Jakarta – Harga perak dunia kembali melemah pada awal perdagangan pekan ini, memperpanjang tekanan setelah aksi jual besar yang mengguncang pasar pada akhir pekan lalu. Logam mulia ini masih berada dalam fase volatil seiring perubahan sentimen global dan penguatan dolar Amerika Serikat (AS).
Mengutip CNBC, Selasa (3/1/2026), harga perak spot tercatat turun lebih dari 6% dan diperdagangkan di kisaran USD 78,86 per ons. Tekanan tersebut muncul setelah kontrak berjangka perak anjlok tajam hingga 28% pada Jumat lalu, yang menjadi penurunan harian terdalam sejak Maret 1980.
BACA JUGA:Harga Emas 24 Karat Hari Ini 4 Februari 2026 di Antam, Pegadaian hingga Hartadinata
BACA JUGA:Harga Emas Perhiasan Hari Ini 4 Februari 2026: Update Terbaru dari 9 Karat hingga 24 Karat
BACA JUGA:Harga Emas Batangan 24 Karat Hari Ini 3 Februari 2026: Update Terbaru Antam, UBS, dan Pegadaian
BACA JUGA:Harga Perak Antam 3 Februari 2026 Anjlok Rp 600, Dipicu Tekanan Pasar Global
Meski demikian, kontrak berjangka perak sempat rebound sekitar 2% ke level USD 80,11 per ons.
Gejolak harga perak juga dipengaruhi kebijakan terbaru CME Group yang menaikkan persyaratan margin pasca aksi jual tajam. Margin kontrak berjangka perak COMEX berukuran 5.000 ons dinaikkan menjadi 15% dari sebelumnya 11%.
Langkah ini dinilai menambah tekanan jangka pendek, terutama bagi pelaku pasar yang mengandalkan leverage tinggi.
Perubahan arah pasar logam mulia terjadi ketika ekspektasi penurunan suku bunga AS berbenturan dengan dinamika baru di internal Federal Reserve. Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan pencalonan mantan Gubernur The Fed, Kevin Warsh, sebagai pengganti Jerome Powell yang masa jabatannya berakhir Mei mendatang.
Artikel Harga Perak Masih Anjlok Usai Aksi Jual Terbesar Sejak 1980 menyita perhatian pembaca di Kanal Bisnis www.wmhg.org. Ingin tahu artikel terpopuler lainnya di Kanal Bisnis www.wmhg.org? Berikut tiga artikel terpopuler di Kanal Bisnis www.wmhg.org yang dirangkum pada Rabu, (4/2/2026):
/2025/05/19/1112555752.jpg)
/2024/11/19/1980708735.jpg)
/2025/11/20/1009169445.jpg)
/2017/02/23/128702336.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5472846/original/096950000_1768378113-Menteri_Keuangan_Purbaya_Yudhi_Sadewa-14_Januari_2026-1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4762235/original/073818300_1709618185-fotor-ai-20240305125544.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5521473/original/088352000_1772690843-Foto_Ilustrasi_DBS.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4816480/original/079795300_1714383491-fotor-ai-2024042913369.jpg)




:strip_icc()/kly-media-production/medias/5530878/original/047888800_1773498450-WhatsApp_Image_2026-03-13_at_17.25.54.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/1043408/original/005104300_1446622303-20151104-OJK-AY-2.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3029352/original/041405400_1579686482-20200122-Penguatan-Rupiah-5.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5530544/original/008599000_1773459278-WhatsApp_Image_2026-03-14_at_09.02.00.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5530784/original/022558300_1773477796-publikasi_1773470106_69b5019a20dc1.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5522304/original/046186800_1772753122-Untitled.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4992086/original/041220700_1730810535-IMG-20241105-WA0119.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3410990/original/017708200_1616657084-businessman-with-online-marketing_53876-94857.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5530807/original/048687300_1773481617-Hinako_Village_Taiwan.jpg)