Isam

    Low Tuck Kwong dan Elaine Low Teken Perjanjian Jual Saham BYAN ke Haji Isam

    Stok Sapi Feedlot Cuma Cukup hingga November, Harga Daging Berpotensi Terus Naik

    Stok Sapi Feedlot Cuma Cukup hingga November, Harga Daging Berpotensi Terus Naik

    Brantas Abipraya Perkuat Bisnis Hunian Lewat Danantara Housing Expo 2026

    Brantas Abipraya Perkuat Bisnis Hunian Lewat Danantara Housing Expo 2026

No Result
View All Result
Berita Keuangan Indonesia
No Result
View All Result

HOME » INVESTASI » Cermati Pilihan Investasi Jangka Pendek Saat Fluktuasi Pasar Saham Masih Tinggi

Cermati Pilihan Investasi Jangka Pendek Saat Fluktuasi Pasar Saham Masih Tinggi

Indonesia Financial News by Indonesia Financial News
2025-03-12
0

Cermati Pilihan Investasi Jangka Pendek Saat Fluktuasi Pasar Saham Masih Tinggi

wmhg.org – JAKARTA. Instrumen investasi jangka pendek dapat diandalkan saat kondisi pasar tengah fluktuatif. Dengan likuiditas yang tinggi, investasi jangka pendek bisa dimanfaatkan untuk berlindung sementara hingga gejolak pasar mereda. 

Adapun dengan ditawarkannya Sukuk Tabungan (ST) seri ST014, pilihan investasi jangka pendek di pasar saat ini makin beragam. Calon investor dapat leluasa memilih investasi jangka pendek yang sesuai dengan kebutuhan dan tujuan investasi pribadi. 

Associate Director Fixed Income Anugerah Sekuritas Ramdhan Ario Maruto memandang, ST014 merupakan pilihan investasi jangka pendek menengah paling menarik saat ini.

ST014 lebih baik daripada instrumen sejenis seperti deposito, ataupun investasi jangka pendek lain yang hampir serupa seperti Reksadana. 

Ramdhan memaparkan, jika SBN Ritel dibandingkan dengan deposito Bank Pemerintah, maka produk surat utang negara ini lebih menguntungkan. Dari sisi imbal hasil, SBN Ritel menawarkan imbal hasil atau disebut kupon di atas 6%, daripada bunga deposito yang saat ini di bawah 5%.

Sebagai contoh, ST014 sebagai salah satu produk SBN Ritel menawarkan imbal hasil sebesar 6,5% per tahun untuk ST014 tenor 2 tahun dan 6,6% per tahun untuk ST014 tenor 4 tahun. Ini lebih tinggi daripada bunga deposito yang dijamin LPS sebesar 4,25% p.a.

Pajak untuk SBN Ritel khususnya Sukuk Tabungan seri ST014 juga menarik karena lebih rendah daripada deposito. Perlakuan pajak untuk ST014 sebesar 10%, dibandingkan 20% pajak untuk deposito.

Jika dibandingkan produk reksadana, Ramdan menilai, imbal hasil reksadana cenderung fluktuatif yang sangat dipengaruhi oleh underlying asset (aset dasar), baik saham, obligasi ataupun pasar uang. Di samping itu, strategi dari Manajer Investasi (MI) sangat menentukan performa reksadana. 

Kinerja reksadana sangat dinamis tergantung pengelolaan MI dalam mendapatkan return. Saham pun dalam dua bulan terakhir turun. Fixed income (surat utang) juga fluktuatif, imbuh Ramdan saat dihubungi Kontan.co.id, Minggu (10/3).

Dihubungi terpisah, CEO PT Pinnacle Persada Investama (Pinnacle Investment) Guntur Putra menilai bahwa Reksadana khususnya kelas aset pasar uang justru lebih menarik daripada SBN Ritel ataupun Deposito. Sebab, Reksadana Pasar Uang lebih unggul dari sisi pajak, biaya administrasi, maupun imbal hasil.

Imbal hasil reksadana pasar uang pada saat ini rata-rata bersih sekitar 4%-6% per tahun. Guntur mencontohkan, misalnya pada reksadana yang dikelola Pinnacle yaitu RD Pinnacle Money Market Fund, kinerja 1 tahun di sekitar 5,68% dan sudah bebas pajak.

‘’Pada saat ini, untuk investasi tenor pendek yang lebih menguntungkan dari sisi pajak, biaya administrasi, maupun imbal hasil adalah reksadana pasar uang,’’ ujar Guntur kepada Kontan.co.id, Senin (10/3).

Guntur menggarisbawahi, tentunya kinerja atau imbal hasil dari reksadana pasar uang akan cukup bervariasi. Ini tergantung dari strategi yang diterapkan oleh para Manajer Investasi (MI) pada produk reksadana terkait.

Namun yang jelas, lanjut dia, reksadana pasar uang dapat diandalkan dalam kondisi penuh ketidakpastian dengan berbagai keunggulannya tersebut. Perbedaan mencolok di antara kedua instrumen tersebut adalah reksadana pasar uang tidak dikenakan pajak (pajak final), sementara SBN ritel dikenakan pajak 10%.

‘’Investor dalam memilih instrumen investasi jangka pendek dapat melihat faktor likuiditas, kinerja, serta tingkat risiko yang sesuai dengan profil risiko masing-masing,’’ kata Guntur.

Selain imbal hasil, investor reksadana biasanya mendapatkan capital gain yakni keuntungan dari selisih harga jual dikurangi harga beli reksadana. Minimum investasi reksadana pun jauh lebih terjangkau yang dimulai dari modal Rp 10.000 daripada SBN Ritel umumnya dimulai dari Rp 1 juta.

Di lain sisi, produk SBN Ritel khususnya jenis Sukuk Tabungan (ST) memiiliki kekurangan karena tidak dapat diperjualbelikan (non-tradable). Ini artinya investasi ST tidak mendapatkan capital gain seperti reksadana.

Terlepas dari adanya sisi kelemahan produk Sukuk Tabungan, Ramdhan berujar, ST014 tetap menjadi instrumen investasi terdepan di tengah fluktuasi pasar saat ini. Sebab, produk SBN Ritel ini dijamin penuh oleh negara, sedangkan kinerja reksadana sangat bergantung pada racikan portofolio MI.

Kendati tidak bisa diperdagangkan di pasar sekunder, ST memiliki fasilitas early redemption atau pencairan lebih awal. Kalau butuh dana mendadak, investor bisa mencairkan lebih awal sebanyak 50% saldo pembelian asalkan telah melewati setengah dari periode investasi.

Tak hanya itu, investor juga bisa lebih aman karena sifat kupon ST014 yakni mengambang dengan batas minimal (floating with floor). Ini artinya imbal hasil ST014 tidak akan turun saat suku bunga Bank Indonesia (BI) dipangkas, namun imbal hasil bisa naik jika suku bunga BI dikerek.

Dengan berbagai faktor di antaranya kupon tinggi dan aman, ST014 dinilai menjadi instrumen investasi pendek-menengah paling menguntungkan di tengah fluktuasi yang salah satunya disebabkan oleh kebijakan Presiden AS, Donald Trump.

‘’Investor melihat ST014 ini sebagai instrumen investasi yang lebih terukur secara resiko maupun imbal hasilnya,’’ sebut Ramdhan.

Menurut Ramdhan, ST014 kemungkinan bisa tembus target awal penjualan sebesar Rp 15 triliun. Sebagai informasi, ST014 ditawarkan mulai dari 7 Maret hingga 16 April 2025.

Berdasarkan data salah satu Mitra Distribusi yakni Bibit, per Selasa (11/3) pukul 21.10 WIB, penjualan ST014 sejauh ini mencatat penjualan sekitar Rp 885 miliar. ST014-T2 terjual sekitar Rp 3,14 triliun dari kuota Rp 11 triliun, sedangkan ST014-T4 terjual sekitar Rp 800 miliar dari kuota Rp 4 triliun.

Indonesia Financial News

Indonesia Financial News

Next Post
Polisi Cabuli Anak-anak dan Videonya Dijual ke Situs Porno: Tak Pengampunan Bagi Kejahatan Luar Biasa Kapolres Ngada

Polisi Cabuli Anak-anak dan Videonya Dijual ke Situs Porno: Tak Pengampunan Bagi Kejahatan Luar Biasa Kapolres Ngada

  • POPULER
  • TOPIK POPULER
  • TERBARU
Citi: Persaingan Modal Global Makin Ketat, Pemerintah dan Swasta Berebut Dana

Citi: Persaingan Modal Global Makin Ketat, Pemerintah dan Swasta Berebut Dana

2026-10-17
Pemerintah Akui Modifikasi Cuaca Tak Jadi Solusi Permanen Atasi Kebakaran Hutan

Pemerintah Akui Modifikasi Cuaca Tak Jadi Solusi Permanen Atasi Kebakaran Hutan

2026-10-16
Ini 10 Bangunan Termahal di Dunia

Ini 10 Bangunan Termahal di Dunia

2026-10-19
Pejabat Korsel Bertemu Pelaku Bursa Kripto di Tengah Desakan Tunda Pajak hingga 2029

Pejabat Korsel Bertemu Pelaku Bursa Kripto di Tengah Desakan Tunda Pajak hingga 2029

2026-10-20
Energi Mega Persada Bayar Utang dengan Konversi Saham

Energi Mega Persada Bayar Utang dengan Konversi Saham

Pasokan Meningkat Tingkat Okupansi Perkantoran Turun 2017

Pasokan Meningkat Tingkat Okupansi Perkantoran Turun 2017

Kenaikan Harga Minyak Mulai Bayangi Investor, IHSG Terkoreksi

Kenaikan Harga Minyak Mulai Bayangi Investor, IHSG Terkoreksi

Harga Minyak Membumbung, Saham Migas Diburu Investor

Harga Minyak Membumbung, Saham Migas Diburu Investor

Harga Emas Perhiasan 19 Oktober 2026: Rincian Raja Emas dan Laku Emas

Harga Emas Perhiasan 19 Oktober 2026: Rincian Raja Emas dan Laku Emas

2026-10-20
Harga Emas Antam Naik Tipis Hari Ini 19 Oktober 2026, Cek Rincian Lengkapnya!

Harga Emas Antam Naik Tipis Hari Ini 19 Oktober 2026, Cek Rincian Lengkapnya!

2026-10-20
Harga Emas Pegadaian Hari Ini 19 Oktober 2026: Antam, UBS, Galeri24

Harga Emas Pegadaian Hari Ini 19 Oktober 2026: Antam, UBS, Galeri24

2026-10-20
Cek Harga Emas 24 Karat 19 Oktober 2026 di Antam, Pegadaian hingga Hartadinata

Cek Harga Emas 24 Karat 19 Oktober 2026 di Antam, Pegadaian hingga Hartadinata

2026-10-20

TERPOPULER

  • EKONOMI
  • CRYPTO
Polisi Thailand Tangkap Warga China, Dugaan Transaksi Pencucian Uang Pakai Kripto

Polisi Thailand Tangkap Warga China, Dugaan Transaksi Pencucian Uang Pakai Kripto

2026-10-20
0
Harga Kripto 19 Oktober 2026: Bitcoin dan Ethereum Kompak Menguat

Harga Kripto 19 Oktober 2026: Bitcoin dan Ethereum Kompak Menguat

2026-10-20
0
Sui Investasi US$ 30 Juta di DATA Network untuk Perkuat Infrastruktur AI

Sui Investasi US$ 30 Juta di DATA Network untuk Perkuat Infrastruktur AI

2026-10-20
0
Penasihat Aset Digital Gedung Putih Patrick Witt Mundur, Siapa Penggantinya?

Penasihat Aset Digital Gedung Putih Patrick Witt Mundur, Siapa Penggantinya?

2026-10-20
0
Pejabat Korsel Bertemu Pelaku Bursa Kripto di Tengah Desakan Tunda Pajak hingga 2029

Pejabat Korsel Bertemu Pelaku Bursa Kripto di Tengah Desakan Tunda Pajak hingga 2029

2026-10-20
0
Load More
Berita Keuangan Indonesia

Kita menggunakan cookies untuk membuat website ini lebih baik. Info Selengkapnya!

WMHG INDONESIA

Lkuti Kami

Jelajahi berdasarkan Kategori

  • ANALISIS KEUANGAN
  • BISNIS
  • BLOCKCHAIN
  • CRYPTO
  • EKONOMI
  • INTERNASIONAL
  • INVESTASI
  • INVESTASI SAHAM
  • KEUANGAN
  • KEUANGAN PRIBADI
  • NASIONAL
  • News

Berita Terbaru

Harga Emas Perhiasan 19 Oktober 2026: Rincian Raja Emas dan Laku Emas

Harga Emas Perhiasan 19 Oktober 2026: Rincian Raja Emas dan Laku Emas

2026-10-20
Harga Emas Antam Naik Tipis Hari Ini 19 Oktober 2026, Cek Rincian Lengkapnya!

Harga Emas Antam Naik Tipis Hari Ini 19 Oktober 2026, Cek Rincian Lengkapnya!

2026-10-20

Copyright - @ 2024 wmhg.org All right Reserved. Keuangan News.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • INVESTASI SAHAM
    • KEUANGAN PRIBADI
  • ANALISIS KEUANGAN

Copyright - @ 2024 wmhg.org All right Reserved. Keuangan News.