Jakarta – Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Yuliot Tanjung, melihat peluang besar untuk memperluas pengolahan batu bara menjadi metanol, termasuk pemanfaatannya sebagai bahan campuran Bahan Bakar Minyak (BBM).
Ia menyampaikan bahwa pengolahan batu bara menjadi metanol telah dimulai di Kalimantan Timur beberapa waktu lalu. Pemerintah kini mendorong pelaku usaha di daerah lain yang memiliki cadangan batu bara melimpah untuk ikut serta.
BACA JUGA:Mantan Pejabat Terseret Korupsi Nikel, ESDM Buka Suara
BACA JUGA:Siasat ESDM Tekan Impor Minyak Mulai 2027
BACA JUGA:Minyak Dunia Melonjak, ESDM Beri Sinyal Penyesuaian Harga BBM Non-Subsidi
Kami mendorong kegiatan tersebut agar dapat berjalan di wilayah lain, seperti Sumatra Selatan dan daerah-daerah dengan potensi batu bara yang cukup besar. Fokus utama kami adalah memanfaatkan batu bara kalori rendah, ujar Yuliot saat ditemui di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta, Selasa (29/9/2026).
Yuliot menambahkan, pengolahan metanol ini ke depannya dapat dimanfaatkan sebagai bahan campuran tambahan dalam BBM, sejalan dengan rencana pemerintah yang juga tengah mempersiapkan penggunaan etanol dan bioetanol.
Jadi metanol itu dapat digunakan sebagai bahan pencampur minyak bakar, jelas Yuliot.
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto sempat mengungkapkan keinginannya untuk mengolah batu bara menjadi bensin—sebuah praktik yang dinilai telah berhasil diterapkan di beberapa negara.
/2023/08/22/326576934.jpg)
/2023/12/26/1234811319.jpg)
/2026/06/06/1608187196.jpg)
/2026/01/15/1042841261.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9359316/original/062875500_1790496810-Untitled.jpg)








:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9349515/original/027309100_1789531590-Gemini_Generated_Image_eq0tzleq0tzleq0t.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7260736/original/000929900_1780047003-3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3192686/original/018507100_1595929321-20200728-Harga-Emas-Tembus-Rp-1-Juta-per-Gram-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3172726/original/046657700_1594117380-20200707-Harga-Emas-Pegadaian-Naik-Rp-4.000-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5332650/original/077346000_1756525484-Gemini_Generated_Image_j4ny4uj4ny4uj4ny.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4983416/original/027398600_1730112255-fotor-ai-20241028174236.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5552282/original/064528400_1775805353-Gemini_Generated_Image_ugntt4ugntt4ugnt.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4816480/original/079795300_1714383491-fotor-ai-2024042913369.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4674211/original/014291300_1701747020-aleksi-raisa-DCCt1CQT8Os-unsplash.jpg)