Jakarta – Direktur Eksekutif Yayasan Konservasi Alam Nusantara (YKAN), Herlina Hartanto, menegaskan bahwa Program Tropical Forest and Coral Reef Conservation Act (TFCCA) tidak hanya berfokus pada penyaluran pendanaan konservasi, tetapi juga mendorong masyarakat pesisir untuk menjadi penggerak utama dalam perlindungan terumbu karang.
“Dengan menggabungkan data ilmiah dan kearifan lokal, program ini diharapkan dapat memperkuat komitmen masyarakat sebagai garda terdepan dalam upaya konservasi,” ujar Herlina di Jakarta Pusat, Selasa (27/1/2026).
BACA JUGA:AS-Indonesia Sepakat Kucurkan Rp 587,16 Miliar untuk Jaga Terumbu Karang
BACA JUGA:KKP Bakal Bikin 1.500 Kapal Tangkap Ikan untuk Nelayan
Menurut Herlina, konservasi di Indonesia memiliki peran penting dalam memastikan pelaksanaan hibah berjalan secara terkoordinasi dan terukur, mulai dari tahap perencanaan hingga implementasi di lapangan. Ia menekankan bahwa keterlibatan aktif masyarakat dalam pengelolaan kawasan perairan menjadi kunci keberhasilan konservasi yang efektif dan berkelanjutan.
“Keterlibatan aktif masyarakat dalam pengelolaan kawasan perairan merupakan kunci konservasi yang efektif dan berkelanjutan,” katanya.
Senada, Senior Vice President and Executive Chair Konservasi Indonesia, Meizani Irmadhiany, menekankan pentingnya tata kelola program yang transparan dan tepat sasaran. Ia menilai TFCCA memperkuat arah pengelolaan ekosistem terumbu karang Indonesia dengan memastikan sumber daya publik dikelola secara akuntabel.
“Peran kami adalah menjembatani arah strategis, mekanisme dukungan, dan pelaksanaan di lapangan agar target konservasi benar-benar tercapai,” ujar Meizani.
/2025/09/02/1934936574.jpg)
/2025/12/08/659294977.jpg)
/2025/11/27/1974583864.jpg)
/2025/12/09/920216395.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3354239/original/044328800_1611127016-20210120-Program-PEN-Sektor-Ketenagalistrikan-Herman-5.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3457615/original/088329700_1621231850-FOTO_001.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5486233/original/062057000_1769580738-Bakti_GoTo_untuk_Negeri_5.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5330454/original/029687200_1756361195-IMG_1809.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5472366/original/098607300_1768363991-Menteri_Keuangan_Purbaya_Yudhi_Sadewa-14_Januari_2026.jpg)




:strip_icc()/kly-media-production/medias/5486677/original/085045300_1769595276-WhatsApp_Image_2026-01-28_at_16.13.24.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5486550/original/072648900_1769590191-Deputi_Gubernur_Bank_Indonesia_terpilih_Thomas_Djiwandono-_28_Januari_2026a.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5129438/original/034681000_1739288405-BI_10.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5484915/original/056960900_1769488796-WhatsApp_Image_2026-01-27_at_10.56.47.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4477896/original/072602400_1687478218-Miliarder_atau_Orang_Terkaya_Dunia.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4881569/original/094570800_1719967258-fotor-ai-2024070373820.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5485687/original/071253500_1769524080-1756f35c-ee91-4c96-861f-adbd26f34d5c.jpeg)