Jakarta – Pemerintah tengah menjalankan restrukturisasi sejumlah BUMN Karya. Salah satu langkah strategis yang bakal ditempuh yakni mengonsolidasikan empat perusahaan melalui aksi merger.
Kepala Badan Pengaturan BUMN Dony Oskaria mengungkapkan, empat BUMN Karya yang bakal merger meliputi PT Nindya Karya dengan PT Brantas Abipraya (Persero), serta emiten BUMN PT Adhi Karya (Persero) Tbk (ADHI) dengan PT PP (Persero) Tbk (PTPP).
BACA JUGA:Dividen BUMN Tak Disetor ke Negara, tapi Buat Investasi Danantara
BACA JUGA:Kejar Pertumbuhan Ekonomi 6%, Danantara Pacu Investasi dan Hilirisasi
BACA JUGA:Danantara Tak Setor Dividen ke APBN 2026 dan 2027
BUMN Karya kita kan begitu banyak. Dalam waktu dekat akan ada merger BUMN Karya, yaitu Nindya Karya dengan Brantas, lalu Adhi Karya dengan PP. Ini akan segera merger dan harus kita putuskan, kata Dony di Jakarta, Kamis (8/10/2026).
Proses merger tersebut ditargetkan dapat rampung paling lambat akhir November 2026. Kami harapkan paling lambat akhir November ini sudah selesai, ujarnya.
Restrukturisasi Waskita dan WIKA
Selain skema penggabungan usaha, pemerintah juga tengah menangani restrukturisasi PT Waskita Karya (Persero) Tbk (WSKT) dan PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA). Menurut Dony, kedua emiten ini membutuhkan penanganan khusus karena memiliki persoalan struktur keuangan yang lebih kompleks.
Kami sedang membereskan Waskita dan WIKA. Namun, kami tidak bisa menunggu, jadi yang diproses lebih dulu adalah merger Nindya-Brantas serta Adhi-PP, jelasnya.
Setelah merger terealisasi, pemerintah bakal mengevaluasi aset-aset non-inti (non-core). Aset tersebut rencananya dilepas (divestasi) dan hasilnya dialokasikan untuk memangkas beban utang perusahaan.
Setelah merger, kita akan melakukan divestasi aset yang tidak berkaitan dengan bisnis inti untuk menurunkan utang. Sisa utangnya baru dirutuki agar kinerjanya kembali sehat, kata Dony.
Pemerintah berkomitmen perbaikan BUMN Karya tidak sekadar menjadi solusi jangka pendek, melainkan pembenahan secara fundamental agar krisis keuangan serupa tak terulang.
Kita selesaikan satu per satu secara baik. Tidak mau hanya dipoles-poles yang nantinya justru memicu masalah baru. Perbaikan harus benar-benar tuntas, tegasnya.
/2023/10/01/342276568.jpg)
/2024/01/17/2061950103.jpg)
/2026/05/21/1931422383.jpg)
/2020/02/14/1217679269.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3311267/original/028404900_1606732858-20201130-Bantuan-Subsidi-Upah-BPJS-Termin-2-Tahap-6-Cair-Pekan-Ini-3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5540888/original/091837400_1774840995-5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9367392/original/003241700_1791346437-BRI_Prioritas.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3284618/original/004329100_1604313218-20201102-Hari-ini-Rupiah-Ditutup-melemah-atas-dolar-ANGGA-4.jpg)




:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9349515/original/027309100_1789531590-Gemini_Generated_Image_eq0tzleq0tzleq0t.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3192692/original/073777800_1595929324-20200728-Harga-Emas-Tembus-Rp-1-Juta-per-Gram-7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3352147/original/086289000_1610959706-20210118-Emas-Antam-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5219629/original/039640900_1747221144-20250514-Harga_Emas-ANG_1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5028259/original/049109300_1732871661-fotor-ai-2024112916147.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9306954/original/097594000_1784943789-ChatGPT_Image_Jul_16__2026__07_22_35_AM.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4816485/original/067351800_1714383642-fotor-ai-20240429133817.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4876282/original/004384100_1719462261-fotor-ai-2024062711133.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3913280/original/009736000_1643034734-24_januari_2022-4.jpg)