Jakarta – Kepala Badan Pengaturan BUMN (BP BUMN), Dony Oskaria mengungkap, rencana konsolidasi bisnis gula di BUMN. Nantinya, seluruh bisnis gula di Holding BUMN Pangan ID Food akan dialihkan ke PT Sinergi Gula Nusantara (SGN) atau Sugar Co.
Dia mengatakan, proses mergernya ditargetkan bisa selesai pada bulan depan. Seluruh bisnis gula di bawah PT Rajawali Nusantara Indonesia (RNI) atau ID Food akan dialihkan ke Sugar Co.
BACA JUGA:Seskab Teddy: Prabowo Gelar Rapat Kerja di Istana, Bakal Dihadiri Anggota Kabinet hingga Dirut BUMN
BACA JUGA:15 BUMN Logistik Bakal Digabung Jadi Satu Entitas, Target Selesai Sebulan
BACA JUGA:Pemerintah Percepat Proses Transformasi dan Restrukturisasi BUMN, Target Tuntas Tahun Ini
Mergernya, bulan depan sudah harus selesai. Kita akan mengambil alih semua perusahaan gulanya ID Food dan disatukan ke dalam SGN, kata Dony ditemui di Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (8/4/2026).
Dony mencatat, penggabungan itu akan membentuk satu Holding Pabrik Gula BUMN. Seluruhnya akan menguasai sekitar 60% pangsa pasar gula di Indonesia.
Konsolidasi daripada PTPN atau Sugar Co dengan ID Food ini tahun ini akan selesai, InsyaaAllah mudah2an dalam semester 2 akan selesai kita lakukan konsolidasi, kata Dony dalam Rapat Dengar Pendapat dengan Komisi VI.
Chief Operating Officer (COO) Danantara ini mengatakan, merger itu menjadikan ID Food fokus perdagangan, sementara PT Perkebunan Nusantara (PTPN) mengolah pabrik dan perkebunannya.
Perbaikan Industri Gula Nasional
Sebelumnya, Dony Oskaria menyoroti penyebab kerugian PT Sinergi Gula Nusantara (SGN) atau Sugar Co. Menurutnya, hal ini jadi tanda perlunya perbaikan tata kelola gula nasional.
Dia mencatat, Sugar Co mengalami kerugian Rp 680 miliar imbas banjirnya gula impor dan gula rafinasi di pasaran. Dia memandang, perbaikan industri menjadi satu langkah yang perlu dilakukan segera.
Kita harus melakukan transformasi perubahan di dalam industri gula kita. Karena kalau tidak dilakukan perbaikan, bahkan sekelas perusahaan SGN aja harus rugi ya kan, apalagi masyarakat, ungkap Dony usai Rapat Dengar Pendapat dengan Komisi VI DPR, di Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu, 8 April 2026.

/2026/01/28/1419203316.jpg)
/2026/02/08/1636791920.jpg)
/2022/02/23/885391879.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/2938351/original/055837500_1571028075-download.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5476090/original/021358800_1768711106-89ca5fc3-1578-4cf0-8176-b43ea2ccde53.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5520901/original/031279000_1772664806-4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5137861/original/069279700_1739965706-f606fa8e-0760-495d-b7ab-a14b1eae5495.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4816484/original/039630500_1714383627-fotor-ai-2024042913407.jpg)




:strip_icc()/kly-media-production/medias/5550464/original/070550700_1775698382-38039b87-fe4d-428a-8980-d1deb1609409.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/2439239/original/004031600_1542966203-20181123-Nilai-Tukar-Rupiah-Menguat-Atas-Dolar-Angga2.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5551151/original/014052200_1775719526-WhatsApp_Image_2026-04-09_at_13.10.40.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5551448/original/064483400_1775726721-WhatsApp_Image_2026-04-09_at_16.05.45.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5550333/original/023387700_1775653134-PHOTO-2026-04-08-17-09-17.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5550332/original/018252100_1775653118-PHOTO-2026-04-08-17-09-19.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5541737/original/080028800_1774882683-IMG-20260330-WA0101.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5549359/original/003858900_1775617048-IMG-20260408-WA0005.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5337503/original/092769700_1756899849-1001002551.jpg)