Jakarta – PT Panasonic Gobel Indonesia, APITU Indonesia, dan Universitas Darma Persada (UNSADA) sepakat membangun ekosistem kolaborasi link and match yang mencakup upskilling, riset, magang industri, sertifikasi profesi, hingga penyerapan tenaga kerja teknik. Hal ini ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) Tripartit dalam rangkaian Seminar Nasional HVAC-R 2026 di Auditorium Kampus UNSADA, Jakarta Timur, Kamis, 8 Oktober 2026.
BACA JUGA:Kemnaker Bidik 70% Lulusan Vokasi Bekerja
BACA JUGA:Kemnaker Bangun Balai Latihan Kerja Khusus Penyandang Disabilitas di Bekasi
BACA JUGA:Aturan Baru Outsourcing BUMN: Wajib Lewat Anak Perusahaan
Melalui MoU ini, ketiga pihak sepakat membangun ekosistem kolaborasi link and match yang mencakup upskilling, riset, magang industri, sertifikasi profesi, hingga penyerapan tenaga kerja teknik.
UNSADA berperan menyiapkan sarjana teknik yang adaptif dan siap pakai, APITU Indonesia sebagai asosiasi praktisi pendingin dan tata udara mendorong standar kompetensi kerja, sementara Panasonic Gobel Indonesia menghadirkan transfer teknologi dari industri. Yassierli menyambut baik sinergi antara industri, asosiasi hingga perguruan tinggi.
Kesenjangan antara kebutuhan industri dan keterampilan lulusan hanya bisa dijembatani lewat kolaborasi nyata. Kemitraan tripartit seperti ini adalah contoh konkret link and match, di mana industri, asosiasi profesi, dan kampus bergerak bersama mencetak tenaga kerja yang kompeten, tersertifikasi, dan siap bersaing, tutur Yassierli, mengutip keterangan resmi, Sabtu (10/10/2026).
Yassierli menambahkan, sektor tata udara dan pendingin memiliki peluang kerja yang besar. Kebutuhan teknisi HVAC-R akan terus tumbuh, mulai dari gedung pintar dan ramah lingkungan hingga rantai dingin untuk pangan dan logistik. Ini peluang yang harus kita siapkan SDM-nya sejak di bangku kuliah, kata dia.
Acara yang didukung Kementerian Ketenagakerjaan ini juga ditandai dengan peresmian Training Center Panasonic.
/2026/08/03/1887649803.jpg)
/2023/04/27/1632366693.jpg)
/2026/02/18/1346664671.jpg)
/2026/08/28/1217435868.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5505614/original/026744400_1771392012-btn2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9376843/original/031199600_1792394748-Kepala_Eksekutif_Pengawas_Perbankan_OJK_Dian_Ediana_Rae-19_Oktober_2026b.jpeg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5088016/original/044652300_1736442219-Stok_Pupuk_Bersubsidi_di_Gudang_Petrokimia_Gresik.jpg)





:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5472770/original/094808400_1768375318-5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3352147/original/086289000_1610959706-20210118-Emas-Antam-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3975039/original/078300400_1648205647-20220325-Harga-emas-pegadaian-naik-ANGGA-4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3532281/original/068580000_1628161372-20210805-Harga-emas-alami-penurunan-ANGGA-2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2358749/original/070880200_1536904477-afpprison.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4876282/original/004384100_1719462261-fotor-ai-2024062711133.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5302021/original/032085300_1753969488-Gemini_Generated_Image_jtk1w2jtk1w2jtk1.jpg)
:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-gray-landscape-new.png,45,645,0)/kly-media-production/medias/4856444/original/021606300_1717750001-20240512_102627.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4594243/original/089058400_1696137886-andre-francois-mckenzie-iGYiBhdNTpE-unsplash.jpg)