Jakarta – Indonesia dan Rusia menjajaki penguatan kerja sama industri perkapalan dan penerbangan untuk membuka peluang investasi, memperluas kemitraan bisnis, serta meningkatkan kapasitas industri nasional. Langkah ini menjadi bagian dari upaya kedua negara memperkuat hubungan ekonomi dan mendorong kolaborasi strategis di berbagai sektor.
Penjajakan tersebut dibahas dalam pertemuan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dengan Deputi Pertama Perdana Menteri Rusia Denis Manturov di Bogor.
BACA JUGA:Harga Minyak Dunia Tembus US$ 110, Selat Hormuz Memanas
BACA JUGA:Rusia Larang Transaksi Kripto P2P, Berlaku 1 Juli 2027
BACA JUGA:Gencatan Senjata Energi Gagal, Rusia-Ukraina Saling Balas Serangan Drone
Airlangga mengatakan, Indonesia dan Rusia memiliki peluang besar untuk memperluas kerja sama ekonomi, termasuk melalui peningkatan perdagangan, investasi, dan kemitraan antarpelaku usaha.
“Indonesia dan Rusia memiliki potensi besar untuk terus memperkuat kerja sama ekonomi yang saling menguntungkan, ujar Menko Airlangga dalam keterangan tertulis, Sabtu (17/10/2026).
Kami berkomitmen untuk mendorong peningkatan perdagangan dan investasi, memperluas kemitraan antarpelaku usaha, serta memastikan berbagai peluang kerja sama dapat ditindaklanjuti menjadi langkah-langkah konkret yang memberikan manfaat bagi kedua negara,” tambah dia.
Pertemuan tersebut juga membahas pengembangan teknologi dan peningkatan kapasitas industri. Kedua negara berharap penjajakan di sektor strategis dapat berkembang menjadi kolaborasi yang memberikan nilai tambah bagi industri nasional.
Pembahasan ini merupakan tindak lanjut pertemuan Presiden Prabowo Subianto dengan Presiden Rusia Vladimir Putin di Vladivostok pada September 2026, serta hasil Sidang Komisi Bersama (SKB) ke-14 Indonesia-Rusia di Kazan pada Mei 2026.
Hubungan ekonomi kedua negara juga menunjukkan perkembangan positif. Pada 2025, nilai perdagangan Indonesia-Rusia mencapai US$ 4,84 miliar, meningkat sekitar 21,6 persen dibandingkan 2024 yang sebesar US$ 3,98 miliar.
/2026/08/03/1887649803.jpg)
/2023/04/27/1632366693.jpg)
/2026/02/18/1346664671.jpg)
/2026/08/28/1217435868.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4112072/original/006568500_1659528503-IHSG_Ditutup_Menguat-Angga-2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5196560/original/068216900_1745413932-20250423-Perkotaan-ANG_7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9375566/original/025307300_1792158445-siaranpers_pemprov_dki-20261015181120_ofi974_684.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4725790/original/071920300_1706152136-publikasi_1706110433_65b12de1af2b3.jpeg)




:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5472770/original/094808400_1768375318-5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3352147/original/086289000_1610959706-20210118-Emas-Antam-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3975039/original/078300400_1648205647-20220325-Harga-emas-pegadaian-naik-ANGGA-4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3532281/original/068580000_1628161372-20210805-Harga-emas-alami-penurunan-ANGGA-2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2358749/original/070880200_1536904477-afpprison.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4876282/original/004384100_1719462261-fotor-ai-2024062711133.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5302021/original/032085300_1753969488-Gemini_Generated_Image_jtk1w2jtk1w2jtk1.jpg)
:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-gray-landscape-new.png,45,645,0)/kly-media-production/medias/4856444/original/021606300_1717750001-20240512_102627.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4594243/original/089058400_1696137886-andre-francois-mckenzie-iGYiBhdNTpE-unsplash.jpg)