Jakarta – Presiden Prabowo Subianto menuturkan, sudah terbentuk satu desa nelayan di pulau Miangas, Kabupaten Talaud, Sulawesi Utara pada 2026. Desa nelayan ini dari target total pembentukan 1.386 desa nelayan di Indonesia.
“Pokoknya tahun ini atau lima bulan ke depan, Miangas sudah ada satu desa nelayan dari target total pembentukan 1.386 desa nelayan se Indonesia,” ujar Prabowo di hadapan warga Miangas, Sabtu (9/5/2026), dikutip dari Antara.
BACA JUGA:Bantah Sendirian Saat Ambil Kebijakan, Purbaya: Saya Cuma Tangan Presiden
BACA JUGA:Prabowo Ingin Nelayan Indonesia Tak Lagi Sulit Hidup, Ini Strateginya
BACA JUGA:Prabowo Ungkap Rencana Besar di Pesisir Indonesia, Ada 1.386 Kampung Nelayan Baru
Ia menuturkan, program pembangunan desa nelayan akan dimulai Juni 2026. Mana Menteri Kelautan dan Perikanan? Ini tolong segera dilakukan. Awas, akan saya cek lagi, ujar dia.
Pemerintah pusat telah memberi bantuan kapal ikan ukuran 15 gross ton (GT) guna dimanfaatkan hasil tangkapan perikanan untuk warga di Miangas.
Nanti di Miangas akan dibangun gudang pendingin serta pembuatan es khusus membantu perikanan dan SPBU nelayan atau ketersediaan solar, ujarnya.
Selain itu, Prabowo juga memberikan bantuan satu unit kapal penangkap ikan dengan kapasitas 15 gross tonnage (GT) untuk komunitas nelayan di Pulau Miangas.
Saat agenda kunjungan kerjanya di SMK Negeri 2 Talaud, saat memperkenalkan Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono kepada masyarakat Miangas, Presiden Prabowo mengumumkan pemerintah memberikan bantuan kapal 15 GT itu untuk nelayan di Miangas.
Hari ini kita memberi bantuan, satu kapal, berapa besar kapalnya? 15 gross tonnage. Besar juga untuk (menangkap ikan, red.), luar biasa. Awak kapalnya berapa? lima orang. (Kapal) 15 GT, tetapi juga rencana beliau (Menteri Kelautan, red.), akan bangun, akan kita bangun desa nelayan khusus, ujar Prabowo.
Sebelumnya, Presiden Prabowo telah tiba di Bandara Miangas pada Sabtu sekitar pukul 10.45 Wita, setelah sebelumnya mengikuti Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN di Cebu, Filipina, 6-8 Mei 2026.



/2026/02/14/83493240.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5398355/original/055599100_1761882725-Untitled.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5561917/original/053398200_1776765391-Menteri_Koordinator__Menko__Bidang_Pangan__Zulkifli_Hasan-21_April_2026a.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/682959/original/ilustrasi-bank-1-140527-andri.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4424364/original/043323600_1683817182-LPG_3_Kg.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5573126/original/097095400_1777881775-IMG_20260504_140537.jpg)




:strip_icc()/kly-media-production/medias/976570/original/042706700_1441279137-harga-emas-2.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3532284/original/011004900_1628161432-20210805-Harga-emas-alami-penurunan-ANGGA-3.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/1369940/original/015660100_1476098427-20161010-Harga-emas-stagnan-di-posisi-Rp-599-Jakarta-AY3.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3172729/original/052282800_1594117386-20200707-Harga-Emas-Pegadaian-Naik-Rp-4.000-4.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5472770/original/094808400_1768375318-5.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3172730/original/061289100_1594117388-20200707-Harga-Emas-Pegadaian-Naik-Rp-4.000-5.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3149802/original/071712000_1591853665-20200611-Harga-Emas-Antam-Naik-ANGGA-4.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5662713/original/041586500_1778319973-Direktur_Operasi_Bisnis_Klasifikasi_PT_BKI__Persero___Arief_Budi-_9_Mei_2026a.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5662925/original/042593600_1778322120-Anthropic.jpeg)