• Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Peta Situs
Sabtu, Juli 25, 2026
  • Login
Berita Keuangan Indonesia
  • Home
  • News
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • KEUANGAN PRIBADI
    • INVESTASI SAHAM
  • ANALISIS KEUANGAN
    EORMC dan Persepsi Kepatuhan: Menilai Lebih dari Sekadar Lisensi

    EORMC dan Persepsi Kepatuhan: Menilai Lebih dari Sekadar Lisensi

    Catcrs Upgrade Arsitektur Trading Berlatensi Rendah untuk Eksekusi Frekuensi Tinggi

    Catcrs Upgrade Arsitektur Trading Berlatensi Rendah untuk Eksekusi Frekuensi Tinggi

    Mengamati Catcrs: Dasar Kepatuhan, Mekanisme Transparansi Aset, dan Pembangunan Infrastruktur Trading

    Mengamati Catcrs: Dasar Kepatuhan, Mekanisme Transparansi Aset, dan Pembangunan Infrastruktur Trading

    Truk Impor China Tekan Pasar, Pemerintah Siapkan Aturan Pengetatan

    Truk Impor China Tekan Pasar, Pemerintah Siapkan Aturan Pengetatan

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • KEUANGAN PRIBADI
    • INVESTASI SAHAM
  • ANALISIS KEUANGAN
    EORMC dan Persepsi Kepatuhan: Menilai Lebih dari Sekadar Lisensi

    EORMC dan Persepsi Kepatuhan: Menilai Lebih dari Sekadar Lisensi

    Catcrs Upgrade Arsitektur Trading Berlatensi Rendah untuk Eksekusi Frekuensi Tinggi

    Catcrs Upgrade Arsitektur Trading Berlatensi Rendah untuk Eksekusi Frekuensi Tinggi

    Mengamati Catcrs: Dasar Kepatuhan, Mekanisme Transparansi Aset, dan Pembangunan Infrastruktur Trading

    Mengamati Catcrs: Dasar Kepatuhan, Mekanisme Transparansi Aset, dan Pembangunan Infrastruktur Trading

    Truk Impor China Tekan Pasar, Pemerintah Siapkan Aturan Pengetatan

    Truk Impor China Tekan Pasar, Pemerintah Siapkan Aturan Pengetatan

No Result
View All Result
Berita Keuangan Indonesia
No Result
View All Result

HOME » INVESTASI » Cek Rekomendasi Sahamnya untuk ISAT, EXCL, dan TLKM

Cek Rekomendasi Sahamnya untuk ISAT, EXCL, dan TLKM

Indonesia Financial News by Indonesia Financial News
2024-08-12
0

Cek Rekomendasi Sahamnya untuk ISAT, EXCL, dan TLKM

wmhg.org – JAKARTA. Para emiten telekomunikasi telah merilis kinerja keuangan semester I-2024. Hasilnya, PT Indosat Tbk (ISAT) dan PT XL Axiata Tbk (EXCL) kompak mencetak pertumbuhan top line dan bottom line. 

ISAT membukukan laba periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada entitas induk sebesar Rp 2,73 triliun per Juni 2024. Ini melesat 43,29% secara tahunan atau Year on Year (YoY) dari Rp 1,9 triliun. 

Lonjakan laba bersih itu ditopang oleh kenaikan pendapatan. Selama periode Januari–Juni 2024, pendapatan ISAT tumbuh 13,38% secara tahunan menjadi Rp 27,97 triliun dari Rp 24,67 triliun. 

Presiden Direktur Indosat Vikram Sinha menyampaikan hasil di paruh pertama ini, merupakan hasil dari strategi ISAT yang cermat dalam mendorong kemajuan perusahaan. 

Secara bersamaan, kami meningkatkan fokus pada keunggulan operasional dan efisiensi sehingga memungkinkan ISAT mencatatkan pertumbuhan pendapatan yang kuat, jelasnya belum lama ini. 

Selain itu, Indosat tengah mengakselerasi perjalanan menuju menjadi AI Native TechCo. Vikram bilang, transformasi ini dilakukan untuk mendorong inovasi dan pertumbuhan masa depan. 

  ISAT Chart by TradingView

Sementara itu, EXCL juga berhasil mencetak pertumbuhan laba bersih hingga double digit. Ini sejalan dengan meningkatnya pundi-pundi pendapatan emiten dengan logo biru ini. 

Dari sisi top line, EXCL mengantongi pendapatan sebesar Rp 17,05 triliun atau tumbuh 8,16% YoY di semester I-2024. Pada periode yang sama di 2023, pendapatan EXCL mencapai Rp 15,76 triliun.

Adapun laba yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk EXCL mencapai Rp 1,02 triliun per Juni 2024. Ini tumbuh 57,52% secara tahunan dari Rp 650,68 miliar. 

Dian Siswarini, Presiden Direktur XL Axiata menuturkan salah satu kunci pertumbuhan XL Axiata adalah personalisasi penawaran dan layanan. Strategi ini bakal diterapkan sepanjang 2024. 

Hasil dari penerapan strategi berbasis digital melalui data analytics juga memungkinkan XL Axiata berinvestasi di area yang bernilai tinggi dan membangun jaringan, katanya. 

Selain itu, lanjut Dian, EXCL juga meningkatkan penerapan teknologi artificial intelligence (AI) untuk membuka peluang-peluang baru dalam ruang lingkup industri telekomunikasi yang sangat dinamis. 

Namun PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) mencatatkan penurunan laba bersih karena meningkatnya sejumlah pos beban. Padahal, pendapatan TLKM masih mencetak pertumbuhan. 

Emiten pelat merah ini berhasil  berhasil meraup pendapatan sebesar Rp 75,29 triliun per 30 Juni 2024 atau tumbuh 2,47% YoY. Pada periode yang sama di 2023, laba bersih TLKM hanya Rp 73,47 triliun. 

Penurunan ini salah satunya disebabkan oleh meningkatnya beberapa pos beban. Seperti beban operasi, pemeliharaan dan jasa telekomunikasi yang naik dari Rp 19,17 triliun menjadi Rp 19,46 triliun. 

Kemudian pos beban penyusutan dan amortisasi juga naik 1,13% YoY menjadi Rp 16,12 triliun. Beban karyawan Telkom juga naik dari Rp 7,84 triliun menjadi Rp 9,48 triliun. 

Dus, laba periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk Telkom mencapai Rp 11,76 triliun di semester I-2024. Ini turun 7,80% YoY dari Rp 12,75 triliun. 

Direktur Utama Ririek Adriansyah menjelaskan di semester I-2024, Telkom melaksanakan program Pensiun Dini yang berdampak pada peningkatan biaya personal Perseroan dalam jangka pendek. 

Diharapkan Telkom akan menjadi perusahaan yang lebih ramping dan meningkatkan talenta digital, sehingga akan berdampak positif pada efisiensi dan produktivitas, ucapnya. 

Head of Customer Literation and Education Kiwoom Sekuritas Oktavianus Audi mencermati adanya penurunan Average Revenue Per User (ARPU) yang disebabkan oleh melemahnya daya beli masyarakat. 

Bukan faktor kompetisi karena belum terkonfirmasi, tetapi untuk saat ini memang lebih disebabkan daya beli yang mengkhawatirkan, jelas Audi, Sabtu (10/8).

Saham pilihan Kiwoom Sekuritas jatuh pada TLKM dengan target harga di Rp 3.500 dan EXCL di Rp 2.700. Hingga akhir perdagangan Jumat (9/8), EXCL parkir di level Rp 2.160 saham dan TLKM di Rp 2.830. 

Indonesia Financial News

Indonesia Financial News

Next Post
Dapatkan Kopi Kekinian Gratis dengan Buka Tabungan Lewat Digital CS BRI, Grab it Fast!

Dapatkan Kopi Kekinian Gratis dengan Buka Tabungan Lewat Digital CS BRI, Grab it Fast!

  • POPULER
  • TOPIK POPULER
  • TERBARU
Indonesia-China Perluas Kerja Sama Energi hingga Makanan, Nilainya Rp 35,8 Triliun

Indonesia-China Perluas Kerja Sama Energi hingga Makanan, Nilainya Rp 35,8 Triliun

2026-07-24
Ma.ja Watch, UMKM Binaan BRI yang Angkat Jam Tangan Kayu Khas Indonesia ke Panggung Internasional

Ma.ja Watch, UMKM Binaan BRI yang Angkat Jam Tangan Kayu Khas Indonesia ke Panggung Internasional

2026-02-09
Donald Trump Bakal Kenakan Tarif Baru terhadap 60 Negara

Donald Trump Bakal Kenakan Tarif Baru terhadap 60 Negara

2026-07-25
Produsen Alat Kelistrikan Lokal Akui Tak Bisa Bersaing di KEK, Purbaya Bakal Ubah Aturan

Produsen Alat Kelistrikan Lokal Akui Tak Bisa Bersaing di KEK, Purbaya Bakal Ubah Aturan

2026-07-25
Energi Mega Persada Bayar Utang dengan Konversi Saham

Energi Mega Persada Bayar Utang dengan Konversi Saham

Pasokan Meningkat Tingkat Okupansi Perkantoran Turun 2017

Pasokan Meningkat Tingkat Okupansi Perkantoran Turun 2017

Kenaikan Harga Minyak Mulai Bayangi Investor, IHSG Terkoreksi

Kenaikan Harga Minyak Mulai Bayangi Investor, IHSG Terkoreksi

Harga Minyak Membumbung, Saham Migas Diburu Investor

Harga Minyak Membumbung, Saham Migas Diburu Investor

Harga Emas 24 Karat 22 Juli 2026: Cek Antam, Pegadaian, dan Hartadinata Abadi

Harga Emas 24 Karat 22 Juli 2026: Cek Antam, Pegadaian, dan Hartadinata Abadi

2026-07-25
Ekonom Prediksi Bank Indonesia Masih Pertahankan BI Rate

Ekonom Prediksi Bank Indonesia Masih Pertahankan BI Rate

2026-07-25
Bank Indonesia Tahan BI Rate di Level 5,75%

Bank Indonesia Tahan BI Rate di Level 5,75%

2026-07-25
Alasan Bank Indonesia Tahan BI Rate di 5,75%

Alasan Bank Indonesia Tahan BI Rate di 5,75%

2026-07-25

TERPOPULER

  • EKONOMI
  • CRYPTO
Harga Kripto 24 Juli 2026: Bitcoin Tertekan, Dogecoin Memimpin Koreksi

Harga Kripto 24 Juli 2026: Bitcoin Tertekan, Dogecoin Memimpin Koreksi

2026-07-25
0
Laporan NCA: Industri Kripto Sumbang Rp 989,5 Triliun ke Ekonomi Amerika Serikat

Laporan NCA: Industri Kripto Sumbang Rp 989,5 Triliun ke Ekonomi Amerika Serikat

2026-07-25
0
Akun CEO Robinhood Diretas, Begini Kronologinya

Akun CEO Robinhood Diretas, Begini Kronologinya

2026-07-25
0
Harga Bitcoin Betah di Rp 1,17 Miliar Saat Saham Teknologi AS Melemah

Harga Bitcoin Betah di Rp 1,17 Miliar Saat Saham Teknologi AS Melemah

2026-07-25
0
MoonPay Gandeng Discover Network untuk Transaksi Kripto di AS

MoonPay Gandeng Discover Network untuk Transaksi Kripto di AS

2026-07-25
0
Load More
Berita Keuangan Indonesia

Kita menggunakan cookies untuk membuat website ini lebih baik. Info Selengkapnya!

WMHG INDONESIA

Lkuti Kami

Jelajahi berdasarkan Kategori

  • ANALISIS KEUANGAN
  • BISNIS
  • BLOCKCHAIN
  • CRYPTO
  • EKONOMI
  • INTERNASIONAL
  • INVESTASI
  • INVESTASI SAHAM
  • KEUANGAN
  • KEUANGAN PRIBADI
  • NASIONAL
  • News

Berita Terbaru

Harga Emas 24 Karat 22 Juli 2026: Cek Antam, Pegadaian, dan Hartadinata Abadi

Harga Emas 24 Karat 22 Juli 2026: Cek Antam, Pegadaian, dan Hartadinata Abadi

2026-07-25
Ekonom Prediksi Bank Indonesia Masih Pertahankan BI Rate

Ekonom Prediksi Bank Indonesia Masih Pertahankan BI Rate

2026-07-25

Copyright - @ 2024 wmhg.org All right Reserved. Keuangan News.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • INVESTASI SAHAM
    • KEUANGAN PRIBADI
  • ANALISIS KEUANGAN

Copyright - @ 2024 wmhg.org All right Reserved. Keuangan News.