Jakarta – PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum) mengambil langkah konkret memulihkan pendidikan dengan membangun kembali SDN 49 Batang Kabung di Kota Padang, Sumatra Barat, yang terdampak bencana banjir bandang pada Desember lalu.
Pembangunan kembali SDN 49 Batang Kabung dilakukan di atas lahan seluas 1.000 meter persegi milik Pemerintah Kota Padang, guna memastikan proses belajar mengajar dapat kembali berlangsung secara aman, layak, dan nyaman bagi para siswa.
BACA JUGA:Banjir di Jember: Jembatan Putus, Pesantren Terendam Air dan Ratusan Warga Mengungsi
BACA JUGA:Bencana di Lereng Tambora, Air Meluncur Deras dari Pegunungan Merendam 23 Rumah
Bencana banjir bandang yang melanda wilayah Batang Kabung menyebabkan kerusakan parah hingga bangunan sekolah hanyut, sehingga ratusan siswa terpaksa menjalani kegiatan belajar darurat sambil menunggu pemulihan fasilitas.
Inalum memandang kondisi tersebut sebagai panggilan untuk hadir tidak hanya sebagai perusahaan strategis nasional, tetapi juga sebagai mitra masyarakat dalam proses pemulihan pascabencana.
Direktur Utama PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum), Melati Sarnita, menyampaikan bahwa pembangunan kembali sekolah dan penyediaan layanan kesehatan gratis merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk selalu hadir di tengah masyarakat, terutama dalam situasi pemulihan pascabencana.
“Pendidikan dan kesehatan adalah fondasi utama dalam membangun masa depan bangsa. Melalui pembangunan kembali SDN 49 Batang Kabung dan penyediaan posko pengobatan gratis ini, Inalum ingin memastikan bahwa anak-anak dapat kembali belajar dengan aman dan masyarakat memperoleh akses layanan kesehatan yang layak. Kami percaya, pemulihan pasca-bencana tidak hanya soal infrastruktur, tetapi juga tentang memulihkan harapan dan semangat masyarakat,” ujar Melati, Sabtu (21/2/2026).
/2011/04/05/1638610422.jpg)
/2022/03/08/639541023.jpg)
/2023/02/18/1402689688.jpg)
/2025/12/24/2099843016.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5509309/original/076603400_1771678413-PT_Kereta_Api_Logistik__KAI_Logistik_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5341346/original/058000800_1757310279-1000075378.jpg)






:strip_icc()/kly-media-production/medias/5508949/original/011521100_1771645285-IMG_0231.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4826292/original/095830100_1715176226-fotor-ai-20240508204955.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3172729/original/052282800_1594117386-20200707-Harga-Emas-Pegadaian-Naik-Rp-4.000-4.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3149800/original/042221500_1591853664-20200611-Harga-Emas-Antam-Naik-ANGGA-2.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5507793/original/097997500_1771552625-1000240544.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5508696/original/058250100_1771586403-Menteri_Koordinator_Bidang_Perekonomian_Airlangga_Hartarto-20_Februari_2026a.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5490995/original/001390300_1770039523-IMG_0952.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/1650979/original/007849000_1500289004-20170717-Kinerja-Ekspor-dan-Impor-RI-Jeblok-Angga-6.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5387491/original/064210700_1761045460-koperasi_desa_merah_putih_1.jpeg)