Jakarta – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sardewa (Menkeu Purbaya) menilai kepemimpinan Prabowo Subianto sebagai Republik Indonesia telah memutar balik arah ekonomi dalam negeri menjadi lebih baik. Ia pun berkaca pada waktu silam kala kuartal I sampai III di mana ekonomi dalam negeri tergoncang.
Saat itu, purchasing managers index atau PMI sempat negatif dengan nilai kontraksi di bawah 50. Maka tidak heran, ketika bulan Juni sampai September, turun ke level yang rendah. Grafik yang ia tampilkan menunjukan ekonomi belum baik, anggaran belum cair, dan demo besar-besaran.
BACA JUGA:Gempa Hari Ini Jumat 13 Februari 2026 Jelang Akhir Pekan, Dua Kali Getarkan Indonesia
BACA JUGA:Ekonom: Moody\’s Revisi Outlook Indonesia Sentimen Jangka Pendek
BACA JUGA:Menkeu Purbaya: Kita Ingin Wong Cilik Bisa Senyum
“Tapi dengan langkah kebijakan yang pas yang dipimpin oleh Bapak Presiden, kita berhasil membalik arah ekonomi. Contohnya apa? dia naik, konsumsi naik, penjualan juga meningkat,” ujar dia dalam paparan di Indonesia Economic Outlook 2026, di Wisma Danantara, Jumat (13/2/2026).
Akibatnya ekonomi betul-betul membaik dan masyarakat merasakan ada perbaikan ekonomi. Sehingga kepercayaan kepada pemerintah meningkat dengan pesat di bulan Oktober, November, Desember, Januari terus sedikit. Sekarang di Januari di 117,” imbuhnya.
Kini, kata Purbaya, ekonomi Indonesia pada 2025 tumbuh 5,11%, kemudian membaik dalam kuartal demi kuartal dari 4,87% pada kuartal pertama hingga 5,39% di kuartal terakhir.
Surplus perdagangan berlanjut 68 bulan berturut-turut, menunjukan Indonesia masih mempunyai daya saing yang cukup di pasar global. Surplus ini, kata dia, mencapai USD 41 miliar pada 2025, tumbuh 31% dibanding 2024.
Ini pertumbuhan yang signifikan sekali di tengah katanya ketidakpastian ekonomi global,” ujar dia.
/2025/12/18/267412546.jpg)
/2023/01/26/1223196991.jpg)
/2025/12/18/787809557.jpg)
/2017/09/13/873422372.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5502611/original/090688700_1770990460-WhatsApp_Image_2026-02-13_at_10.50.40_AM.jpeg)

:strip_icc()/kly-media-production/medias/4514832/original/065030000_1690355151-20230726-Festival-Ekonomi-Sirkular-2023-Faizal-4.jpg)




:strip_icc()/kly-media-production/medias/1043411/original/005540900_1446622303-20151104-OJK-AY-4.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5501645/original/058632000_1770951452-Foto_1b__3_.JPG.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4723185/original/051536300_1705921815-fotor-ai-2024012218929.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/1369937/original/040260300_1476098426-20161010-Harga-emas-stagnan-di-posisi-Rp-599-Jakarta-AY1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3291090/original/060643400_1604902998-20201109-Donald-Trump-Kalah-Pilpres-AS_-Rupiah-Menguat-4.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/1030889/original/091943700_1445597635-20151023-Penjual-Daging-Sapi-Jakarta3.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4595487/original/076206600_1696237537-20231002-Tampilan_Kereta_Cepat-AFP_2.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5481615/original/091930400_1769139822-3.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5500839/original/076453000_1770879365-Wakil_Menteri_Keuangan__Suahasil_Nazara-2.jpg)