Jakarta – Kementerian Keuangan mencatat realisasi anggaran program Makan Bergizi Gratis (MBG) mencapai Rp 153,19 triliun hingga 30 September 2026. Program ini telah menjangkau 57 juta penerima manfaat di seluruh Indonesia.
Pemerintah menyatakan alokasi anggaran MBG akan terus menyesuaikan kebutuhan program seiring perbaikan distribusi dan peningkatan ketepatan sasaran penerima.
BACA JUGA:Pemerintah Siapkan Perpres Whoosh, Atur Kewajiban Keuangan dan Pengalihan Saham
BACA JUGA:Antisipasi Downgrade Kelas Menengah, Pemerintah Siapkan Insentif
Menteri Keuangan Suahasil Nazara mengapresiasi langkah perbaikan pelaksanaan MBG yang dilakukan Badan Gizi Nasional (BGN), termasuk tindakan tegas menertibkan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang tidak memenuhi ketentuan.
“Kami mengapresiasi berbagai macam perbaikan yang telah dijalankan oleh Badan Gizi Nasional,” ujar Suahasil dalam konferensi pers APBN KiTa edisi Oktober di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta Pusat, Jumat (9/10/2026).
Suahasil menjelaskan, BGN telah menutup unit SPPG yang bermasalah dan membuka kembali layanan setelah dipastikan memenuhi standar ketentuan. Langkah tersebut diambil guna meningkatkan kualitas pelayanan serta memastikan penyerapan makanan bergizi benar-benar menjangkau anak-anak sekolah.
Menurut Suahasil, pembenahan tata kelola dan pola distribusi ini sangat membantu pemerintah menyalurkan manfaat program MBG secara lebih presisi. Ke depan, penyesuaian alokasi anggaran bakal selalu menyelaraskan kebutuhan riil di lapangan.
“Anggarannya menyesuaikan berapa yang nanti diperlukan, kita akan sediakan,” tegas Suahasil.
/2025/12/08/659294977.jpg)
/2025/02/10/462114211.jpg)
/2023/10/01/342276568.jpg)
/2024/01/17/2061950103.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5376697/original/099646400_1760013727-IMG_7697.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9353343/original/079554200_1789961127-IMG_7203.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4217905/original/082312500_1667827564-WhatsApp_Image_2022-11-07_at_17.09.54.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9360181/original/077137200_1790594186-email-attachment_2026_09_28_ariefhakim-at-klyid_kemenkop-klaim-85-persen-manajer-kopdes-setuju-penempatan-di-daerah_1000456402.jpg)
:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-gray-landscape-new.png,1180,20,0)/kly-media-production/medias/1043410/original/011837300_1446625161-20151104-OJK-Jakarta-Angga-Yuniar.jpg)




:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9309012/original/011632200_1785214700-Gemini_Generated_Image_5o6uim5o6uim5o6u.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3188320/original/078196100_1595493634-20200723-Usai-Cetak-Rekor_-Harga-Emas-Antam-Kembali-Turun-IQBAL-2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3172730/original/061289100_1594117388-20200707-Harga-Emas-Pegadaian-Naik-Rp-4.000-5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3975039/original/078300400_1648205647-20220325-Harga-emas-pegadaian-naik-ANGGA-4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5119144/original/046555200_1738566795-XRP_illustration.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4740419/original/047203600_1707701768-fotor-ai-202402128350.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4740421/original/097240200_1707701801-fotor-ai-202402128340.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4381430/original/007733200_1680504270-traxer-EBKPxro0A9c-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-gray-landscape-new.png,1180,20,0)/kly-media-production/medias/1937644/original/001119200_1519626925-1.jpg)