Jakarta – Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmennya untuk menghapus kemiskinan ekstrem di Indonesia paling lambat pada 2029. Menurut Prabowo, salah satu kunci utama untuk mencapai target tersebut adalah melalui pendidikan yang merata dan berkualitas.
Tekad tersebut disampaikan Prabowo dalam pidato peresmian 166 Sekolah Rakyat Terpadu yang tersebar di 34 provinsi, yang dipusatkan di Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Senin (12/1/2026).
BACA JUGA:Prabowo: Taruna Nusantara Harus Mencetak Pemimpin yang Antikorupsi
BACA JUGA:Bangsa Maju Bertumpu pada Iptek, Prabowo Dorong Perbanyak Sekolah Unggulan seperti SMA Taruna Nusantara
BACA JUGA:Gibran Akui Jadi Wapres Tak Punya Program: Saya Pembantu, Adanya Visi Misi Presiden
“Cita-cita saya di akhir masa jabatan, tahun 2029, bahwa mereka yang berada di kemiskinan ekstrem—desil 1 dan 2—bisa kita ubah nasibnya. Kita bisa hilangkan kemiskinan ekstrem di Indonesia,” kata Prabowo.
Prabowo menyatakan keyakinannya bahwa target tersebut bukan sekadar ambisi, melainkan tujuan yang realistis apabila didukung kerja keras dan keberanian mengambil langkah-langkah terobosan.
“Saya percaya itu bisa terjadi. Keberhasilan-keberhasilan kita sangat banyak, tapi kalau saya rinci di sini panjang sekali. Bukan kita sombong, bukan kita membanggakan-banggakan, tapi kita harus bangga dengan prestasi. Kita harus bangga dengan bukti,” ujarnya.
Prabowo pun mengajak seluruh elemen bangsa untuk bersatu dan bergotong royong dalam menghadapi persoalan kemiskinan dan kelaparan.
“Mari kita bersatu. Mari kerja sama untuk menghilangkan kemiskinan dan kelaparan dari Indonesia. Kita bangkitkan semua kehidupan bangsa Indonesia,” bebernya.
/2025/09/17/1992289456.jpg)
/2025/05/07/739346899.jpg)
/2022/01/30/1813839003.jpg)
/2025/10/17/669022889.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/1285347/original/078568300_1468231056-20160711-hari-populasi-dunia-FF-3.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5446005/original/088102100_1765870455-2578__1_.jpg)

:strip_icc()/kly-media-production/medias/5469582/original/070942900_1768133712-SPinjam_Jelas_Tanpa_Jebakan_-_KV.png)




:strip_icc()/kly-media-production/medias/5470548/original/093400200_1768209884-jem5.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4089307/original/075313700_1657837181-Harga_Emas_Hari_Ini.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4156441/original/068897800_1663062670-Emas5.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5295262/original/098760000_1753431699-Gemini_Generated_Image_mluj6mluj6mluj6m.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4013695/original/083702900_1651632388-000_329D9V2.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5429999/original/089186100_1764649357-9.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5469994/original/094042700_1768193914-Akses_menuju_Bandara_Internasional_Soekarno_Hatta__terendam_banjir.jpg)