Jakarta – Pengamat Ekonomi Telisa Aulia Falianty membeberkan, kunci dalam mencapai pertumbuhan ekonomi 8 persen. Menurutnya, selain menjalankan ekonomi Pancasila, dan merajut keberagaman dan kekayaan budaya serta gotong royong, pemerintah harus bisa menggunakan keunggulan yang dimiliki Indonesia.
BACA JUGA:SRO Pasar Modal Gelontorkan Rp 3,95 Miliar, Bantu Rehabilitasi Pascabencana di Sumatera
BACA JUGA:Ekonomi Ditarget Tembus 6%, Purbaya Siapkan Senjata Fiskal Triliunan Rupiah
BACA JUGA:Thomas Djiwandono Tampil Perdana di Rapat Dewan Gubernur BI, Jelaskan Masalah Ini
Hal tersebut diungkapkan Telisa Aulia dalam diskusi bertema Indonesia\’s Forward: Kolaborasi untuk Ketahanan Nasional.
Dia menyatakan, dalam mencapai masyarakat yang sejahtera Indonesia punya keunggulan yang mirip dengan negara Chili. Di mana Chili mengandalkan sumber daya alam keluar dari middle income trap. Karenanya, kata Prof Telisa, pemerintah Indonesia bisa \’meniru\’ pendekatan seperti Chile, yaitu memaksimalkan sumber daya alam digunakan untuk ketahanan nasional.
“Game changer kita di mineral, tinggal butuh roadmap kelembagaan yang kuat,” kata Telisa, dikutip Rabu (25/2/2026).
Ia menambahkan, kedaulatan nasional tidak berarti menutup diri dari investor asing. Yang diperlukan adalah keseimbangan antara kepentingan nasional dan kepercayaan investor melalui kolaborasi yang saling menguntungkan. Sehingga bisa menyerap banyak tenaga kerja dan mendatangkan pajak yang besar, seperti data center. Selain itu, pemerintah juga berfokus mengelola UMKM agar mereka pelan-pelan naik kelas agar kontribusinya terhadap ekonomi makin besar.
Sementara itu, Executive Director President Club Chandra Setiawan menambahkan bahwa pemerintah harus merancang regulasi yang pro terhadap pertumbuhan, stabilitas dan keadilan bagi pelaku usaha demi playing field yang sama.
/2018/09/03/1353338933.jpg)
/2025/04/10/1515426912.jpg)
/2024/07/26/1374075960.jpg)
/2021/08/20/1686197619.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/1369940/original/015660100_1476098427-20161010-Harga-emas-stagnan-di-posisi-Rp-599-Jakarta-AY3.jpg)

/2025/12/09/1951891581.jpg)

/2021/12/28/1347398431.jpg)




:strip_icc()/kly-media-production/medias/5495102/original/047852100_1770355108-IMG_1094.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5236694/original/012313000_1748516061-20250529-Harga_Pangan-ANG_2.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5512292/original/067276000_1771939118-Kemnaker_Minta_Masyarakat_Waspadai_Situs_Palsu_Mengatasnamakan_Skillhub_-_1.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5450855/original/044211200_1766199706-WhatsApp_Image_2025-12-20_at_09.23.55.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5511219/original/055338500_1771901896-1000243381.jpg)