Jakarta – Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS bergerak menguat 54 poin atau 0,29 persen menjadi Rp 18.134 per dolar AS pada pembukaan perdagnagan hari ini. Sedangkan pada penutupan perdagangan sebelumnya, kurs rupiah di level Rp 18.188 per dolar AS.
BACA JUGA:Airlangga Ungkap Efek BI Rate Naik: IHSG Membaik, Rupiah Menguat
BACA JUGA:Rupiah Ditutup Menguat, Sempat Sentuh Rp 17.983 per Dolar AS
Analis mata uang Doo Financial Futures, Lukman Leong mengatakan penguatan rupiah dipengaruhi meredanya eskalasi konflik geopolitik di Timur Tengah (Timteng).
“Rupiah berpotensi menguat terhadap dolar AS di tengah menurunnya harga minyak dunia oleh meredanya geopolitik di Timteng dimana Iran dan Israel untuk sementara waktu menghentikan penyerangan,” katanya dikutip dari Antara, Selasa (9/6/2026).
Mengutip Anadolu, pemerintah Iran mengumumkan untuk mengakhiri serangannya terhadap Israel, tetapi dengan mengancam respons keras jika rezim Israel kembali menyerang Lebanon.
Sebagaimana pernyataannya yang disiarkan Kantor Berita Tasnim, angkatan bersenjata Republik Islam Iran mengatakan bahwa Israel dan para pendukungnya seharusnya mendapat pelajaran dari respons Teheran yang dilakukan demi mendukung rakyat Lebanon yang ditindas”.
Namun, mereka memperingatkan bahwa jika agresi Israel berlanjut, khususnya di Lebanon selatan, maka tindakan yang jauh lebih parah dan menghancurkan akan menanti”.
Surat kabar Israeli Hayom melaporkan bahwa Tel Aviv dan Washington menyampaikan pesan kepada Teheran bahwa tidak akan ada serangan lanjutan dari Israel jika Iran tidak melanjutkan serangan.
“Namun, penguatan akan terbatas mengingat sentimen domestik yang masih negatif. Sentimen yang telah memburuk menjadi krisis kepercayaan,” ungkap Lukman.




:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5423148/original/043613300_1764054772-Direktur_Jenderal_Pajak_Kementerian_Keuangan_Bimo_Wijayanto-25_nov_2025c.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3545721/original/010981800_1629425276-059440700_1560940276-20190619-Rupiah-Menguat-di-Level-Rp14.264-per-Dolar-AS1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8067924/original/082139500_1780912668-Foto3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8081766/original/010344300_1780927995-A21E2F91-5C8B-4922-8C08-0F4BC950ADCF.jpeg)




:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2849790/original/043609100_1562754392-20190710-Rupiah-Stagnan-Terhadap-Dolar-AS3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3000972/original/026902200_1576748930-20191219-BI-Pertahankan-Suku-Bunga-Acuan-di-5-Persen-ANGGA-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2889634/original/024713600_1566465083-20190822-BI-4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4875742/original/093303000_1719401842-20240626-Rupiah_Melemah-ANG_5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5128632/original/6000_1739254916-DALL__E_2025-02-11_13.21.11_-_A_futuristic_and_dynamic_digital_illustration_of_a_Shiba_Inu_dog_as_a_cryptocurrency_meme_token._The_Shiba_Inu_has_a_confident_and_playful_expression_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4816479/original/001937700_1714383474-fotor-ai-2024042913365.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4876282/original/004384100_1719462261-fotor-ai-2024062711133.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5302027/original/031341800_1753970046-Gemini_Generated_Image_8k5rmv8k5rmv8k5r.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1937629/original/026426200_1519626771-1.jpg)