Jakarta – Badan Pusat Statistik (BPS) resmi memulai pendataan lapangan Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) secara door-to-door pada Senin, 15 Juni 2026. Melalui kegiatan ini, petugas akan mendatangi rumah tangga dan pelaku usaha di seluruh Indonesia untuk mengumpulkan data ekonomi terbaru.
Sensus Ekonomi merupakan program pemerintah yang bertujuan menyediakan data dasar seluruh kegiatan ekonomi nasional. Data tersebut mencakup 18 kategori usaha dan akan menjadi fondasi penting bagi pemerintah dalam menyusun berbagai kebijakan pembangunan ekonomi.
BACA JUGA:IHSG dan Rupiah Menguat, Kepercayaan Investor Kembali Pulih
BACA JUGA:Antisipasi Gejolak Ekonomi, Perdagangan Berjangka Jadi Alternatif Investasi
Dikutip dari laman BPS, Senin (15/6/2026), selain mendata usaha, petugas juga akan melakukan pemutakhiran informasi terkait kondisi sosial ekonomi keluarga. Pendataan ini diharapkan mampu memberikan gambaran yang lebih akurat mengenai perkembangan ekonomi Indonesia hingga tingkat daerah.
Data hasil Sensus Ekonomi 2026 nantinya akan digunakan untuk mendukung perencanaan pembangunan, pengambilan keputusan strategis, serta memotret tren perekonomian terkini. Informasi tersebut juga dapat dimanfaatkan oleh pelaku usaha untuk mengidentifikasi peluang maupun tantangan bisnis di masa mendatang.
BPS menjelaskan bahwa hasil sensus akan menghasilkan sejumlah informasi penting, mulai dari peta ekonomi Indonesia yang menggambarkan struktur ekonomi di berbagai wilayah, analisis sektoral berdasarkan skala usaha dan daerah, hingga berbagai kajian terkait ekonomi digital dan ekonomi lingkungan.




:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1400474/original/063702300_1478686860-20161109--Donald-Trump-Unggul-Rupiah-Terpuruk-Jakarta-Angga-Yuniar-04.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4915674/original/034565900_1723442852-IMG-20240812-WA0060.jpg)






:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4089307/original/075313700_1657837181-Harga_Emas_Hari_Ini.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3172729/original/052282800_1594117386-20200707-Harga-Emas-Pegadaian-Naik-Rp-4.000-4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5186932/original/075074000_1744629098-20250414-Harga_Emas_Batangan-AFP_5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260346/original/053716200_1781587529-Bank_Sentral_Jepang-16_Juni_2026a.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5128907/original/2100_1739263990-DALL__E_2025-02-11_15.52.52_-_A_modern_Bitcoin_ATM_with_a_sleek__futuristic_design__featuring_a_large_touchscreen_displaying_Bitcoin_price_charts_and_QR_codes_for_transactions._The.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3438115/original/068747600_1619182983-WhatsApp_Image_2021-04-22_at_14.56.51.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4816486/original/000456500_1714383664-fotor-ai-20240429133814.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4816482/original/062767500_1714383557-fotor-ai-20240429133654.jpg)