Jakarta – Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menanggapi kemungkinan pembangunan Pusat Finansial Internasional Indonesia (PFII) berdiri di atas lahan milik badan usaha milik negara (BUMN). Namun, ia mengaku belum mengetahui pasti identitas BUMN pemilik lahan tersebut.
Purbaya menegaskan pihaknya belum mengambil keputusan final mengenai lokasi maupun lahan mana yang bakal digunakan untuk pembangunan PFII. Meski demikian, ia memastikan keputusan akhir penetapan lokasi berada di tangannya.
BACA JUGA:Produsen Alat Kelistrikan Lokal Akui Tak Bisa Bersaing di KEK, Purbaya Bakal Ubah Aturan
BACA JUGA:Purbaya Pede Bawa Dana Jumbo ke PFII, Termasuk \’Uang Gelap\’ WNI
BACA JUGA:Purbaya Janji Penyelesaian Utang Whoosh Tak Bebani APBN
Belum, mungkin seperti itu (pakai lahan BUMN), mungkin juga nanti kita lihat. Ini kan yang menentukan aslinya Menteri Keuangan, kata Purbaya saat ditemui di Kementerian Keuangan, Jakarta, Kamis (23/7/2026).
Mengenai potensi penggunaan lahan BUMN tersebut, Purbaya mengaku belum menerima keterangan lebih rinci dari Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara). Menurutnya, opsi lokasi yang sebelumnya diusulkan masih belum sepenuhnya bebas.
Mereka (Danantara) pernah lihat beberapa tempat, tapi usulannya kan belum selalu jelas (clear). Nanti kita lihat, ujarnya.
Saat disinggung mengenai BUMN yang memiliki lahan tersebut, Purbaya kembali menyampaikan bahwa dirinya belum mendapat laporan detail. Belum, kita belum dikasih tahu, yang punya tanah siapa sih? Paling PT apa? Nanti kita lihat deh, lanjutnya.



/2018/12/19/1629742345.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5493434/original/019263400_1770214265-1000225262.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2901439/original/036729000_1567581980-20190903_155509.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5495794/original/037276100_1770435301-WhatsApp_Image_2026-02-07_at_09.49.12.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9306148/original/075572400_1784864433-Pantauan_di_Jasamarga_Tollroad_Command_Center__JMTC_-24_Juli_2026a.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5554069/original/013962000_1776058564-Untitled.jpg)




:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3271750/original/055065600_1603102549-20201019-Harga-Emas-Hari-Ini-Stabil-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3000972/original/026902200_1576748930-20191219-BI-Pertahankan-Suku-Bunga-Acuan-di-5-Persen-ANGGA-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3000975/original/019358200_1576748932-20191219-BI-Pertahankan-Suku-Bunga-Acuan-di-5-Persen-ANGGA-5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4816480/original/079795300_1714383491-fotor-ai-2024042913369.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4740421/original/097240200_1707701801-fotor-ai-202402128340.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5027992/original/041439300_1732861105-fotor-ai-2024112913176.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3913228/original/031127900_1643028888-24_januari_2022-2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5028254/original/041675300_1732871304-fotor-ai-2024112916726.jpg)