• Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Peta Situs
Minggu, Oktober 4, 2026
  • Login
Berita Keuangan Indonesia
  • Home
  • News
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • KEUANGAN PRIBADI
    • INVESTASI SAHAM
  • ANALISIS KEUANGAN
    Harga Pertamax dan Pertamax Green Naik Mulai Hari Ini (10/6), Simak Rincian Harganya

    Harga Pertamax dan Pertamax Green Naik Mulai Hari Ini (10/6), Simak Rincian Harganya

    Kebut Ekspansi Data Center, Digital Edge Targetkan CGK1 Beroperasi Kuartal IV-2026

    Kebut Ekspansi Data Center, Digital Edge Targetkan CGK1 Beroperasi Kuartal IV-2026

    Ciputra Group Sebut Pasar Properti di Cirebon Masih Positif

    Ciputra Group Sebut Pasar Properti di Cirebon Masih Positif

    Intraco Penta Relaksasi RKAB Batu Bara Jadi Angin Segar bagi Industri Alat Berat

    Intraco Penta Relaksasi RKAB Batu Bara Jadi Angin Segar bagi Industri Alat Berat

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • KEUANGAN PRIBADI
    • INVESTASI SAHAM
  • ANALISIS KEUANGAN
    Harga Pertamax dan Pertamax Green Naik Mulai Hari Ini (10/6), Simak Rincian Harganya

    Harga Pertamax dan Pertamax Green Naik Mulai Hari Ini (10/6), Simak Rincian Harganya

    Kebut Ekspansi Data Center, Digital Edge Targetkan CGK1 Beroperasi Kuartal IV-2026

    Kebut Ekspansi Data Center, Digital Edge Targetkan CGK1 Beroperasi Kuartal IV-2026

    Ciputra Group Sebut Pasar Properti di Cirebon Masih Positif

    Ciputra Group Sebut Pasar Properti di Cirebon Masih Positif

    Intraco Penta Relaksasi RKAB Batu Bara Jadi Angin Segar bagi Industri Alat Berat

    Intraco Penta Relaksasi RKAB Batu Bara Jadi Angin Segar bagi Industri Alat Berat

No Result
View All Result
Berita Keuangan Indonesia
No Result
View All Result

HOME » INVESTASI » Begini Rekomendasi Saham dan Prospek Kinerja Emiten Semen di Tahun 2025

Begini Rekomendasi Saham dan Prospek Kinerja Emiten Semen di Tahun 2025

Indonesia Financial News by Indonesia Financial News
2025-01-03
0

Begini Rekomendasi Saham dan Prospek Kinerja Emiten Semen di Tahun 2025

wmhg.org – JAKARTA. Kinerja emiten semen diperkirakan masih belum akan kokoh di tahun 2025 lantaran masih dibayangi kelebihan pasokan alias oversupply di pasar dalam negeri.

Presiden Direktur PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) Christian Kartawijaya mengatakan, tantangan di industri semen masih berat di tahun 2025. Hal tersebut disebabkan masih berlangsungnya transisi pemerintahan baru.

Christian pun memperkirakan, pertumbuhan kinerja industri semen ada di sekitar 2%-3% di tahun depan.

Namun, jika program tiga juta rumah yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto bisa dikerjakan lebih awal, tidak mustahil jika pertumbuhan kinerja industri semen bisa di atas 5% pada tahun depan. 

“Pertumbuhan itu jadi sejalan dengan PDB Indonesia. Per satu rumah itu butuh sekitar 2,5 juta -2,7 juta ton semen. Jika ada 3 juta rumah, berarti butuh 6,7 juta ton,” ujarnya saat ditemui Kontan beberapa waktu lalu. 

Selain itu, INTP juga optimistis dengan permintaan semen dari kelanjutan pembangunan infrastruktur di tahun depan, termasuk dari proyek IKN. 

“Pembangunan MRT dan LRT di Jabodetabek juga bisa meningkatkan permintaan semen. Selain itu, sejumlah bangunan data center dan pabrik juga masih berlangsung,” paparnya.

Baru-baru ini, INTP juga mengakuisisi 50% saham PT Samudra Harmoni Prakarsa. Aksi korporasi itu dilakukan INTP melalui anak usahanya, PT Bahana Indonor.

INTP melakukan penandatanganan Akta Jual Beli Saham untuk 56.000 saham Samudra Harmoni Prakarsa. Jumlah itu setara dengan 50% dari modal ditempatkan dan disetor dalam Samudra Harmoni Prakarsa oleh Bahana Indonor.

Sekretaris Perusahaan INTP Dani Handajani mengatakan, nilai transaksi jual beli saham Samudra Harmoni Prakarsa tersebut sebesar Rp 47,25 miliar. 

“Alasan transaksi adalah dalam rangka kerja sama pengelolaan dan pengoperasian Kapal MV Harmoni 1 untuk pengangkutan klinker, batu bara, atau kargo lainnya,” ujarnya dalam keterbukaan informasi di laman resmi INTP, Senin (30/12/2024).

Research Analyst Phintraco Sekuritas, Aditya Prayoga melihat, kinerja emiten sektor semen sepanjang tahun 2024 masih dihadapkan oleh kondisi oversupply yang terjadi di pasar. Akibatnya, kinerja emiten-emiten besar semen menjadi kurang memuaskan. 

Meskipun sektor ini mengalami tantangan dari sisi pasokan yang berlebih, permintaan terhadap semen curah (bulk cement) masih menunjukkan perkembangan yang positif. 

Permintaan atas bulk itu khususnya dari Jakarta dan sekitarnya serta Jawa Barat. Hal ini didorong oleh percepatan proyek-proyek infrastruktur seperti MRT, LRT, dan jalan tol. 

Permintaan untuk semen juga terangkat oleh pembangunan gudang, pabrik, dan perumahan di kawasan-kawasan baru di luar Jakarta.

“Kondisi itu turut menopang kinerja sektor semen di kala permintaan terhadap semen kantong mengalami penurunan,” ujarnya kepada Kontan, Kamis (2/1).

Aditya melihat, kinerja emiten semen masih akan terhambat di tahun 2025 lantaran kondisi oversupply yang belum selesai.

Di sisi lain, daya beli masyarakat yang belum pulih sepenuhnya dan masih tingginya ketidakpastian ekonomi global, akan terus menekan permintaan terhadap semen kantong. 

Sebab, proyek-proyek perumahan kecil dan renovasi cenderung lebih sensitif terhadap kondisi ekonomi dan fluktuasi harga. 

“Dengan daya beli yang terbatas, konsumen dan pengembang properti mungkin akan menunda atau mengurangi volume proyek mereka, sehingga kondisi ini akan semakin memperburuk permintaan terhadap semen kantong,” ungkapnya.

Namun, terdapat harapan untuk emiten semen dari beberapa agenda yang akan dijalankan pemerintah. 

Misalnya, rencana pemerintah untuk membangun 3 juta rumah pada 2025 yang diharapkan dapat menjadi katalisator bagi sektor semen. 

“Proyek-proyek strategis, seperti kelanjutan pembangunan IKN dan program-program strategis nasional lainnya, diharapkan dapat meningkatkan konsumsi semen domestik dan membantu meredakan tekanan oversupply,” paparnya.

Aditya pun merekomendasikan beli untuk INTP dengan target harga Rp 8.100 per saham.

“Risiko-risiko utama termasuk daya beli yang lemah dan penurunan atau penundaan proyek-proyek infrastruktur domestik,” katanya.

Analis Kiwoom Sekuritas Indonesia, Miftahul Khaer mengatakan, hingga akhir 2024, kinerja emiten semen kemungkinan masih terbebani oleh kondisi oversupply di pasar domestik dan tekanan dari tingginya biaya operasional, terutama akibat harga energi. 

Namun, beberapa emiten, seperti PT Semen Indonesia Tbk (SMGR) masih diunggulkan berkat penguasaan pasar dan efisiensi operasionalnya. 

Selain itu, akuisisi strategis oleh INTP juga menjadi salah satu langkah untuk menekan biaya logistik. 

“Sentimen utama yang memengaruhi tahun lalu adalah perlambatan pembangunan infrastruktur dan permintaan sektor properti yang belum pulih sepenuhnya,” ujarnya kepada Kontan, Kamis (2/1).

Miftahul melihat, prospek kinerja emiten semen di 2025 tetap menantang. Permintaan dari sektor properti dan infrastruktur akan sangat bergantung pada realisasi anggaran pemerintah serta tren suku bunga. 

Langkah INTP untuk mengakuisisi PT Samudera Harmoni Prakasa dapat menjadi salah satu strategi efisiensi biaya logistik. Namun, kontribusinya terhadap profitabilitas mungkin baru terasa dalam jangka panjang. 

Sentimen positif untuk sektor semen di tahun ini adalah potensi peningkatan aktivitas infrastruktur. Sementara, sentimen negatif adalah persaingan harga, kondisi oversupply, dan ketidakpastian anggaran. 

“SMGR dan INTP masih tetap menjadi pemain unggulan di tahun ini,” ungkapnya.

Meskipun begitu, untuk saat ini Khaer masih merekomendasikan wait and see untuk emiten sektor semen.

Sementara itu, Founder Stocknow.id Hendra Wardana mengatakan, kinerja industri semen masih akan menghadapi tantangan di tahun 2025.

Salah satunya adalah tekanan akibat kebijakan pemerintah di bawah Presiden Prabowo Subianto yang lebih fokus pada efisiensi anggaran infrastruktur.

“Penurunan permintaan semen untuk proyek-proyek besar juga berpotensi menghambat pertumbuhan, sementara oversupply terus membayangi pasar domestik,” ujarnya kepada Kontan, Kamis (2/1).

Hendra merekomendasikan buy on weakness untuk INTP di level Rp 7.100 per saham, karena valuasi saham di level ini cukup menarik dengan potensi kenaikan harga hingga Rp 8.400 per saham.

Salah satu sentimen positif pendorong kinerja INTP di tahun ini adalah efisiensi biaya dari akuisisi SHP, penurunan harga batubara, dan peluang ekspor perseroan yang lebih besar.

“Meskipun tantangan tetap ada, langkah strategis INTP melalui akuisisi ini memberikan sinyal positif untuk mempertahankan daya saing di tengah tekanan industri yang berat,” katanya.

Indonesia Financial News

Indonesia Financial News

Next Post
Catcrs 2024: Membangun Kembali Kepercayaan Pengguna di Era Multi-Chain

Catcrs 2024: Membangun Kembali Kepercayaan Pengguna di Era Multi-Chain

  • POPULER
  • TOPIK POPULER
  • TERBARU
Gandeng AIA, BCA Luncurkan Proteksi Warisan Nasabah Premium

Gandeng AIA, BCA Luncurkan Proteksi Warisan Nasabah Premium

2026-10-03
IHSG Dibuka Anjlok Lebih 1% ke 7.207,03 pada Senin (5/8), Ikut Jejak Bursa Regional

IHSG Dibuka Anjlok Lebih 1% ke 7.207,03 pada Senin (5/8), Ikut Jejak Bursa Regional

2024-08-05
Simak Prospek Kinerja dan Rekomendasi Saham untuk Emiten CPO

Simak Prospek Kinerja dan Rekomendasi Saham untuk Emiten CPO

2024-08-05
IHSG Menguat ke 7.343 di Sesi I Selasa (13/8), ISAT, MAPI, SMGR Top Gainers LQ45

IHSG Menguat ke 7.343 di Sesi I Selasa (13/8), ISAT, MAPI, SMGR Top Gainers LQ45

2024-08-13
Energi Mega Persada Bayar Utang dengan Konversi Saham

Energi Mega Persada Bayar Utang dengan Konversi Saham

Pasokan Meningkat Tingkat Okupansi Perkantoran Turun 2017

Pasokan Meningkat Tingkat Okupansi Perkantoran Turun 2017

Kenaikan Harga Minyak Mulai Bayangi Investor, IHSG Terkoreksi

Kenaikan Harga Minyak Mulai Bayangi Investor, IHSG Terkoreksi

Harga Minyak Membumbung, Saham Migas Diburu Investor

Harga Minyak Membumbung, Saham Migas Diburu Investor

Harga Emas Hari Ini Menguat di Tengah Kenaikan Imbal Hasil Obligasi AS

Harga Emas Hari Ini Menguat di Tengah Kenaikan Imbal Hasil Obligasi AS

2026-10-03
Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Merosot Rp 5.000, Cek Rincian di Sini

Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Merosot Rp 5.000, Cek Rincian di Sini

2026-10-03
Update Harga Emas Pegadaian Hari Ini 2 Oktober 2026

Update Harga Emas Pegadaian Hari Ini 2 Oktober 2026

2026-10-03
Rincian Harga Emas Perhiasan 2 Oktober 2026 dan Tips Mudah Cek Keasliannya

Rincian Harga Emas Perhiasan 2 Oktober 2026 dan Tips Mudah Cek Keasliannya

2026-10-03

TERPOPULER

  • EKONOMI
  • CRYPTO
Ondo Finance Gandeng Kakaopay Securities, Dorong Tokenisasi Saham Korea

Ondo Finance Gandeng Kakaopay Securities, Dorong Tokenisasi Saham Korea

2026-10-03
0
Harga Kripto 2 Oktober 2026: Bitcoin Menghijau, Zcash Memimpin Koreksi

Harga Kripto 2 Oktober 2026: Bitcoin Menghijau, Zcash Memimpin Koreksi

2026-10-03
0
Indonesia Masuk 15 Besar Adopsi Kripto Global, Ekosistem Digital Punya Basis Kuat

Indonesia Masuk 15 Besar Adopsi Kripto Global, Ekosistem Digital Punya Basis Kuat

2026-10-03
0
Hacker Kuras Rp 22,54 Triliun dari Pasar Kripto dalam 3 Bulan

Hacker Kuras Rp 22,54 Triliun dari Pasar Kripto dalam 3 Bulan

2026-10-03
0
Curi Bitcoin, Mantan Petugas NCA Harus Kembalikan Rp 42,50 Miliar

Curi Bitcoin, Mantan Petugas NCA Harus Kembalikan Rp 42,50 Miliar

2026-10-03
0
Load More
Berita Keuangan Indonesia

Kita menggunakan cookies untuk membuat website ini lebih baik. Info Selengkapnya!

WMHG INDONESIA

Lkuti Kami

Jelajahi berdasarkan Kategori

  • ANALISIS KEUANGAN
  • BISNIS
  • BLOCKCHAIN
  • CRYPTO
  • EKONOMI
  • INTERNASIONAL
  • INVESTASI
  • INVESTASI SAHAM
  • KEUANGAN
  • KEUANGAN PRIBADI
  • NASIONAL
  • News

Berita Terbaru

Harga Emas Hari Ini Menguat di Tengah Kenaikan Imbal Hasil Obligasi AS

Harga Emas Hari Ini Menguat di Tengah Kenaikan Imbal Hasil Obligasi AS

2026-10-03
Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Merosot Rp 5.000, Cek Rincian di Sini

Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Merosot Rp 5.000, Cek Rincian di Sini

2026-10-03

Copyright - @ 2024 wmhg.org All right Reserved. Keuangan News.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • INVESTASI SAHAM
    • KEUANGAN PRIBADI
  • ANALISIS KEUANGAN

Copyright - @ 2024 wmhg.org All right Reserved. Keuangan News.