Jakarta – Perusahaan farmasi Inggris, AstraZeneca, dan perusahaan farmasi Amerika Serikat (AS), Bristol Myers Squibb melakukan perundingan sementara tentang rencana merger atau penggabungan usaha. Jika terwujud, ini akan menciptakan perusahaan farmasi terbesar di dunia dengan nilai hampir US$ 400 miliar, atau Rp 7.212 triliun (asumsi kurs dolar AS terhadap rupiah di kisaran 18.040). Rencana ini memiliki risiko dihambat oleh otoritas antimonopoli AS.
Melansir The Straits Times, Senin (3/8/2026), evaluasi dari otoritas antipakat AS di bawah kepemimpinan Presiden Donald Trump menjadi risiko terbesar kedua perusahaan ini. Lantaran, Trump berfokus pada investasi dalam perusahaan farmasi domestik dan memperluas industri manufaktur AS.
BACA JUGA:Kebakaran Hutan Hebat di Washington, Ribuan Warga Mengungsi
BACA JUGA:AS Bakal Berlakukan Deposit Visa hingga Rp 360 Juta
BACA JUGA:Inggris dan Ukraina Disebut Tak Akan Ikut Perang Melawan Iran
AstraZeneca mengungkap rencananya pada 2025 untuk masuk ke bursa AS, berharap untuk meraup keuntungan lebih luas di AS. Ini artinya perusahaan Inggris tersebut akan mengakuisisi perusahaan farmasi terkemuka di AS.
Gencarnya Perkembangan Obat Kanker
Saham AstraZeneca telah melonjak lebih dari empat kali lipat selama masa jabatan Pascal Soriot sebagai direktur utama yang berlangsung selama 14 tahun, sehingga melambung tinggi di atas indeks FTSE 100 dan saingan utamanya dari Inggris, GSK.
Hasil kuartal kedua pekan lalu yang menunjukkan permintaan kuat untuk pengobatan kanker dan penyakit langka jadi pendorong perkembangan perusahaan ini.
Lantaran, pengobatan kanker menjadi penghasilan terbesarnya pada tahun 2025, yakni senilai US$ 25 miliar, atau Rp 449,9 triliun. Angka ini lebih dari setengah pendapatan penuhnya.
Posisi kedua ditempati oleh obat kardiovaskular, ginjal, dan metabolisme, yang menghasilkan sekitar US$ 12 miliar, atau Rp 215,9 triliun.
Jika perusahaan ini digabungkan dengan Bristol Myers, yang sahamnya naik sekitar 44% selama setahun terakhir, akan menarik perhatian otoritas antimonopoli
Obat-obatan onkologi menyumbang lebih dari 40% saham seluruhnya dalam paruh tahun pertama 2026, dan terapi imunoterapi kanker dari kedua perusahaan tersebut juga bersaing secara langsung.



/2025/03/07/402152646.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9313853/original/035964000_1785716470-259546.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4539940/original/075754200_1692167792-20230816-Jokowi-Sampaikan-Pidato-Sidang-Tahunan-Faizal-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4918526/original/006206100_1723675086-Pertamina.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1689478/original/047714100_1503553089-dpr6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5048154/original/096981400_1734015787-IMG-20241212-WA0031.jpg)




:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2872424/original/078906500_1564931673-jon-eric-marababol-es6X3mclQKk-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9310805/original/018959900_1785371554-Gemini_Generated_Image_skzpy7skzpy7skzp.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5219629/original/039640900_1747221144-20250514-Harga_Emas-ANG_1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5382999/original/069219700_1760612391-3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4762236/original/071720400_1709618206-fotor-ai-2024030512563.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9306955/original/077151200_1784943871-Gemini_Generated_Image_5q73a05q73a05q73.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4816479/original/001937700_1714383474-fotor-ai-2024042913365.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5208885/original/039649300_1746420437-Orb_3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1423821/original/030379000_1480656294-1.jpg)