Jakarta – PT Hutama Karya (Persero) melaksanakan penanganan tanggap darurat bencana banjir dan longsor di sejumlah ruas jalan nasional di Provinsi Sumatra yang dipercayakan oleh Kementerian Pekerjaan Umum (PU).
Penanganan ini dilakukan untuk membuka kembali akses jalan yang terdampak sekaligus memastikan konektivitas antarwilayah tetap terjaga demi kelancaran aktivitas masyarakat.
BACA JUGA:Banjir dan Angin Kencang Melanda 4 Kabupaten di NTB, Sejumlah Rumah Warga Porak-poranda
BACA JUGA:Gubernur Jateng Belum Tetapkan Status Darurat Bencana Meski Banjir dan Longsor Meluas, Ini Alasannya
BACA JUGA:Pantura Lumpuh Diterjang Banjir, Macet di Pati Mengular 3 Kilometer
Executive Vice President Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, Mardiansyah, menyampaikan bahwa percepatan penanganan menjadi prioritas dalam kondisi darurat.
“Dalam situasi darurat, Kementerian PU bergerak cepat bersama Hutama Karya untuk mengambil mobilisasi personil dan peralatan ke lokasi terdampak untuk membuka kembali akses jalan. Langkah ini dilakukan agar mobilitas masyarakat dan distribusi logistik dapat kembali berjalan secara bertahap,” ujarnya, Senin (12/1/2026).
Tercatat, aksi cepat tanggap Kementerian PU bersama Hutama Karya telah berjalan sejak awal Desember 2025 yang masih berlangsung hingga saat ini untuk membantu warga terdampak agar dapat beraktivitas normal kembali.
Fokus Pemulihan Akses Jalan Tarutung–Sibolga
Di Sumatra Utara, Hutama Karya dipercaya Kementerian PU untuk menangani satu paket tanggap darurat sektor Bina Marga, yaitu pada ruas Tarutung–Sibolga, yang mencakup wilayah Adiankoting, Meranti, Simpang 3 Rampa, Mardame, Pagaran Lambung II, Dolok Nauli, hingga Kecamatan Sitahuis.
Ruas ini merupakan jalur strategis yang menghubungkan wilayah Tapanuli Utara, sebagian Tapanuli Tengah, Kota Sibolga dan sekitarnya dengan Kota Sibolga dan sekitarnya. Ruas akses jalan yang dilakukan pemulihan aksesnya tersebut memiliki total panjang 69 KM.
/2025/09/17/1992289456.jpg)
/2025/05/07/739346899.jpg)
/2022/01/30/1813839003.jpg)
/2025/10/17/669022889.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4013695/original/083702900_1651632388-000_329D9V2.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5446005/original/088102100_1765870455-2578__1_.jpg)

:strip_icc()/kly-media-production/medias/5469582/original/070942900_1768133712-SPinjam_Jelas_Tanpa_Jebakan_-_KV.png)




:strip_icc()/kly-media-production/medias/5470548/original/093400200_1768209884-jem5.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4089307/original/075313700_1657837181-Harga_Emas_Hari_Ini.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4156441/original/068897800_1663062670-Emas5.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5295262/original/098760000_1753431699-Gemini_Generated_Image_mluj6mluj6mluj6m.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/1285347/original/078568300_1468231056-20160711-hari-populasi-dunia-FF-3.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5467311/original/035350200_1767870813-Screenshot_2026-01-08_174617.png)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5469994/original/094042700_1768193914-Akses_menuju_Bandara_Internasional_Soekarno_Hatta__terendam_banjir.jpg)