Jakarta – Wakil Menteri Pertanian (wamentan), Sudaryono mengungkap, rencana mencapai swasembada bawang putih dalam 3-4 tahun ke depan. Pemerintah menyiapkan bantuan benih senilai Rp 75 juta per hektare (ha) bagi petani untuk pembibitan bawang putih tadi.
Dia menjelaskan, saat ini bawang putih yang dikonsumsi oleh masyarakat di Indonesia mayoritas didatangkan dari impor. Demi ketahanan pangan nasional, diperlukan upaya untuk mencapai swasembada bawang putih.
BACA JUGA:Wamentan Sudaryono: Ciptakan Harga Murah untuk Petani, Pupuk Indonesia MoU dengan Aljazair
BACA JUGA:Wamentan Sudaryono Ungkap Indonesia Berhasil Swasembada Pangan: Tidak Ada Impor Beras-Gula Konsumsi
Sekarang ini impor sekitar lebih dari 90 persen bawang putih kita adalah impor. Keinginan dari presiden adalah bagaimana barang yang namanya bawang putih ini, barang pokok penting ini kemudian bisa swasembada. Kalau ini cukup menanam bawang putih di kurang lebih 100.000 hektare ya, ungkap Sudaryono di Kantor Kementerian Pertanian, Jakarta, Rabu (17/6/2026).
Pemerintah menyiapkan bantuan benih senilai Rp 75 juta per hektare bagi petani. Bantuan ini akan disebar untuk sekitar 5 ribu hekatare lahan di tahap pertama. Dengan begitu, anggaran yang disiapkan sekitar Rp 375 miliar.
Mulai dari tahun ini, tahun ini kita (program untuk) 5.000 hektare, pakai (dana) APBN 5.000 (ha), 20.000 (ha) BUMN, BUMN-nya sama swastanya diharapkan 20.000 hektar karena kita mengarah ke 100.000 (ha total lahan), tuturnya.
Sudaryono menjelaskan, skema bantuan benih tersebut. Petani yang mendapat bantuan, nantinya diminta mengembalikan satu setengah kali dari benih yang diterimanya ke Kementan. Sisa hasil panennya, boleh dijual oleh petani tersebut.
Benih yang kembali ke Kementan tadi, akan disebar lagi ke petani-petani lain sebagai bantuan. Tujuannya, memperbanyak produksi benih sehingga bisa menambah produksi bawang putih di dalam negeri.
Oleh karenanya kalau kita biarkan saja enggak akan ada orang bibit karena untuk bibit butuh modal besar. Sehingga Rp 75 juta dari Rp 120 juta total (biaya tanam bawang putih) tadi itu kemudian dalam bentuk dikasih pinjaman bibit dari Kementerian Pertanian, jelas Sudaryono.



/2026/04/02/1405900754.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5579570/original/015916200_1778057243-Menteri_Keuangan__Menkeu__Purbaya_Yudhi_Sadewa-6_Mei_2026c.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8416188/original/061550100_1782301213-WhatsApp_Image_2026-06-24_at_5.05.09_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8266441/original/035120500_1782114766-publikasi_1782112488_6a38e0e8de319.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5240265/original/012838900_1748912466-publikasi_1748870643_683da5f3977e5.jpeg)





:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4013693/original/013633000_1651632346-000_329D9VG.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2375572/original/090361500_1538739773-20181005-Emas-Antam-3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3975040/original/077790600_1648205648-20220325-Harga-emas-pegadaian-naik-ANGGA-5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5472770/original/094808400_1768375318-5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4816486/original/000456500_1714383664-fotor-ai-20240429133814.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4740422/original/078699100_1707701814-fotor-ai-2024021283356.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4816484/original/039630500_1714383627-fotor-ai-2024042913407.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4816482/original/062767500_1714383557-fotor-ai-20240429133654.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4816480/original/079795300_1714383491-fotor-ai-2024042913369.jpg)