Jakarta – Penetapan formulasi kenaikan upah minimum (UM) untuk tahun 2027 dipastikan masih menunggu payung hukum baru. Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), Yassierli mengungkapkan bahwa acuan regulasinya akan menginduk pada Rancangan Undang-Undang (RUU) Pelindungan Ketenagakerjaan.
Formulasi nanti tergantung dari hasil yang tertulis pada RUU Pelindungan Ketenagakerjaan. Nanti basisnya dari situ, nanti kemudian baru kita lihat bersama implikasinya kepada regulasi yang sudah ada seperti apa, kata Menaker saat ditemui di Jakarta, dikutip dari Antara, Jumat, 18 September 2026.
BACA JUGA:Menaker Buka Suara soal Tuntutan UMP 2027 Naik 9,5%
BACA JUGA:Buruh Usul Upah Minimum 2027 Naik 9,5%, Ini Alasannya
BACA JUGA:Punya Gaji UMP, Lebih Baik Kontrak atau Ambil KPR?
BACA JUGA:Apa Itu Desil dan Arti Desil 1 hingga 10?
Yassierli menjelaskan, aturan dalam RUU tersebut bakal menjadi landasan utama kalkulasi kenaikan upah minimum, termasuk bagaimana faktor penentu seperti tingkat inflasi dihitung.
Makanya nanti kita lihat di undang-undang sejauh mana formulasi itu diatur, baru kita basisnya ke sana (penghitungan inflasi), kata Yassierli.
Pemerintah bersama DPR RI terus membuka diri terhadap masukan publik dalam perancangan RUU yang ditargetkan selesai pada Oktober mendatang.
Jadi sekarang kita fokus ke RUU Pelindungan Ketenagakerjaan. Jadi kalau ada stakeholders, apakah itu dari buruh, dari industri yang menyampaikan aspirasi, ya kita tampung, ujar Yassierli.
Artikel Menaker Buka Suara soal Tuntutan UMP 2027 Naik 9,5% menyita perhatian pembaca di Kanal Bisnis www.wmhg.org. Ingin tahu artikel terpopuler lainnya di Kanal Bisnis www.wmhg.org? Berikut tiga artikel terpopuler di Kanal Bisnis www.wmhg.org yang dirangkum Sabtu, (19/9/2026):
/2025/03/12/2032046700.jpg)
/2026/02/06/207953114.jpg)
/2026/05/28/2118329005.jpg)
/2025/11/11/1134285673.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9350512/original/085656600_1789620021-greg-brockman-jan-2026-1280x853.webp)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9349514/original/042048300_1789531576-ChatGPT_Image_Sep_16__2026__11_05_46_AM.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9344377/original/073276600_1788944053-email-attachment_2026_09_09_immanuel-christian_sarjito-kejar-pojk-bursa-mineral-terbit-17-september-2026-bmks-mulai-bertahap_IMG_6966.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5103467/original/057047800_1737457741-20250121-Jaga_Inflasi-ANG_3.jpg)




:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3324618/original/083189900_1608026626-20201215-Harga-emas-terus-turun-ANGGA-3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4881567/original/061423100_1719967228-fotor-ai-2024070373734.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4805342/original/023824600_1713432003-20240418-Kenaikan_Harga_Emas-HER_4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5503192/original/043845100_1771117102-AP8532651028948049.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4816483/original/040342400_1714383611-fotor-ai-20240429134010.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4965038/original/026893400_1728530562-000_329D4LB.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9352128/original/001744500_1789729837-IMG_20260918_180755.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5302025/original/025418900_1753969652-Gemini_Generated_Image_pok85upok85upok8.jpg)