Jakarta – Badan Pangan Nasional (Bapanas) memastikan pasokan pangan Indonesia dalam kondisi mencukupi. Mayoritas komoditas pangan RI didapat dari produksi dalam negeri.
Mengacu pada Proyeksi Neraca Pangan Nasional 2026, 7 komoditas pangan mampu dipenuhi produksi dalam negeri. Sementara itu, 3 komoditas lainnya masih memerlukan impor sebagian.
BACA JUGA:Bulog Serap 1,6 Juta Ton Beras dan 131 Ribu Ton Jagung per April 2026
BACA JUGA:Stok Jagung, Gula, hingga Telur Ayam Diprediksi Surplus Jelang El Nino Godzilla
BACA JUGA:Stok Pangan Indonesia Cukup untuk Hadapi El Nino, Ini Buktinya
BACA JUGA:Menghidupkan Kembali Lahan Tidur 30 Tahun Jadi Kebun Produktif
Kita hanya mengimpor dua atau tiga yang dominan. Kedelai dan bawang putih. Lalu daging sapi tapi tidak dominan, kata Deputi Bidang Ketersediaan Pangan Bapanas, I Gusti Ketut Astawa dalam keterangan resmi, Jumat (10/4/2026).
Sementara itu, komoditas seperti beras, jagung, bawang merah, cabai, daging ayam ras, telur ayam ras, dan gula diproyeksikan tidak ada impor untuk pemenuhan kebutuhan konsumsi.
Berdasarkan data Proyeksi Neraca Pangan, kita ada minimal 10. Nah beras kita sangat bagus, artinya beras dengan produksi tahun lalu 34,7 juta ton. Kemudian carry over stock tahun kemarin ke tahun ini adalah 12 juta ton. Nah target kita di tahun 2026, kita akan punya carry over stock ke 2027 hingga 16 juta ton. Ini besar sekali, bebernya.
Adapun angka carry over stock beras hingga akhir tahun 2026 tersebut berasal dari carry over stock di awal 2026 yang berada di angka 12,4 juta ton ditambah proyeksi produksi beras setahun 34,7 juta ton. Selanjutnya dikurangi kebutuhan konsumsi beras setahun 31,1 juta ton, sehingga diestimasikan stok beras nasional di akhir 2026 masih dapat mencapai 16 juta ton.

/2025/08/04/2059509624.jpg)
/2025/12/08/659294977.jpg)
/2019/08/22/1849344355.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5552788/original/089138000_1775829129-Kereta_Cepat_Whoosh-10_April_2026c.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5549891/original/039205300_1775632510-1000284134.jpg)
/2025/08/11/510014266.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5552537/original/018807500_1775812494-Menteri_Pekerjaan_Umum__PU___Dody_Hanggodo-10_April_2026a.jpeg)




:strip_icc()/kly-media-production/medias/5552927/original/031736300_1775876159-4ef0c232-4b1e-4a0c-b06c-daa35534819d.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4826292/original/095830100_1715176226-fotor-ai-20240508204955.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3172730/original/061289100_1594117388-20200707-Harga-Emas-Pegadaian-Naik-Rp-4.000-5.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3352154/original/097767500_1610959712-20210118-Emas-Antam-8.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/1369942/original/091580800_1476098427-20161010-Harga-emas-stagnan-di-posisi-Rp-599-Jakarta-AY5.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5523350/original/002152400_1772803865-Menteri_Keuangan_Purbaya_Yudhi_Sadewa-6_Maret_2026b.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4347729/original/082024200_1678087558-20230306-Ekonomi-China-AP-6.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5523300/original/073953200_1772800710-IMG_0778.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/1360915/original/045635300_1475232910-20160930--Bea-Cukai-Rilis-Temuan-Rokok-Ilegal-Jakarta--Faizal-Fanani-09.jpg)