• Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Peta Situs
Rabu, Februari 4, 2026
  • Login
Berita Keuangan Indonesia
  • Home
  • News
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • KEUANGAN PRIBADI
    • INVESTASI SAHAM
  • ANALISIS KEUANGAN
    Permintaan Mobil LCGC Naik Jelang Akhir Tahun, Penjualan Toyota Agya Tumbuh 9%

    Permintaan Mobil LCGC Naik Jelang Akhir Tahun, Penjualan Toyota Agya Tumbuh 9%

    Penggunaan Tren Kamera 360 Kian Berkembang di Kalangan Kreator Lokal

    Penggunaan Tren Kamera 360 Kian Berkembang di Kalangan Kreator Lokal

    Anabatic Technologies (ATIC) Bidik Pendapatan Tumbuh 5% pada 2026

    Anabatic Technologies (ATIC) Bidik Pendapatan Tumbuh 5% pada 2026

    GOTO Tanggung BPJS TK-BPJS Mitra, Pengamat: Ini Komitmen Aplikator Lindungi Mitra

    GOTO Tanggung BPJS TK-BPJS Mitra, Pengamat: Ini Komitmen Aplikator Lindungi Mitra

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • KEUANGAN PRIBADI
    • INVESTASI SAHAM
  • ANALISIS KEUANGAN
    Permintaan Mobil LCGC Naik Jelang Akhir Tahun, Penjualan Toyota Agya Tumbuh 9%

    Permintaan Mobil LCGC Naik Jelang Akhir Tahun, Penjualan Toyota Agya Tumbuh 9%

    Penggunaan Tren Kamera 360 Kian Berkembang di Kalangan Kreator Lokal

    Penggunaan Tren Kamera 360 Kian Berkembang di Kalangan Kreator Lokal

    Anabatic Technologies (ATIC) Bidik Pendapatan Tumbuh 5% pada 2026

    Anabatic Technologies (ATIC) Bidik Pendapatan Tumbuh 5% pada 2026

    GOTO Tanggung BPJS TK-BPJS Mitra, Pengamat: Ini Komitmen Aplikator Lindungi Mitra

    GOTO Tanggung BPJS TK-BPJS Mitra, Pengamat: Ini Komitmen Aplikator Lindungi Mitra

No Result
View All Result
Berita Keuangan Indonesia
No Result
View All Result

HOME » EKONOMI » BISNIS » PPN 12 Persen Hanya Berlaku Kategori Barang dan Jasa Mewah, Penerapan dan Dampaknya?

PPN 12 Persen Hanya Berlaku Kategori Barang dan Jasa Mewah, Penerapan dan Dampaknya?

Indonesia Financial News by Indonesia Financial News
2025-01-05
0

PPN 12 Persen Hanya Berlaku Kategori Barang dan Jasa Mewah, Penerapan dan Dampaknya?

Jakarta Kepastian mengenai penerapan PPN 12 persen akhirnya jelas. Presiden Prabowo Subianto secara resmi mengumumkan bahwa PPN 12 persen hanya untuk barang mewah. Bukan untuk barang-barang dan jasa yang selama ini menjadi konsumsi masyarakat menengah.

Seperti diketahui, heboh PPN 12 persen ini menjadi keresahan masyarakat khususnya kelas menengah. Banyak yang khawatir, PPN 12 persen ini akan menggerus daya beli masyarakat.

Sementara di sisi lain, daya beli ini menjadi motor pertumbuhan ekonomi Indonesia. Atas dasar inilah akhirnya Presiden Prabowo turun tangan.

Presiden Prabowo Subianto menekankan, setiap kebijakan pemerintah harus selalu berpihak kepada rakyat banyak dan kepentingan nasional. Termasuk kenaikan PPN jadi 12 persen yang hanya untuk barang-barang mewah. Hal ini mulai 1 Januari 2025 secara bertahap.

Hari ini pemerintah memutuskan bahwa kenaikan tarif PPN dari 11 persen menjadi 12 persen hanya dikenakan terhadap barang dan jasa mewah. Yaitu, barang dan jasa tertentu yang selama ini sudah terkena PPN barang mewah, yang dikonsumsi oleh golongan masyarakat berada, masyarakat mampu, ujar Prabowo di Kantor Kementerian Keuangan.

Prabowo lantas mencontohkan beberapa barang mewah yang nantinya bakal terkena pungutan PPN 12 persen. Dalam hal ini, RI 1 menyebut beberapa barang super mewah yang hanya bisa dimiliki oleh kelompok super kaya, semisal jet pribadi hingga kapal pesiar.

Contoh, pesawat jet pribadi, itu tergolong barang mewah yang dimanfaatkan oleh masyarakat papan atas. Kemudian kapal pesiar, yacht, kemudian rumah yang sangat mewah yang nilainya di atas golongan menengah, paparnya.

Di sisi lain, ia menyebut produk barang dan jasa untuk kepentingan umum masih tetap terkena PPN 11 persen. Yang berlaku mengikuti Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2021 tentang Harmonisasi Peraturan Perpajakan (UU HPP), dimana PPN 11 persen berlaku per 1 April 2022.

Artinya, untuk barang dan jasa yang selain barang-barang mewah, tidak ada kenaikan PPN, yakni tetap sebesar yang berlaku sekarang sejak tahun 2022, ujar Prabowo.

Untuk barang dan jasa yang merupakan kebutuhan pokok masyarakat, yang selama ini diberi fasilitas pembebasan atau dikenakan tarif PPN 0 persen, masih tetap berlaku, dia menegaskan.

Masyarakat Diminta Tak Khawatir

Senada dengan Presiden, Menteri Keuangan Sri Mulyani turut menegaskan hanya barang mewah yang dikenakan tarif PPN 12 persen. Masyarakat pun diharapkan tidak khawatir terkena dampak kenaikan pajak di tahun 2025.

Sri Mulyani menuturkan, kenaikan tarif PPN ke 12 persen  hanya menyasar bagi barang mewah diantaranya private jet, kapal pesiar, yacht, hingga rumah mewah/apartemen diatas Rp30 miliar.

Sang Bendahara Negara mengutarakan, hanya sedikit barang mewah yang bakal terkena PPN 12 persen, semisal pesawat jet, kapal pesiar dan rumah mewah. Kelompok barang itu tercantum dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 15 Tahun 2023. 

Artinya, yang disampaikan bapak Presiden, untuk barang dan jasa lainnya yang selama ini terkena 11 persen tidak mengalami kenaikan menjadi 12 persen. Jadi tetap 11 persen seluruh barang dan jasa yang selama ini 11 persen, tetap 11 persen, tidak ada kenaikan PPN untuk hampir seluruh barang dan jasa, tegasnya. 

Jadi shampo, sabun, yang ada di media sosial itu tetap tidak ada kenaikan PPN, kata Sri Mulyani seraya mencontohkan. 

Di luar kelompok barang dengan tarif PPN 11 persen dan 12 persen, Sri Mulyani menyebut barang dan makanan pokok semisal beras dan sayur-sayuran bahkan tetap bebas pungutan pajak.

Indonesia Financial News

Indonesia Financial News

Next Post
PPN 12% Hanya Berlaku untuk Barang Mewah, jadi Hadiah Tahun Baru bagi Pengusaha

PPN 12% Hanya Berlaku untuk Barang Mewah, jadi Hadiah Tahun Baru bagi Pengusaha

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • POPULER
  • TOPIK POPULER
  • TERBARU
Kontribusi UMKM ke PDB Indonesia Tembus Rp 9.580 Triliun

Kontribusi UMKM ke PDB Indonesia Tembus Rp 9.580 Triliun

2024-08-07
Pollux Hotels Percepat Pelunasan Kredit OK Bank, Tegaskan Fondasi Keuangan Sehat

Pollux Hotels Percepat Pelunasan Kredit OK Bank, Tegaskan Fondasi Keuangan Sehat

2025-12-12
Kinerja Tertekan,Asia Pacific Fibers Dorong Pemerintah Percepat Restrukturisasi Utang

Kinerja Tertekan,Asia Pacific Fibers Dorong Pemerintah Percepat Restrukturisasi Utang

2025-12-12
Permintaan Mobil LCGC Naik Jelang Akhir Tahun, Penjualan Toyota Agya Tumbuh 9%

Permintaan Mobil LCGC Naik Jelang Akhir Tahun, Penjualan Toyota Agya Tumbuh 9%

2025-12-12
Energi Mega Persada Bayar Utang dengan Konversi Saham

Energi Mega Persada Bayar Utang dengan Konversi Saham

Pasokan Meningkat Tingkat Okupansi Perkantoran Turun 2017

Pasokan Meningkat Tingkat Okupansi Perkantoran Turun 2017

Kenaikan Harga Minyak Mulai Bayangi Investor, IHSG Terkoreksi

Kenaikan Harga Minyak Mulai Bayangi Investor, IHSG Terkoreksi

Harga Minyak Membumbung, Saham Migas Diburu Investor

Harga Minyak Membumbung, Saham Migas Diburu Investor

Harga Emas Antam 3 Februari 2026 Anjlok Rp 183.000, Buyback Cuma Turun Rp 9.000

Harga Emas Antam 3 Februari 2026 Anjlok Rp 183.000, Buyback Cuma Turun Rp 9.000

2026-02-04
Harga Emas Batangan 24 Karat Hari Ini 3 Februari 2026: Update Terbaru Antam, UBS, dan Pegadaian

Harga Emas Batangan 24 Karat Hari Ini 3 Februari 2026: Update Terbaru Antam, UBS, dan Pegadaian

2026-02-04
KB Bank Umumkan Tiga Inovator Muda Pemenang GenKBiz Yogyakarta, Dari Limbah Jadi Peluang Usaha

KB Bank Umumkan Tiga Inovator Muda Pemenang GenKBiz Yogyakarta, Dari Limbah Jadi Peluang Usaha

2026-02-04
Bank Indonesia Resmi Gabung Proyek Nexus, Terhubung dengan BI-Fast

Bank Indonesia Resmi Gabung Proyek Nexus, Terhubung dengan BI-Fast

2026-02-04

TERPOPULER

  • EKONOMI
  • CRYPTO
Indonesia Masih Banyak Rakyat Miskin, Prabowo Sentil Elit Belum Pandai Kelola Kekayaan Negara

Indonesia Masih Banyak Rakyat Miskin, Prabowo Sentil Elit Belum Pandai Kelola Kekayaan Negara

2026-02-04
0
Kemenkeu: Tekanan Inflasi Bersifat Sementara, Normal Kembali Maret 2026

Kemenkeu: Tekanan Inflasi Bersifat Sementara, Normal Kembali Maret 2026

2026-02-04
0
Kemenhub Cek Kesiapan LRT Jabodebek Jelang Lebaran 2026

Kemenhub Cek Kesiapan LRT Jabodebek Jelang Lebaran 2026

2026-02-04
0
Indonesia akan Terima Investasi 4 Miliar Poundsterling untuk Industri Maritim

Indonesia akan Terima Investasi 4 Miliar Poundsterling untuk Industri Maritim

2026-02-04
0
Penambahan Layer Cukai Rokok Berpotensi Picu PHK di Industri Kretek Tangan

Penambahan Layer Cukai Rokok Berpotensi Picu PHK di Industri Kretek Tangan

2026-02-04
0
Load More
Berita Keuangan Indonesia

Kita menggunakan cookies untuk membuat website ini lebih baik. Info Selengkapnya!

WMHG INDONESIA

Lkuti Kami

Jelajahi berdasarkan Kategori

  • ANALISIS KEUANGAN
  • BISNIS
  • BLOCKCHAIN
  • CRYPTO
  • EKONOMI
  • INTERNASIONAL
  • INVESTASI
  • INVESTASI SAHAM
  • KEUANGAN
  • KEUANGAN PRIBADI
  • NASIONAL
  • News

Berita Terbaru

Harga Emas Antam 3 Februari 2026 Anjlok Rp 183.000, Buyback Cuma Turun Rp 9.000

Harga Emas Antam 3 Februari 2026 Anjlok Rp 183.000, Buyback Cuma Turun Rp 9.000

2026-02-04
Harga Emas Batangan 24 Karat Hari Ini 3 Februari 2026: Update Terbaru Antam, UBS, dan Pegadaian

Harga Emas Batangan 24 Karat Hari Ini 3 Februari 2026: Update Terbaru Antam, UBS, dan Pegadaian

2026-02-04

Copyright - @ 2024 wmhg.org All right Reserved. Keuangan News.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • INVESTASI SAHAM
    • KEUANGAN PRIBADI
  • ANALISIS KEUANGAN

Copyright - @ 2024 wmhg.org All right Reserved. Keuangan News.