wmhg.org – JAKARTA. Indeks saham Australia naik ke rekor tertinggi pada hari Jumat (31/1), seiring kenaikan saham pertambangan, energi, dan emas karena harga komoditas dasar yang kuat. Sementara taruhan penurunan suku bunga paling cepat bulan depan juga membuat sentimen pasar tetap optimistis.
Indeks S&P/ASX 200 naik 0,5% pada 8.544,8, pada pukul 06.45 WIB hari ini (31/1), setelah naik ke rekor level 8.544,0 di awal sesi.
Indeks acuan telah naik sekitar 1,8% sejauh minggu ini, menuju kenaikan mingguan keempat berturut-turut. Laporan inflasi yang secara mengejutkan lemah pada hari Rabu membuka pintu bagi penurunan suku bunga jangka pendek.
Untuk bulan ini, indeks saham Australia telah naik 4,9%, yang merupakan kenaikan terbaiknya sejak Desember 2023.
Indeks saham pertambangan naik sebanyak 1,6% pada hari Jumat dan bersiap untuk sesi kenaikan kedua berturut-turut. Harga saham BHP Group, Rio Tinto, dan Fortescue naik antara 1% dan 1,7%.
Saham emas melonjak sebanyak 2,5% ke level tertinggi sejak 20 Oktober, setelah harga emas batangan mencapai rekor tertinggi semalam. Investor berbondong-bondong ke aset safe haven karena ancaman tarif Amerika Serikat (AS) yang paling cepat berlaku esok, Sabtu (1/2).
Harga saham pertambangan emas Northern Star Resources dan Evolution Mining masing-masing naik 2,2% dan 1,6%.
Saham energi naik sebanyak 0,8% dan menuju sesi kenaikan ketiga berturut-turut. Penguatan saham energi disokong harga minyak global yang naik tipis. Harga minyak mentah Brent berjangka naik 0,61% menjadi US$ 77,05 per barel.
Sektor utama Woodside Energy naik sebanyak 0,7%. Sementara harga saham Origin Energy turun 4,3% setelah perusahaan tersebut menandai penurunan produksi dari Australia Pacific LNG (APLNG) pada tahun 2025.
Sektor keuangan naik tipis 0,3%.
Semalam, Dow Jones Industrial Average AS naik 0,38%, S&P 500 naik 0,53% dan Nasdaq naik 0,25%.
Indeks acuan S&P/NZX 50 Selandia Baru naik tipis 0,1% menjadi 12.940,71.
/2019/08/05/1615535358.jpg)
/2026/06/04/605781479.jpg)
/2025/03/02/139327218.jpg)
/2026/05/21/1815365879.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9375105/original/017606400_1792128740-WhatsApp_Image_2026-10-16_at_12.29.12.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9371761/original/067679800_1791804950-AP26285357585394.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9335407/original/039435200_1787980763-Screenshot__1009_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9373627/original/080836600_1791970763-IMG_3474.jpeg)




:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4723188/original/034031500_1705921925-fotor-ai-20240122181144.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3172730/original/061289100_1594117388-20200707-Harga-Emas-Pegadaian-Naik-Rp-4.000-5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3975025/original/099793100_1648205102-20220325-Harga-emas-pegadaian-naik-ANGGA-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3192689/original/010053900_1595929323-20200728-Harga-Emas-Tembus-Rp-1-Juta-per-Gram-4.jpg)
:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-gray-landscape-new.png,1180,20,0)/kly-media-production/medias/1937644/original/001119200_1519626925-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9313338/original/051092900_1785634551-ChatGPT_Image_Aug_2__2026__08_35_29_AM.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4816484/original/039630500_1714383627-fotor-ai-2024042913407.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5119143/original/000941200_1738566772-XRP_illustration_alternative.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4816480/original/079795300_1714383491-fotor-ai-2024042913369.jpg)