Jakarta – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) lesu pada perdagangan Kamis, (27/8/2026). Analis menilai, pergerakan rupiah terhadap dolar AS itu dibayangi indeks harga Personal Consumption Expenditures (PCE) atau pengeluaran konsumsi pribadi AS yang sesuai konsensus pasar.
Mengutip Antara, nilai tukar rupiah terhadap dolar AS turun 19 poin atau 0,11% menjadi 17.744 per dolar AS dibandingkan penutupan sebelumnya di 17.725 per dolar AS.
BACA JUGA:Rupiah Melemah ke 17.775 per Dolar AS, Pasar Tunggu Pidato The Fed
BACA JUGA:Rupiah Melemah Tipis ke 17.725 per Dolar AS, Sinyal The Fed Jadi Penentu
BACA JUGA:Calon Gubernur BI Ungkap Jurus Amankan Rupiah dari Gejolak Global
Kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) Bank Indonesia juga bergerak melemah di level Rp 17.762 per dolar AS dari sebelumnya Rp 17.717 per dolar AS.
Secara bulanan, Indeks Harga PCE dan Indeks Harga PCE inti keduanya naik 0,2% pada Juli,” kata Analis Mata Uang sekaligus Direktur Laba Forexindo Berjangka Ibrahim Assuabi dikutip dari Antara.
Laporan ini muncul setelah rilis data Indeks Harga Konsumen (Consumer Price Index/CPI)) dan Indeks Harga Produsen (Producer Price Index/PPI) Juli yang relatif moderat.
Fokus pasar hari ini adalah rilis data klaim awal tunjangan pengangguran mingguan, serta pidato Gubernur The Fed Kevin Warsh dalam Simposium Jackson Hole pada Jumat (28/6/2026).
Pergerakan rupiah turut dipengaruhi potensi pembukaan kembali Selat Hormuz seiring pembicaraan antara Iran dan Qatar, sehingga dapat mengurangi gangguan pasokan akibat perang di Timur Tengah.
Hal ini menyusul pernyataan Garda Revolusi Iran kedua negara telah menyepakati pembagian akses serta pendapatan dari jalur perairan yang menghubungkan negara-negara produsen minyak utama di kawasan Teluk dengan pasar dunia tersebut.
Iran dan Oman sedang memfinalisasi perincian kesepakatan untuk mengendalikan Selat Hormuz, ujar Ibrahim.
Kendati begitu, konflik antara Iran dengan AS masih belum mereda. Para pejabat Iran juga menyatakan selat tersebut tidak akan dibuka kecuali AS memenuhi persyaratan Teheran berdasarkan kesepakatan gencatan senjata sementara yang dicapai pada Juni.

/2026/05/11/461819512.jpg)
/2026/04/21/554952456.jpg)
/2017/01/20/1509762729.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5076500/original/004014500_1735885889-000_32XK6HY.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5277965/original/072538000_1752051227-AP25190063457589.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3484415/original/045108700_1623842085-20210616-NERACA-DAGANG-RI-SURPLUS-7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9338026/original/049980200_1788273977-1000427123.jpg)




:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4013695/original/083702900_1651632388-000_329D9V2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3458471/original/078083500_1621321945-20210518-Harga-Emas-Antam-4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5219633/original/084845400_1747221145-20250514-Harga_Emas-ANG_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5472770/original/094808400_1768375318-5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4816479/original/001937700_1714383474-fotor-ai-2024042913365.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4816480/original/079795300_1714383491-fotor-ai-2024042913369.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4816486/original/000456500_1714383664-fotor-ai-20240429133814.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5552280/original/064193900_1775805339-Gemini_Generated_Image_ugntt4ugntt4ugnt_1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9293736/original/020014800_1783747097-ChatGPT_Image_Jul_11__2026__12_17_56_PM.jpg)