Jakarta – Kondisi overcapacity dan perlambatan pertumbuhan pasar semen domestik sepanjang tahun 2025, tak lantas membuat PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) mengikuti pasar. Melalui SIG Infrastructure Summit bertema Bangga Bangun Indonesia, SIG mengemukakan langkah-langkah strategisnya untuk menyiasati persaingan industri yang ketat.
BACA JUGA:SMGR Gelar RUPSLB, Ini Hasilnya
BACA JUGA:Semen Gresik Angkat Politisi PKS Zulkieflimansyah Jadi Komisaris
BACA JUGA:Pembangunan Jembatan Kabanaran Penghubung Bantul-Kulon Progo Sedot 10 Ribu Ton Semen
Berdasarkan kajian dan proyeksi internal penjualan semen nasional diperkirakan masih dapat tumbuh sekitar 2,5% pada 2026. Hal ini didorong oleh peningkatan belanja infrastruktur dan sektor properti, meskipun industri masih dihadapkan pada tantangan overcapacity, tingkat utilisasi yang belum optimal, serta tekanan efisiensi.
Kondisi ini menuntut pelaku industri untuk terus beradaptasi melalui inovasi dan penguatan nilai tambah, sejalan dengan strategi yang dijalankan SIG dalam menghadirkan solusi konstruksi berkelanjutan.
Direktur Sales dan Marketing SIG, Dicky Saelan mengatakan, SIG terus melanjutkan transformasi bisnis untuk menghadirkan solusi bahan bangunan dan layanan pendukung yang inovatif serta relevan dengan kebutuhan pasar yang semakin dinamis.
SIG juga hadir lebih dekat untuk memahami kebutuhan dan karakteristik pelanggan di tiap-tiap daerah, sekaligus meningkatkan tata kelola rantai pasok agar lebih efektif dan efisien.
“SIG terus memperkuat perannya sebagai mitra strategis pelanggan melalui pengembangan semen hijau, produk inovatif, dan solusi konstruksi terintegrasi. Kami berupaya memastikan setiap produk dan layanan SIG tidak hanya memenuhi kebutuhan teknis proyek, tetapi juga mendukung target keberlanjutan dalam jangka panjang,” kata Dicky Saelan, Selasa (13/1/2026).
/2025/12/08/27044690.jpg)
/2025/12/30/1523668393.jpg)
/2021/08/03/765630265.jpg)
/2019/05/28/2127286568.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5448018/original/056078700_1765974252-WhatsApp_Image_2025-12-17_at_18.24.59.jpeg)

/2017/12/19/2145020248.jpg)
/2025/04/15/1380802889.jpg)
/2021/11/23/867443105.jpg)




:strip_icc()/kly-media-production/medias/4723188/original/034031500_1705921925-fotor-ai-20240122181144.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5308549/original/077636700_1754547877-Gemini_Generated_Image_3o91z63o91z63o91.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5219633/original/084845400_1747221145-20250514-Harga_Emas-ANG_2.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4881568/original/087545300_1719967244-fotor-ai-2024070373816.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5167102/original/009661500_1742306811-cdacf437-a867-44a0-8f7f-1cd7ef219f5b.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5453730/original/031694300_1766490130-Menteri_Perumahan_dan_Kawasan_Permukiman__PKP___Maruarar_Sirait-23_Desember_2025a.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5495652/original/062697000_1770385761-Menteri_Koordinator_Bidang_Perekonomian_RI_Airlangga_Hartarto-_6_Februari_2026a.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4755137/original/049748900_1709027544-Logo_Netflix__Pixabay_.jpg)