Jakarta – Dukungan bagi wanita yang kembali ke dunia kerja harus dimulai dari sebelum mereka meninggalkan pekerjaannya. Ini merupakan salah satu temuan utama dari studi yang dilakukan Singapore Council of Women\’s Organisations (SCWO) yang dirilis Jumat, 18 September 2026 dengan judul “Women\’s Workforce Re-entry: Challenges, Barriers & Opportunities”.
Melansir CNA, Selasa (22/9/2026), studi tersebut melihat pengalaman wanita yang kembali bekerja setelah cuti karier, termasuk mencari pekerjaan baru, kembali memasuki tempat kerja, dan tetap bekerja.
BACA JUGA:Masuk Program Karier Hilton Lebih Susah Dibanding Harvard, Ini Penyebabnya
BACA JUGA:Indofood Buka Lowongan Kerja Semua Jurusan, Penempatan Tangerang hingga Pasuruan
BACA JUGA:Produsen Produk Kecantikan Ini Buka Lowongan Kerja Sales, Simak Syaratnya
BACA JUGA:Riset: 73% Gen Z Takut Meminta Bantuan saat Bangun Relasi
Ini merupakan bagian pertama dari program penelitian menuju tindakan tiga tahun oleh SCWO, yang akan berfokus pada kekerasan rumah tangga pada 2027 dan kesejahteraan pengasuh pada 2028.
Chief executive officer SCWO, Yan Ping Koh, mengatakan dukungan yang sebenarnya harusnya dimulai sebelum dia meninggalkan dunia pekerjaan dan berlanjut saat dia kembali.
“Kembali bekerja bukanlah satu momen di mana seorang wanita kembali mencari pekerjaan lagi, jadi dukungannya harus mulai sebelum dia meninggalkan dunia pekerjaan dan berlanjut setelah dia kembali lagi,” ujarnya.
Dia menegaskan, dukungan seharusnya tidak berhenti di memberikan pekerjaan kembali kepada wanita.
“Kita harus melihat lebih jauh dibanding sesederhana mengembalikan wanita ke dunia kerja dan mulai melihat apakah peluang yang cocok ada, apakah tempat kerja siap menyokong kembalinya mereka dan tugas mereka sebagai pengasuh, dan apakah wanita bisa menetap dan berprogres saat mereka kembali,” dia menjelaskan.
/2025/05/26/1577929556.jpg)
/2026/05/07/612874713.jpg)
/2026/05/31/1057979073.jpg)
/2026/06/01/2110586163.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3337097/original/098406000_1609328704-20201230-Rupiah-Ditutup-Menguat-6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5205703/original/076674300_1746101655-20250501-DEmo_Buruh_Surabaya-AFP_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9355206/original/085541500_1790082676-WhatsApp_Image_2026-09-22_at_17.31.04.jpeg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9356062/original/039340300_1790152023-WhatsApp_Image_2026-09-23_at_15.24.46.jpeg)




:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3324621/original/092329900_1608026628-20201215-Harga-emas-terus-turun-ANGGA-6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4881567/original/061423100_1719967228-fotor-ai-2024070373734.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4943099/original/079227300_1726137608-20240912-Harga_Emas-ANg_1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4013693/original/013633000_1651632346-000_329D9VG.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4816483/original/040342400_1714383611-fotor-ai-20240429134010.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4816484/original/039630500_1714383627-fotor-ai-2024042913407.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4740419/original/047203600_1707701768-fotor-ai-202402128350.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9313336/original/086824700_1785634470-ChatGPT_Image_Aug_2__2026__08_33_41_AM.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4816479/original/001937700_1714383474-fotor-ai-2024042913365.jpg)