Jakarta – Pemerintah terus berupaya memperkuat fondasi ekonomi nasional demi menjaga momentum pertumbuhan dan hilirisasi industri di tengah dinamika global. Baru-baru ini, Presiden Prabowo Subianto telah merumuskan arah strategis tersebut melalui Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (KEM-PPKF) Tahun Anggaran 2027.
Dokumen KEM-PPKF 2027 ini telah disampaikan secara resmi kepada DPR RI untuk menjadi landasan penyusunan RAPBN 2027. Fokus utamanya adalah mendorong laju perekonomian nasional yang lebih agresif.
BACA JUGA:WFH Setiap Jumat Diperpanjang, Airlangga Klaim Hemat Anggaran
BACA JUGA:Eksportir Minyak Sawit-Batu Bara Wajib Lapor Danantara 1 Juni 2026
BACA JUGA:Ekspor Batu Bara Cs Lewat DSI Berlaku Penuh 2027
“Tadi Bapak Presiden telah menyampaikan kerangka ekonomi makro dan kebijakan fiskal di tahun 2027 kepada Dewan Perwakilan Rakyat. Dan dalam penyusunan APBN 2027 diarahkan untuk mendorong perekonomian agar tumbuh lebih cepat, lebih tinggi,” ujar Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto di Jakarta, Rabu (20/5/2026).
Dalam postur awal KEM-PPKF 2027, laju pertumbuhan ekonomi ditargetkan menyentuh kisaran 5,8 persen hingga 6,5 persen. Dari sisi postur anggaran, pendapatan negara diproyeksikan berkisar 11,82–12,4 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB), sementara belanja negara berada di angka 13,62–14,8 persen terhadap PDB, dengan defisit dijaga pada rentang 1,8–2,4 persen.
Selain itu, laju inflasi juga ditargetkan stabil di level 1,5–3,5 persen dengan memperkuat koordinasi antara pusat dan daerah. Sementara itu, nilai tukar rupiah dipatok pada rentang Rp16.800 hingga Rp 17.500 per dolar AS.




:strip_icc()/kly-media-production/medias/5039650/original/033854200_1733557481-WhatsApp_Image_2024-12-07_at_14.36.10.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4164856/original/091915700_1663664765-petanikapas5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1559582/original/044764500_1491540844-20170406-Bertemu-di-Florida_-Donald-Trump-dan-Xi-Jinping-Saling-Lempar-Senyum-AP-9.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5562960/original/079664900_1776843665-IMG-20260422-WA0002.jpg)





:strip_icc()/kly-media-production/medias/5728596/original/097241800_1778621515-ump-naik-tki-perkebunan-sawit-malaysia-bakal-pulang-kampung.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/6385093/original/074216500_1779260364-IMG-20260520-WA0041.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5460953/original/074159500_1767329160-WhatsApp_Image_2026-01-02_at_10.23.29.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/6387768/original/064593600_1779263008-IMG_4415.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/6387769/original/017666000_1779263021-IMG_4419.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/6377603/original/049341500_1779252733-Prabowo_DPR_Paripurna.jpeg)