Jakarta – Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Shinta Widjaja Kamdani mengatakan ekspor pakaian dan aksesori pakaian rajutan ke Amerika Serikat (AS) akan meningkat. Menyusul ekspor produk tekstil dan garmen yang bebas bea masuk ke AS meski dengan syarat.
Dia mencatat, 61% ekspor pakaian dan aksesori pakaian rajutan Indonesia dikirim ke AS. Penyesuaian tarif jadi 0% membawa angin segar tambahan.
BACA JUGA:Pengusaha Yakin Impor Barang AS Tak Ganggu Produk Lokal
BACA JUGA:Seskab Teddy Bocorkan Isi Pertemuan Prabowo dan 5 Pengusaha Besar RI, Bahas Lapangan Kerja
BACA JUGA:APINDO: Ketegangan Geopolitik Nyata tapi Indonesia Tetap Menarik bagi Investor
Dengan tarif 0%, risiko kontraksi permintaan akibat peningkatan cost dapat ditekan, sehingga utilisasi kapasitas produksi dan perencanaan investasi menjadi lebih terjaga, ungkap Shinta, dihubungi www.wmhg.org, Sabtu (21/2/2026).
Posisi Indonesia pada kategori ekspor ini memang masih kalah dengan beberapa negara lain. China misalnya yang menguasai 22% total impor pakaian dan aksesori pakaian rajutan AS. Lalu, Vietnam 18%, Kamboja 5,9%, Bangladesh 5,5 %, dan India 5,1 persen. Indonesia berada di posisi 4,9% dari total impor AS.
Dalam konteks ini, penerapan tarif 0 persen untuk produk apparel Indonesia menjadi faktor pembeda yang signifikan. Namun demikian, perlu dicermati bahwa beberapa negara seperti Bangladesh juga memperoleh fasilitas tarif preferensial untuk produk tekstil. Artinya, meskipun Indonesia memiliki keunggulan tarif, persaingan tetap ditentukan oleh faktor domestik seperti efisiensi biaya berusaha, dan lain-lain, tutur Shinta.
Sektor Ini Bakal Meningkat
Shinta melanjutkan, ada beberapa sektor yang cukup kuat memegang pasar AS. Melalui kesepakatan tarif, beberapa sektor bisa semakin memaksimalkan potensi pasar konsumennya.
Ini mencakup tekstil dan produk tekstil, alas kaki, komponen elektronik termasuk semikonduktor, serta komoditas unggulan seperti minyak sawit, kakao, rempah-rempah, dan karet, kata dia.
Dengan tarif yang lebih rendah dan peningkatan market access certainty, sektor-sektor tersebut memiliki ruang untuk memperluas volume ekspor, memperdalam penetrasi pasar, serta meningkatkan posisi dalam rantai nilai global, Shinta menambahkan.
/2025/11/20/148874979.jpg)
/2021/11/18/1612827877.jpg)
/2023/07/27/1172885582.jpg)
/2022/03/08/639541023.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5312382/original/058803300_1754958946-Untitled.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4674211/original/014291300_1701747020-aleksi-raisa-DCCt1CQT8Os-unsplash.jpg)

/2025/12/24/593357565.jpg)




:strip_icc()/kly-media-production/medias/3172732/original/048313800_1594117392-20200707-Harga-Emas-Pegadaian-Naik-Rp-4.000-7.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/2858898/original/006856400_1563614299-20190720-Gangguan-Bank-Mandiri-HERMAN-4.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4826292/original/095830100_1715176226-fotor-ai-20240508204955.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3172729/original/052282800_1594117386-20200707-Harga-Emas-Pegadaian-Naik-Rp-4.000-4.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5276247/original/033412300_1751948567-5.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3490938/original/091266200_1624439228-20210623-Penjualan-Obat_-alkes_-dan-Vitamin-Meningkat-tallo-3.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3309036/original/007411800_1606469656-20201127-Upah-buruh-tani-naik-angga-1.jpg)