Jakarta – Jumlah minimarket di Vietnam diperkirakan melonjak hingga 30.000 gerai pada 2030 atau naik tiga kali lipat dibandingkan kondisi saat ini yang berkisar di angka 10.000 toko. Pertumbuhan pesat ini terdorong oleh meningkatnya kebutuhan konsumen akan tempat berbelanja yang praktis, dekat dengan hunian, serta selaras dengan pergeseran gaya hidup masyarakat perkotaan.
Ketua Tim Ahli Pasar di Business Studies and Assistance Center (BSA), Chinh Lê, menyampaikan proyeksi tersebut dalam diskusi perayaan 30 tahun program Vietnam High-Quality Goods.
BACA JUGA:China Resmikan Pangkalan Udara Bersama di Laos meski Belum Rampung
BACA JUGA:Airlangga Bongkar Cara Ekonomi Vietnam Lebih Ngebut dari Indonesia
Laju pembukaan minimarket baru yang sebelumnya rata-rata lima gerai per hari, kini melonjak hingga 10 toko per hari, ujar Chinh Lê seperti dikutip dari VnExpress, Jumat (16/10/2026). Ia memproyeksikan laju pertumbuhan kanal ritel ini akan bertahan stabil di atas 20 persen per tahun.
Minimarket pertama di Vietnam sejatinya telah hadir di Ho Chi Minh City sejak awal 1990-an. Kini, format ritel tersebut kian berjamur lantaran konsumen lebih menyukai belanja kebutuhan harian secara ringkas tanpa harus melakukan pembelian besar secara sekaligus. Banyak warga perkotaan memanfaatkan waktu pulang kerja pada pukul 17.00 hingga 21.00 waktu setempat untuk berbelanja harian.
Perubahan perilaku ini juga dipicu oleh keinginan rumah tangga untuk menekan pemborosan bahan makanan segar hingga 20 persen di lemari pendingin. Alhasil, kebiasaan menumpuk pasokan makanan dan berbelanja berkala di supermarket berukuran besar mulai ditinggalkan.
Hasil survei daring Q&Me di Ho Chi Minh City dan Hanoi mencatat sebanyak 81 persen responden memilih minimarket dan toko serba ada lantaran lokasinya yang dekat dari tempat tinggal maupun kantor. Sementara itu, 28 persen responden mengemukakan fleksibilitas jam operasional sebagai alasan utama.
/2019/08/05/1615535358.jpg)
/2026/06/04/605781479.jpg)
/2025/03/02/139327218.jpg)
/2026/05/21/1815365879.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9375526/original/067523700_1792153034-WhatsApp_Image_2026-10-16_at_19.04.35.jpeg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9371919/original/008702900_1791854435-000_D2Z484J.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9371761/original/067679800_1791804950-AP26285357585394.jpg)




:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9374949/original/074571300_1792114740-Gerai_Koperasi_DesaKelurahan_Merah_Putih__KDKMP__Meruya_Selatan-16_Oktober_2026b.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4630618/original/056659000_1698749991-20231031-Rupiah-Menguat-Angga-2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9375456/original/092078500_1792147400-Wakil_Ketua_DPR_Sufmi_Dasco_Ahmad-16_Oktober_2026c.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9373785/original/071491900_1791981861-Menteri_ESDM_Bahlil_Lahadalia-14_Oktober_2026a.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9298937/original/083194800_1784187585-IMG_1980.jpeg)