Jakarta – Nilai tukar rupiah masih bergerak di bawah tekanan terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Jumat (29/5/2026). Hal itu tercermin dari kurs jual dolar AS di sejumlah bank besar nasional yang masih berada di kisaran Rp 17.800 per dolar AS.
Berdasarkan data per pukul 9 30 menit WIB, kurs e-Rate Bank Central Asia atau Bank Central Asia mematok kurs beli dolar AS di level Rp 17.863 dan kurs jual Rp 17.883. Sementara itu, kurs khusus Bank Mandiri berada di level Rp 17.795 untuk beli dan Rp 17.835 untuk jual.
BACA JUGA:Rupiah Anjlok Ditutup di Rp17.845
BACA JUGA:Rupiah Tembus Rp 17.877, Pemerintah Pastikan Harga Pertalite dan Biosolar Tak Naik
Adapun Bank Negara Indonesia menetapkan special rate dolar AS di level Rp 17.855 untuk beli dan Rp 17.875 untuk jual. Sementara kurs e-Rate Bank Rakyat Indonesia per 26 Mei 2026 tercatat di posisi Rp 17.698 untuk beli dan Rp 17.890 untuk jual.
Pergerakan kurs di perbankan tersebut mencerminkan masih kuatnya dolar AS di pasar global. Pengamat mata uang sekaligus Presiden Direktur PT Doo Financial Futures, Ariston Tjendra, menilai tingginya imbal hasil obligasi AS menjadi salah satu faktor utama yang membuat rupiah sulit menguat.
“Iya ini masalahnya tingkat imbal hasil obligasi AS masih belum mau turun juga, dipicu oleh perdamaian AS Iran yang masih belum diputuskan dan masih ada adu senjata di kawasan Timur Tengah tersebut,” ujar Ariston.




:strip_icc()/kly-media-production/medias/4881569/original/094570800_1719967258-fotor-ai-2024070373820.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5452963/original/012904600_1766463626-WhatsApp_Image_2025-12-23_at_07.57.51.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5523348/original/025470200_1772803676-Menteri_Keuangan_Purbaya_Yudhi_Sadewa-6_Maret_2026.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5085176/original/055731400_1736393185-20250108_123321.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5539267/original/091129700_1774595159-IMG-20260327-WA0004.jpg)




:strip_icc()/kly-media-production/medias/4066834/original/034753100_1656461868-Harga_Minyak_AFP.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5579576/original/026720500_1778057267-4.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5692471/original/082488200_1778568922-Kota_Jakarta.jpg)