Jakarta – Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani melaporkan, realisasi serapan gabah petani saat ini telah mencapai 74 persen, dari target sebesar 4 juta ton setara beras pada tahun ini. Secara angka, Rizal mengatakan, serapan gabah petani menurut data terbaru sudah mendekati 3 juta ton setara beras.Â
Kalau serapan gabah Alhamdulillah ini sudah sampai 74 persen. Nah, jadi kalau dari total 4 juta ton kami sudah sampai 74 persen, hampir 75 persen. Berarti sudah hampir 3 juta (ton) kami, ujarnya di Kantor Pusat Perum Bulog, Jakarta, Jumat (29/5/2026).
BACA JUGA:Mensesneg Sebut Indonesia Kini Punya 5,3 Juta Ton Cadangan Beras, Ini Dampaknya
BACA JUGA:Momen Dirut Bulog Tegur Suara Berisik Saat Mentan Bicara
BACA JUGA:Mendag Bilang Harga MinyaKita Turun, Distribusi Lampaui Target Minimum
Menurut dia, capaian ini turut ditopang oleh para seluruh pemangku kepentingan. Utamanya kelompok petani yang mampu menghasilkan gabah maupun padi setara beras yang cukup baik.Â
Sehingga Bulog mampu menyerap semaksimal mungkin di daerah, imbuh dia.
Di sisi lain, Perum Bulog juga tengah meningkatkan kapasitas penyimpanan gudangnya hingga 7 juta ton, untuk mengantisipasi lonjakan pasokan Cadangan Beras Pemerintah (CBP).Â
Rizal menyebut aksi itu dilakukan setelah berkaca pada pengamalan di tahun sebelumnya, dimana pasokan beras dari petani melampaui kapasitas gudang yang kala itu masih sekitar 3 juta ton.Â
Yang namanya petani sudah tanam kan mau nggak mau kan pasti harus kita serap. Contoh pengalaman tahun 2025. Tahun 2025 kita ditarget 3 juta ton, namun karena petani masih panen terus dari tahun 2025 kami menyerap lebih dari 3 juta ton. Bahkan hampir 3,2 juta ton kemarin, tuturnya.
Target 6 Juta Ton Cadangan Beras
Adapun Perum Bulog menargetkan dapat menguasai hingga 6 juta ton cadangan beras pemerintah (CBP) hingga akhir Mei 2026. Naik dari penguasaan stok beras nasional yang sudah di atas 5 juta ton pada saat ini.Â




:strip_icc()/kly-media-production/medias/3545719/original/087868100_1629425274-059440700_1560940276-20190619-Rupiah-Menguat-di-Level-Rp14.264-per-Dolar-AS1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5452963/original/012904600_1766463626-WhatsApp_Image_2025-12-23_at_07.57.51.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5523348/original/025470200_1772803676-Menteri_Keuangan_Purbaya_Yudhi_Sadewa-6_Maret_2026.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5085176/original/055731400_1736393185-20250108_123321.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5539267/original/091129700_1774595159-IMG-20260327-WA0004.jpg)




:strip_icc()/kly-media-production/medias/6623640/original/050694800_1779454445-IMG_6940.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4089307/original/075313700_1657837181-Harga_Emas_Hari_Ini.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/2349348/original/089030500_1535967795-China-New-Tycoons-Sel.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4066834/original/034753100_1656461868-Harga_Minyak_AFP.jpg)