Jakarta – Indonesia disebut menyimpan potensi Logam Tanah Jarang (LTJ) atau rare earth yang sangat besar. PT Sucofindo (Persero) menegaskan keterlibatannya dalam mengidentifikasi potensi strategis tersebut.
Kepala Staf Kepresidenan, Jenderal TNI (Purn.) Dudung Abdurachman, menyampaikan bahwa Indonesia memiliki potensi cadangan Logam Tanah Jarang yang diperkirakan mencapai 350 ribu ton Rare Earth Oxides (REO). Menurutnya, potensi tersebut perlu dikelola melalui penguatan tata kelola dan hilirisasi agar mampu memberikan nilai tambah yang lebih besar bagi perekonomian nasional.
BACA JUGA:Laba Sucofindo Naik 100%, Ini Kontributor Terbesarnya
BACA JUGA:Pembangunan 70 Sumur Air Bersih dari Aceh hingga Merauke Dimulai
Logam Tanah Jarang harus dipahami sebagai pembangunan rantai nilai industri nasional, bukan sekadar aktivitas pertambangan. Nilai tambah terbesar justru tercipta setelah proses pemisahan, pemurnian, hingga menjadi komponen industri berteknologi tinggi, kata Dudung dalam Rapat Koordinasi Tata Kelola Ekspor Mineral Kritis dan Logam Tanah Jarang, mengutip keterangan resmi, Rabu (29/7/2026).
Melalui pengembangan strategi identifikasi mineral ikutan—termasuk Rare Earth Elements (REE) dan unsur radioaktif—Sucofindo mendorong proses verifikasi yang semakin komprehensif, akurat, dan akuntabel guna mendukung hilirisasi mineral serta meningkatkan daya saing industri nasional.
Di samping identifikasi LTJ, Sucofindo turut memperkuat sistem verifikasi ekspor mineral yang lebih efektif, transparan, dan terintegrasi guna mendukung peningkatan daya saing industri pertambangan nasional.
Kehadiran Danantara dan Badan Pengaturan BUMN melalui transformasi tata kelola, bisnis, finansial, serta pengembangan SDM telah menghadirkan model bisnis, operasi, dan budaya kerja baru yang mendorong BUMN menuju kinerja kelas dunia, ujar Kepala BP BUMN, Dony Oskaria, usai bertemu manajemen Sucofindo.



/2024/09/04/265309546.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9310364/original/096568300_1785315234-email-attachment_2026_07_29_ariefhakim-at-klyid_penumpang-asdp-melonjak-imbas-diskon-stimulus-angkutan-penyeberangan_12549.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4918526/original/006206100_1723675086-Pertamina.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4539940/original/075754200_1692167792-20230816-Jokowi-Sampaikan-Pidato-Sidang-Tahunan-Faizal-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1689478/original/047714100_1503553089-dpr6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9305961/original/021053100_1784813706-Foto_Ilustrasi_-_Gedung_IFG__Dok._IFG_.jpeg)




:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4103061/original/071480700_1658923819-Harga_emas_menguat_tipis-ANGGA_6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9309011/original/063278500_1785214678-ChatGPT_Image_Jul_28__2026__07_13_04_AM.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4013693/original/013633000_1651632346-000_329D9VG.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4816482/original/062767500_1714383557-fotor-ai-20240429133654.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5028257/original/063990300_1732871477-fotor-ai-20241129161040.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4876282/original/004384100_1719462261-fotor-ai-2024062711133.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9310484/original/024445800_1785318648-ChatGPT_Image_Jul_29__2026__04_49_47_PM.jpg)