Jakarta – Presiden Prabowo Subianto mengungkap potensi kerugian negara akibat praktik kecurangan ekspor selama periode 1991 hingga 2024 mencapai 908 miliar dolar Amerika Serikat (AS) atau sekitar Rp15.400 triliun.
Hal itu disampaikan Prabowo saat berpidato dalam Rapat Paripurna DPR RI di Gedung Nusantara, Kompleks MPR, DPR, DPD RI, Jakarta, Rabu. Menurut dia, salah satu bentuk penyimpangan yang selama ini terjadi ialah praktik under-invoicing atau pelaporan nilai transaksi yang lebih rendah dari kondisi sebenarnya.
BACA JUGA:Daftar Hoaks Pembagian Bantuan Mencatut Tokoh Terkenal, Awas Penipuan Makin Canggih
BACA JUGA:Prabowo Depan Puan di DPR Pilu Hati Saya, Kadang PDIP Kritiknya Keras Banget
Selama 34 tahun apa yang terjadi? Yang terjadi adalah apa yang disebut under-invoicing. Under-invoicing sebenarnya fraud atau penipuan, kata Presiden Prabowo dikutip Kamis (21/5/2026).
Praktik under-invoicing merupakan tindakan curang yang dilakukan dengan sengaja mencantumkan nilai barang dalam faktur atau invoice lebih rendah dibanding nilai transaksi sebenarnya. Selain itu, Prabowo juga menyinggung praktik under-counting dan transfer pricing.
Under-counting mengacu pada pencatatan yang menghasilkan jumlah lebih rendah dibanding kondisi riil, sedangkan transfer pricing merupakan kebijakan penetapan harga transaksi antarpihak yang memiliki hubungan istimewa.
Menurut Prabowo, praktik tersebut berlangsung selama puluhan tahun dan menyasar sejumlah komoditas bernilai tinggi seperti minyak kelapa sawit, batu bara, hingga paduan besi.
Itu adalah penipuan di atas kertas, ujarnya.




:strip_icc()/kly-media-production/medias/6474215/original/025688900_1779335126-IMG_4484.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4164856/original/091915700_1663664765-petanikapas5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1559582/original/044764500_1491540844-20170406-Bertemu-di-Florida_-Donald-Trump-dan-Xi-Jinping-Saling-Lempar-Senyum-AP-9.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5562960/original/079664900_1776843665-IMG-20260422-WA0002.jpg)





:strip_icc()/kly-media-production/medias/6395919/original/015848400_1779270806-publikasi_1779265200_6a0d6eb057f91.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/6385096/original/092996900_1779260424-IMG-20260520-WA0031.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/6381083/original/015848800_1779256263-6.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/6377629/original/006536800_1779252749-Rapat_DPR.jpeg)