Jakarta – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyatakan kondisi Sektor Jasa Keuangan (SJK) dalam kondisi stabil dan terjaga di tengah ketidakpastian geopolitik dan tekanan inflasi.
Pasar keuangan global bergerak mixed di tengah kembali tereskalasinya konflik di Timur Tengah. Di sisi domestik, tekanan harga mereda dengan inflasi Juli 2026 tercatat sebesar 2,88% yoy.
BACA JUGA:OJK Bentuk Satgas Bursa Mineral dan Kawasan Strategis
BACA JUGA:Penjelasan OJK Soal Isu Defisit dalam Laporan Keuangan 2025
“Berdasarkan perkembangan tersebut, stabilitas sektor keuangan tetap terjaga didukung oleh bauran kebijakan fiskal dan moneter yang memadai,” kata Ketua Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasari Dewi dalam jumpa pers di Jakarta, Selasa (4/8/2026).
Stabilitas sektor jasa keuangan yang stabil dan terjaga didukung oleh kinerja industri yang tumbuh positif dan berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.
Di perbankan, kinerja intermediasi melanjutkan tren penguatan dengan profil risiko yang terjaga. Pertumbuhan kredit pada Juni 2026 tumbuh melesat ke 12,67% yoy menjadi sebesar Rp 9.081 triliun (Mei 2026: tumbuh sebesar 11,51% yoy).
Berdasarkan jenis penggunaan, Kredit Investasi tumbuh tertinggi yaitu sebesar 24,9%, diikuti oleh Kredit Modal Kerja sebesar 8,94%, sedangkan Kredit Konsumsi sebesar 5,75%.
Adapun berdasarkan kategori debitur, kredit dengan pertumbuhan tertinggi adalah kredit korporasi yang tumbuh sebesar 20,45% yoy. Sementara itu kredit UMKM melanjutkan tren peningkatan dengan tumbuh positif sebesar 1,05% yoy (Mei 2026: 0,60% yoy).
Ditinjau dari kepemilikan, kredit bank BUMN tumbuh tertinggi yaitu sebesar 16,54% yoy. Porsi produk kredit Buy Now Pay Later (BNPL) perbankan tercatat sebesar 0,34%.
Per Juni 2026, baki debet kredit BNPL sebagaimana dilaporkan dalam SLIK, tumbuh sebesar 33,54% yoy (Mei 2026: tumbuh 37,72% yoy) menjadi Rp 30,7 triliun, dengan jumlah rekening mencapai 32,77 juta (Mei 2026: 32,54 juta).



/2025/03/07/402152646.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5495820/original/088300800_1770436926-Produk_MinyaKita2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4539940/original/075754200_1692167792-20230816-Jokowi-Sampaikan-Pidato-Sidang-Tahunan-Faizal-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4918526/original/006206100_1723675086-Pertamina.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1689478/original/047714100_1503553089-dpr6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5048154/original/096981400_1734015787-IMG-20241212-WA0031.jpg)




:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3985849/original/021111300_1649154108-20220405-Bank-Dunia-Ekonomi-Indonesia-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2775925/original/025938900_1554953969-Saudi_Aramco.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5554069/original/013962000_1776058564-Untitled.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3980731/original/087399800_1648714875-20220331-Laporan-SPT-5.jpg)