Jakarta – Industri media luar ruang atau Out-of-Home (OOH) di Indonesia terus didorong untuk bertransformasi melalui pemanfaatan teknologi digital, pengukuran audiens, dan kolaborasi lintas sektor. Potensi pasar yang besar dinilai perlu diimbangi dengan standar pengukuran yang lebih baik agar efektivitas iklan dapat dibuktikan.
Hal tersebut menjadi salah satu pembahasan dalam Strategic Forum INDOOH 2026 yang digelar Asosiasi Perusahaan Media Luar-Griya Indonesia (AMLI) pada Jumat (9/10/2026) di JIExpo Kemayoran, Jakarta. Acara ini didukung Krista Exhibitions sebagai bagian dari Indo Sign, LED & Advertising Expo 2026 dan AllPrint Indonesia.
BACA JUGA:Trump Dituding Salahgunakan Uang Pajak untuk Iklan Kampanye Pribadi
BACA JUGA:Regulator Perdagangan Amerika Serikat Gugat Amazon, Soal Apa?
BACA JUGA:Sering Dibanjiri Iklan? Ini Cara Cegah Instagram Lacak Aktivitas Belanja Kamu
Ketua Umum DPP AMLI Fabianus Bernadi mengatakan, perkembangan industri OOH tidak sekadar ditandai peralihan dari papan iklan konvensional ke layar digital. Perubahan juga menyangkut cara industri menjangkau audiens dan menciptakan pengalaman bagi konsumen.
Perubahan industri luar-griya bukan sekadar transisi dari papan statis ke layar digital, melainkan pergeseran mendasar dari sekadar selling location menjadi selling audience & experience. Kita harus membangun standar pengukuran dan ekosistem industri bersama agar OOH Indonesia menjadi pemain utama di kawasan regional, tegas Fabianus Bernadi dalam keterangan tertulis, Selasa (13/10/2026).
Forum bertema Shaping the Future of Indonesia’s OOH Industry: Global Insights, Local Transformation, & Industry Collaboration ini juga membahas pengembangan iklan digital luar ruang atau Digital Out-of-Home (DOOH), riset, pengukuran data, dan integrasi periklanan programatik.
/2025/02/17/71934753.jpg)
/2026/06/04/605781479.jpg)
/2025/10/27/64741537.jpg)
/2022/08/03/1972868173.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9372402/original/075391200_1791878924-A372C153-08A2-4C32-8237-87E72FD5606E.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3352147/original/086289000_1610959706-20210118-Emas-Antam-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9369421/original/043306800_1791522749-email-attachment_2026_10_09_immanuel-christian_defisit-apbn-rp-319-triliun-menkeu-waspadai-lonjakan-harga-minyak-dan-risiko-global_IMG_7644.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3192687/original/099233200_1595929321-20200728-Harga-Emas-Tembus-Rp-1-Juta-per-Gram-2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4383851/original/077849900_1680667414-20230405-Sidang-Donald-Trump-AP-1.jpg)




:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4723188/original/034031500_1705921925-fotor-ai-20240122181144.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3149803/original/032801800_1591853666-20200611-Harga-Emas-Antam-Naik-ANGGA-5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3172730/original/061289100_1594117388-20200707-Harga-Emas-Pegadaian-Naik-Rp-4.000-5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3271752/original/024896400_1603102550-20201019-Harga-Emas-Hari-Ini-Stabil-2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4816480/original/079795300_1714383491-fotor-ai-2024042913369.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4816484/original/039630500_1714383627-fotor-ai-2024042913407.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4816485/original/067351800_1714383642-fotor-ai-20240429133817.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3932277/original/005220300_1644714392-13_februari_2022-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4740422/original/078699100_1707701814-fotor-ai-2024021283356.jpg)