Jakarta – PT PLN (Persero) melanjutkan pemulihan jaringan tenaga listrik ke rumah-rumah warga usai gempa di Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT). Sebagian desa belum teraliri listrik akibat akses jalan yang sulit imbas gempa.
Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, menerangkan bahwa hingga Minggu (16/8/2026) malam, sebagian besar jaringan distribusi telah kembali beroperasi, termasuk 11 gardu induk (GI) yang sempat terdampak.
BACA JUGA:Dirut PLN Cek Langsung Keandalan Listrik Peringatan HUT ke-81 RI
BACA JUGA:Jelang HUT Kemerdekaan RI, PLN Berhasil Pulihkan Sebagian Besar Kelistrikan Flores Usai Gempa
BACA JUGA:Sambut HUT ke-81 Kemerdekaan Indonesia, Begini Persiapan PLN
Namun, masih terdapat 29 desa dari total 1.557 desa yang belum dapat dipulihkan karena keterbatasan akses, serta beberapa lokasi yang masih terisolir akibat gempa dan longsor.
“Pasokan utama kelistrikan Flores sudah kembali normal. Saat ini fokus kami adalah memastikan listrik dapat kembali menyala di seluruh titik terdampak. Tim PLN terus bekerja memperbaiki dan mengganti infrastruktur jaringan yang rusak, termasuk tiang dan jaringan distribusi,” ujar Darmawan dalam keterangan resmi, Senin (17/8/2026).
Darmawan menjelaskan, tantangan utama pemulihan saat ini adalah perbaikan jaringan distribusi dekat lokasi pelanggan yang masih terkendala tertutupnya akses.
“Masih ada beberapa dusun dan titik pelanggan yang sedang kami upayakan penormalannya. Beberapa di antaranya terkendala akses pascabencana dan masih terisolir. Kami terus mencari jalur terbaik agar tim dapat segera masuk untuk melakukan perbaikan,” kata Darmawan.
“Dalam kondisi seperti ini, kami harus bergerak cepat tanpa mengabaikan keselamatan. Setiap jaringan yang akan dinyalakan wajib dipastikan aman, baik bagi masyarakat maupun petugas. Oleh karena itu, proses pemulihan dilakukan secara bertahap sesuai kondisi lapangan,” imbuhnya.

/2022/04/26/1849894064.jpg)
/2026/04/16/1396253509.jpg)
/2024/12/29/312376881.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4823389/original/093315500_1714990090-Gerakan_pasar_murah_untuk_tekan_harga_bawang_merah_yang_masih_tinggi-ANGGA_5.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3601860/original/065983700_1634177953-000_9PJ4CW.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5509316/original/096657500_1771679235-CIO_Danatara_Pandu_Sjahrir_1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5186452/original/048918200_1744607681-WhatsApp_Image_2025-04-12_at_17.39.16.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9324491/original/040483600_1786709302-email-attachment_2026_08_14_dimaswicaksana_pemerintah-bakal-tertibkan-kopdes-merah-putih-termasuk-yang-ada-di-pegunungan_IMG_20260814_172146_939.jpg)




:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9309013/original/069225700_1785214716-107347162-1702486289346-gettyimages-1852400117-_cf23021_tuz1gxpa.webp)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3192693/original/032314600_1595929325-20200728-Harga-Emas-Tembus-Rp-1-Juta-per-Gram-8.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3188320/original/078196100_1595493634-20200723-Usai-Cetak-Rekor_-Harga-Emas-Antam-Kembali-Turun-IQBAL-2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4103061/original/071480700_1658923819-Harga_emas_menguat_tipis-ANGGA_6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5179416/original/014824300_1743563839-ChatGPT_Image_Apr_2__2025__10_16_14_AM.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9306955/original/077151200_1784943871-Gemini_Generated_Image_5q73a05q73a05q73.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4740419/original/047203600_1707701768-fotor-ai-202402128350.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4762652/original/074745500_1709631297-fotor-ai-20240305163351.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5028257/original/063990300_1732871477-fotor-ai-20241129161040.jpg)